Penghapusan Aturan Karantina Berpotensi Timbulkan Persoalan Baru di Bandara Sejumlah calon penumpang berjalan menuju pintu masuk terminal 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (10/6/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) kini tak lagi wajib melakukan karantina usai tiba ke Indonesia.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo optimistis, kebijakan bebas karantina bagi PPLN di seluruh Indonesia akan membuat tingkat kedatangan di internasional seperti Bandara Soekarno-Hatta akan meningkat 3-4 kali lipat pada saat Lebaran.

“Saya yakin warga kita dari luar negeri yang ingin mudik Lebaran tahun ini akan naik,” ungkap Abraham Wirotomo, Jumat (25/3).

Baca Juga:

Ingat! Tidak Semua Pelaku Perjalanan Luar Negeri Bebas Karantina

Dari pemantauannya di lokasi, Abraham menyebut, masih ada satu proses yang perlu dicarikan solusi agar kebijakan bebas karantina bagi PPLN bisa berjalan lebih maksimal.

Yakni, proses pembayaran untuk testing COVID-19.

Dari hasil pengamatannya, ia mengungkapkan, tidak semua PPLN terutama warga negara asing yang sudah siap dengan mata uang rupiah.

Sehingga, mereka harus lebih dulu menukarkan ke money changer.

Jika banyak WNA yang tidak punya uang rupiah untuk bayar tes PCR, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan.

"Ini yang harus dicari cara supaya bisa lebih cepat lagi alurnya,” sambungnya.

Abraham juga sempat meminta kepada satgas yang bertugas di bandara agar menambah kapasitas pelayanan dan melakukan rekayasa alur agar tidak terjadi penumpukan antrean.

“Tadi kami (KSP) minta agar satgas menambah kapasitas pelayanan dan melakukan rekayasa alur antrean agar tidak terjadi penumpukan,” jelas Abraham.

Abraham berharap, kebijakan Presiden Jokowi berupa kelonggaran-kelonggaran jangan disalahgunakan, dengan abai akan prokes dan testing.

"Kita harus menghargai kinerja petugas yang terus memastikan protokol terlaksana demi keselamatan kita semua,” tegas Abraham.

Seperti diketahui, pemerintah mengizinkan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA), masuk Indonesia tanpa karantina mulai 23 Maret 2022.

Aturan main PPLN masuk Indonesia tanpa karantina tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa Pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Aturan Karantina PPLN Dihilangkan, Kepala BNPB: Warga Harus Waspada

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen Suharyanto mengatakan, SE terbaru ini bisa mengizinkan PPLN, baik WNI maupun WNA, masuk Indonesia tanpa karantina.

Namun, tetap mewajibkan pemeriksaan ulang tes PCR saat kedatangan di pintu masuk atau entry point. Bagi yang mendapat hasil negatif, bisa melanjutkan perjalanan.

"Bagi PPLN yang telah divaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan dan mendapatkan hasil negatif RT-PCR, maka diperkenankan melanjutkan perjalanan," katanya dalam keterangan pers, Kamis (24/3).

Inti dari kebijakan PPLN, terbaru adalah bila sudah vaksin lengkap atau booster, bebas karantina, tapi tetap swab PCR pada saat entry.

Sebelum PPLN mendapat izin untuk melanjutkan perjalanan, harus menunggu hasil negatif dari pemeriksaan ulang atau entry test PCR saat di entry point. PPLN bisa menunggu hasilnya di hotel, penginapan atau tempat tinggal.

Hanya selama menunggu hasil keluar, PPLN tidak boleh meninggalkan tempatnya atau berinteraksi dengan orang lain sebelum dinyatakan negatif berdasarkan RT-PCR.

Bagi yang hasilnya negatif, maka bisa melanjutkan perjalanan.

Dan sebaiknya, memantau kesehatan secara mandiri dalam 14 hari berikutnya, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara bagi PPLN dengan kondisi kesehatan khusus atau memiliki penyakit penyerta (komorbid) sehingga belum bisa menerima vaksin COVID-19, wajib menyertakan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah negara asal keberangkatan.

Bila belum vaksin lengkap, maka harus karantina 5x24 jam dan swab PCR pada saat entry dan exit.

PPLN dengan dosis pertama minimal 14 hari sebelum keberangkatan, wajib karantina 5x24 jam, meskipun hasil RT-PCR negatif saat entry test.

Lalu, wajib RT-PCR kedua (exit test) pada hari keempat karantina.

Apabila hasilnya negatif, maka PPLN bisa melanjutkan perjalanan dengan memantau kesehatan secara mandiri dalam 14 hari berikutnya.

Selain itu, terdapat ketentuan vaksinasi bagi PPLN, baik WNI maupun WNA, yang belum divaksin. PPLN dapat divaksinasi di bandara setelah RT-PCR saat kedatangan atau divaksinasi di tempat karantina setelah RT-PCR kedua.

Untuk anak berusia 6-17 tahun, juga bisa divaksinasi di bandara atau tempat karantina.

Sebelumnya, PPLN hanya dapat divaksinasi di tempat karantina saja, dan untuk anak hanya diberikan kepada yang berusia 12-17 tahun.

Perubahan saat ini dikarenakan Indonesia sudah dapat memberikan vaksin untuk anak di atas usia enam tahun.

Terdapat juga aturan tambahan terkait asuransi kesehatan.

Khusus WNA, cukup melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan meliputi penanganan COVID-19 dan evakuasi medis. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi: Pelaku Perjalanan Luar Negeri Tidak Perlu Jalani Karantina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Gelar Latihan 3 Hari untuk Persiapan Pengamanan KTT G20
Indonesia
Polri Gelar Latihan 3 Hari untuk Persiapan Pengamanan KTT G20

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar latihan secara terpusat di Bali pada 3—5 November 2022 untuk persiapan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung mulai 15 hingga 16 November 2022.

Piala Indonesia Kembali Bergulir Setelah Lama Vakum
Olahraga
Piala Indonesia Kembali Bergulir Setelah Lama Vakum

PSSI resmi menggulirkan kembali kompetisi Piala Indonesia yang sudah tiga tahun terakhir tak bergulir. Piala Indonesia resmi kembali bergulir pada 2022 ini.

Kasus COVID-19 Menurun, RSHS Bandung Kurangi Kapasitas Tempat Tidur
Indonesia
Kasus COVID-19 Menurun, RSHS Bandung Kurangi Kapasitas Tempat Tidur

Kasus COVID-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mulai menunjukkan penurunan dalam sebulan terakhir. Jika trend tersebut terus berkurang, RSHS akan mengurangi jumlah tempat tidur khusus pasien Corona.

Komposisi Anggota Pansus RUU Ibu Kota Negara
Indonesia
Komposisi Anggota Pansus RUU Ibu Kota Negara

Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022 menetapkan 30 nama anggota DPR RI sebagai panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ibu Kota Negara (IKN).

PKB Yakin Cak Imin Jadi Cawapresnya Prabowo
Indonesia
PKB Yakin Cak Imin Jadi Cawapresnya Prabowo

Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB tak mempermasalahkan jika sang Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Dirut Ancol Jelaskan Alasan Pinjam Rp 1,2 Triliun
Indonesia
Dirut Ancol Jelaskan Alasan Pinjam Rp 1,2 Triliun

Pengelola Ancol menjelaskan soal peruntukan pinjaman Rp 1,2 triliun dari Bank DKI

Tambahan Kasus COVID-19 di Penghujung Agustus Capai 3.228 Orang Per Hari
Indonesia
Tambahan Kasus COVID-19 di Penghujung Agustus Capai 3.228 Orang Per Hari

Penambahan kasus COVID-19 di tanah air terus terjadi. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat pertambahan 3.228 kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (28/8).

Kementerian PUPR Alokasikan Rp 13,76 Triliun Buat Padat Karya di 2023
Indonesia
Kementerian PUPR Alokasikan Rp 13,76 Triliun Buat Padat Karya di 2023

Anggaran program padat karya tunai sebesar Rp 13,76 triliun diperkirakan tetap bisa menyerap sekitar 650 ribu orang.

Pasien COVID-19 RSDC Wisma Atlet Tercatat 2.615 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 RSDC Wisma Atlet Tercatat 2.615 Orang

Jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran bertambah 4 orang, Rabu (19/1).

Kampung Susun Bayam Mulai Dibangun, Anies: Pemprov DKI Junjung Tinggi Kesetaraan Manusia
Indonesia
Kampung Susun Bayam Mulai Dibangun, Anies: Pemprov DKI Junjung Tinggi Kesetaraan Manusia

"Semua mendapat kesempatan yang sama untuk masa depan yang cerah dan Pemprov DKI menjunjung tinggi kesetaraan kemanusiaan yang diwujudkan dalam bentuk nyata untuk warga Kampung Bayam,” tambahnya.