Penggunaan Masker di Luar Ruang Bukan Hal Wajib, Perekonomian Diprediksi Menggeliat Pasien RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta sedang berjemur di luar ruangan. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Kebijakan pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka menuai harapan akan bertumbuhnya ekonomi.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi dan menyebut kebijakan itu akan memberikan dampak positif terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Muzani, dengan adanya keputusan pemerintah melonggarkan penggunaan masker di ruang terbuka, maka masyarakat akan terlepas dari rasa jenuh.

Baca Juga:

Ketua DPR: Jangan Euforia Karena Kebijakan Lepas Masker

Menurut dia, daya beli masyarakat akan meningkat dan proses pemulihan ekonomi nasional akan lebih cepat dicapai.

"Kebijakan ini tentu memberikan dampak baik terhadap seluruh lapisan masyarakat kita. Ekonomi rakyat akan membaik, daya beli meningkat," jelas Muzani dalam keterangannya, Rabu (18/5).

Muzani meyakini, intensitas jual beli di pasar akan lebih tinggi. Sementara, perkantoran akan lebih masif lagi, serta kegiatan belajar mengajar baik di sekolah dan di kampus akan kembali normal.

"Itulah yang selama ini kita nantikan. Dan kita harapkan suasana itu bisa kita capai dalam waktu dekat," jelas Ketua Fraksi Gerindra di DPR ini.

Baca Juga:

Kondisi Membaik, Pemprov Jakarta Turuti Perintah Warga Tak Perlu Pakai Masker

Menurut Wakil Ketua MPR ini, keputusan pelonggaran penggunaan masker ini menandakan saat ini pemerintah tengah menyiapkan langkah menuju fase endemi.

Meski begitu, Muzani menilai perlu ada kajian lebih lanjut tentang kemungkinan-kemungkinan lainnya.

Sebab, suasana dan kemungkinan menuju fase endemi tidak hanya dihadapi Indonesia, tapi juga negara-negara di Eropa.

Seperti di Tiongkok yang penyebaran COVID-19 masih terdeteksi bahkan meningkat.

"Artinya jangan tergesa-gesa untuk menetapkan saat ini kita telah masuk ke fase endemi, perlu ada kajian, penelitian, dan pemahaman global tentang identifikasi dari endemi itu sendiri," tutup Muzani.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi mengumumkan kebijakan terbaru tentang penggunaan masker.

Jokowi mengizinkan melepas masker ketika beraktivitas di ruangan terbuka.

Namun saat berada di dalam ruangan dan transportasi umum, masker tetap harus digunakan. Lansia dan penderita komorbid juga disarankan tetap memakai masker. (Knu)

Baca Juga:

Lepas Masker di Ruang Publik, Imun Warga Diklaim Sudah Baik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3,6 Persen Siswa Terpapar COVID-19, PTM Di Kota Bandung Akan Diteruskan
Indonesia
3,6 Persen Siswa Terpapar COVID-19, PTM Di Kota Bandung Akan Diteruskan

Pihaknya belum memberikan rekomendasi untuk pemberhentian secara keseluruhan. Tapi kalau 5 persen untuk kasus di sekolah otomatis mereka berhenti.

Rusia Serang Ukraina
Dunia
Rusia Serang Ukraina

"Dunia bisa dan harus menghentikan Putin. Waktu untuk bertindak adalah sekarang," kata Menlu Ukraina.

Ketum Muhammadiyah Minta Umat Islam Hadirkan Teladan Nabi
Indonesia
Ketum Muhammadiyah Minta Umat Islam Hadirkan Teladan Nabi

Umat Islam di seluruh dunia merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awwal kalender Hijriyah.

Hakim Setuju Sidang Polisi Penembak Laskar FPI Selanjutnya Langsung Vonis
Indonesia
Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal Dunia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia.

Mudik Lebaran 2022, Pelni Siapkan 49 Ribu Kursi
Indonesia
Mudik Lebaran 2022, Pelni Siapkan 49 Ribu Kursi

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan mengoperasikan 26 kapal penumpang dan 44 kapal perintis dengan total 49.267 kursi untuk melaksanakan Angkutan Lebaran Tahun 2022.

Cakupan Vaksinasi Booster Baru 16,93 Persen Jelang Lebaran
Indonesia
Cakupan Vaksinasi Booster Baru 16,93 Persen Jelang Lebaran

Kemenkes mengharapkan angka vaksinasi dosis ketiga atau booster terus meningkat menjelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah yang masih di tengah pandemi COVID-19.

Strategi Bank DKI Berikan Dukungan untuk UMKM
Indonesia
Strategi Bank DKI Berikan Dukungan untuk UMKM

Oleh karena itu, salah satu BUMD DKI Jakarta ini melakukan berbagai strategi, salah satunya dengan mengembangkan informasi teknologi (IT) sebagai upaya mendorong digitalisasi perbankan.

Puan Tunggu Taring Mahendra Siregar Lawan Investasi Bodong
Indonesia
Puan Tunggu Taring Mahendra Siregar Lawan Investasi Bodong

Mahendra dihatapkan, dapat mewujudkan visi misinya terkait pelaksanaan pengawasan OJK agar lebih terintegrasi.

Ingat! Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran CPNS dan PPPK
Indonesia
Ingat! Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran CPNS dan PPPK

Tahun ini, total Instansi Pemerintah yang membuka formasi seleksi ASN Tahun 2021 berdasarkan data progres finalisasi formasi pada SSCASN per 30 Juni 2021 Pukul 16.00 WIB, berjumlah 568 meliputi: 55 Instansi Pusat, 33 Instansi Pemerintah Provinsi, dan 480 Instansi Pemerintah Kabupaten/Kota.