Penggunaan TikTok Melempem, Mungkinkah Karena TikTok Shop?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Januari 2024
Penggunaan TikTok Melempem, Mungkinkah Karena TikTok Shop?

Pengguna aktif bulanan TikTok masih kalah dari Meta. (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kendati TikTok mendominasi unduhan aplikasi dan belanja konsumen pada 2023, Facebook tetap unggul sebagai aplikasi dengan pengguna aktif bulanan tertinggi, disusul oleh WhatsApp, Instagram, dan Messenger.

TikTok hanya menempati peringkat kelima. Data terbaru dari Sensor Tower menunjukkan bahwa pertumbuhan pengguna aktif bulanan TikTok bahkan mulai melambat.

Baca juga:

TikTok Bekerja Sama dengan LVMH Hapus Barang Mewah Palsu

Pada 2022, pertumbuhan rata-rata per kuartal mencapai 12 persen tahun-ke-tahun, namun turun menjadi 3 persen tahun-ke-tahun per kuartal pada 2023. Perubahan ini muncul setelah TikTok memperkenalkan TikTok Shop di AS pada November 2022 dan memperluas uji coba tersebut pada awal 2023.

Banyak merek bergabung, termasuk PacSun, Revolve, Willow Boutique, dan KimChi Chic. Meski TikTok Shop secara resmi diluncurkan di AS pada September 2023, langkah ini menunjukkan upaya TikTok untuk mengintegrasikan fungsionalitas e-commerce ke dalam platformnya.

Banyak pengguna protes dengan kehadiran TikTok Shop di dalam aplikasi. (Foto: Unsplash/Jenny Ueberberg)

Tidak hanya TikTok Shop, tetapi TikTok juga menguji fitur-fitur lain seperti 'Trendy Beat' di Inggris pada musim panas lalu, yang menawarkan produk dari induk TikTok, ByteDance.

Program afiliasi juga diperkenalkan, memungkinkan pembuat konten mendapatkan komisi dari produk yang dijual. Namun, respons terhadap TikTok Shop tidak selalu positif.

Baca juga:

3 Kategori Belanja Paling Laris di TikTok Shop

Pengguna mengeluh bahwa platform belanja tersebut mengubah pengalaman menggunakan aplikasi menjadi tanah tandus yang dipenuhi iklan dan mengibaratkan nuansa aplikasi itu bak ruang distopia.

Sejumlah Redditor (pengguna Reddit) juga menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap lonjakan konten promosi dan perasaan bahwa TikTok Shop telah merusak kualitas konten platform tersebut.

Meski upaya TikTok untuk memasuki ranah e-commerce memberikan alternatif penghasilan bagi pembuat konten, respons yang tercampur aduk menunjukkan bahwa ada tantangan dalam mencapai keseimbangan yang memuaskan antara konten kreatif dan promosi produk. (waf)

Baca juga:

TikTok Gandeng Louis Vuitton dan Saint Laurent untuk Fashion Show Virtual

#TikTok #Aplikasi #Aplikasi TikTok #Media Sosial #Tren Media Sosial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menarik perhatian lewat unggahan TikTok. Ia membagikan foto dengan lagu 'Wasap Mamen' dengan caption “Udah siap belum?”
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Modus baru live streaming pornografi. TikTok dipakai sebagai pancingan, penonton diarahkan ke Tevi untuk tayangan vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Tekno
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Otoritas perlindungan data Brasil menjatuhkan denda hampir 30 juta dolar AS atau sekitar Rp500 miliar kepada TikTok.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
ShowBiz
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Pertumbuhan pendengar podcast di Indonesia menunjukkan potensi yang besar.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Dunia
Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Persidangan ini akan menguji tuduhan empat negara bagian tersebut bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram agar bersifat adiktif bagi anak-anak dan remaja.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
 Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Bagikan