Penghapusan Dana THR Gaji ke-13, Pemkot Solo Tunggu Keputusan Pusat Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pemerintah tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam rangka menghemat belanja negara akibat wabah Virus Corona atau COVID-19.

amun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih menunggu keputusan resmi dari pusat untuk penghapusan THR dan Gaji ke-13 bagi pegawai ASN.

Baca Juga:

Kembali Ingatkan Warga Jangan Mudik, Jubir Corona: Lindungi Orang Tua di Kampung

"Setiap tahun pemerintah pusat menganggarkan dana THR dan Gaji ke-13 dari APBN yang ditransfer ke daerah masing-masing. Dana tersebut saat ini sudah tesedia," ujar Wali Kot Solo, FX Hadi Rudyamo kepada awak media di Solo, Rabu (8/4).

Pemkot Solo mendapat bantuan dari swasta
Pemkot Solo menetima bantuan ribuan telur dari pengusaha unggas untuk diberilan warga kurang mampu terdampak Covid-19. (MP/Ismail)

Meski anggaran dana THR dan Gaji ke-13 ASN sudah tersedia, kata dia, untuk tahun ini tidak ada jaminan anggaran tersebut dicairkan. Rudi menegaskan keputusan pencairan gaji ke-13 dan THR bagi ASN masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

"Jika ada instruksi pengalihan anggaran untuk penanganan covid 19 maka Pemkot Solo bakal mematuhinya," kata dia.

Rudy mengungkapkan dari pemerintah pusat saat ini masih mengkaji terkait pencairan gaji ke-13 dan THR bagi ASN 2020. Andai pemerintah pusat Solo mengalihkannya untuk penanggulangan Covid-19, ia mengaku siap.

"Kalau jadi dialihkan ya kita seneng-seneng saja karena ada tambahan anggaran untuk corona di daerah," ujarnya.

Ditanya terkait besaran dana gaji ke-13 dan THR bagi ASN 2020, Rudy mengaku kurang mengetahui angka pastinya. Sementara, ASN yang dapat ke-13 dan THR ada sebanyak 4.000 ASN.

Baca Juga:

Pimpinan KPK Yakin Syarifuddin Bakal Bersihkan Praktik Korupsi di Dunia Peradilan

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPPKAD) Solo Yosca Herman Soedrajad, menambahkan total gaji ke-13 dan THR 2020 ASN Pemkot Solo senilai Rp40 miliar. Besaran dana tersebut masih sama dengan anggaran tahun sebelumnya.

"Kami juga memberikan THR bagi ribuan TKPK (tenaga kerja dengan perjanjian kontrak) setiap tahun dengan besaran sesuai UMK Solo," tutup dia.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

KPK Perkuat Bukti Korupsi Nurhadi Lewat Seorang Jaksa



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH