Pengguna Jalan Berani Langgar Aturan setelah Tilang Manual Ditiadakan Kasi Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Muncul fenomena masyarakat pengguna jalan yang berani melanggar aturan lalu lintas meski ada petugas, sejak tilang manual ditiadakan.

Kasi Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Edy Purwanto menjelaskan, sejak dihapuskannya tilang manual, pelanggar memahami bahwa sanksi tilang hanya diberikan melalui tilang elektronik dan petugas di lapangan hanya bisa memberikan sanksi teguran.

Baca Juga

Tilang Manual Hanya untuk Pelanggaran Berpotensi Kecelakaan

"Jadi mereka tahu, 'ah paling hanya ditegur, paling hanya diberi tahu' Polisi tak dianggap," kata Edy di Jakarta, Jumat (11/11).

Fenomena lainnya yang muncul sejak dihapuskannya tilang manual adalah munculnya pengendara yang tidak memasang pelat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Edy mengatakan hal itu terjadi lantaran kurangnya kesadaran masyarakat pengguna jalan dalam tertib berlalu lintas, sehingga tertib berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri.

"Masih adanya budaya tertib kalau ada petugas. Jadi kalau ada petugas tertib, kalau tidak ada petugas seenaknya sendiri," kata Edy.

Terkait hal itu, Ditlantas Polda Metro Jaya akan meningkatkan fungsi imbauan dan edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

Baca Juga

Polantas Siaga Tilang Pelanggar Lalu Lintas Gunakan ETLE Mobil

Edy juga mengatakan sejak tilang manual ditiadakan, pelanggaran yang tidak terdeteksi kamera tilang elektronik mengalami peningkatan. Meski demikian dia juga mencatat ada kenaikan angka pelanggaran pada lokasi yang terpasang kamera ETLE Statis.

"Contohnya ada satu tempat kamera itu mampu merekam sekitar 35 ribu (pelanggaran), pada akhir-akhir ini bisa mencapai 40-45 ribu (pelanggaran) yang terekam," ujarnya.

Data Ditlantas Polda Metro Jaya juga mengungkapkan masih banyak lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang belum terpasang kamera ETLE.

Saat ini Polda Metro Jaya masih mengandalkan 57 titik kamera ETLE statis untuk menindak pelanggar aturan lalu lintas di Jakarta.

Jumlah tersebut selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 70 titik yang diperkuat dengan 10 kamera ETLE mobile yang terpasang di kendaraan patroli.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Korlantas Polri agar mengoptimalkan ETLE statis dan mobile serta mengurangi tilang manual. Kebijakan ini untuk menghindari terjadinya pungutan liar (pungli).

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi. (Knu)

Baca Juga

Polisi Tambah 7 Kamera Pengawas Tilang di Kawasan KTT G20

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Pranowo Dipecat dari PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Pranowo Dipecat dari PDIP

Dalam unggahan tersebut, terdapat potongan video dari Megawati yang ditambahi dengan narasi berbunyi, “RESMI: ganjar pr4n0w0 di pecat dari pedeipeh”.

Garap Bisnis Minyak, Indonesia dan Sudah Selatan Segera Buka Kedutaan
Dunia
Garap Bisnis Minyak, Indonesia dan Sudah Selatan Segera Buka Kedutaan

Indonesia mengakui kemerdekaan Sudan Selatan pada 2011. Sebelumnya, Duta Besar RI di Khartoum telah menghadiri deklarasi kemerdekaan Sudan Selatan di Juba pada 9 Juli 2011.

Gubernur Bali Sebut Jokowi Berhasil Bahagiakan Rakyat Bali
Indonesia
Gubernur Bali Sebut Jokowi Berhasil Bahagiakan Rakyat Bali

Upaya Pemerintah mensehjaterakan warga Bali terus dilakukan. Kini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tamblang dan Penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai, Bali.

Korlantas Ingatkan Warga Tidak Beli Pelat Nomor Putih Secara Online
Indonesia
Korlantas Ingatkan Warga Tidak Beli Pelat Nomor Putih Secara Online

Dalam kurun waktu lima tahun itu, ada beberapa kendaraan prioritas yang bisa mengganti pelat hitam menjadi putih.

Survei LSI: Ganjar Duduki Peringkat Teratas Elektabilitas Capres 2024
Indonesia
Survei LSI: Ganjar Duduki Peringkat Teratas Elektabilitas Capres 2024

Elektabilitas Ganjar Pranowo masih tertinggi dalam temuan sejumlah lembaga survei, termasuk Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dalam rilis survei terbaru LSI, elektabilitas Ganjar masih di atas Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

PHK Massal Intai Indonesia, Cak Imin Dorong Pemerintah Atasi Gejolak Sosial
Indonesia
PHK Massal Intai Indonesia, Cak Imin Dorong Pemerintah Atasi Gejolak Sosial

"Saat ini Indonesia berada dalam situasi mengkhawatirkan terkait masalah sosial. Ini menyusul ancaman gelombang PHK yang tengah mengintai rakyat Indonesia," ungkap Cak Imin

Ketua DPRD DKI Klaim Anggaran Stadion JIS Sudah Ada Sejak Era Jokowi
Indonesia
Ketua DPRD DKI Klaim Anggaran Stadion JIS Sudah Ada Sejak Era Jokowi

"Di era Pak Jokowi, Pak Ahok, Djarot dianggarkan itu (untuk stadion JIS), disiapkan anggaran," kata Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi dalam kanal Youtube Total Politik yang dikutip Selasa (22/2).

Gempa Magnitudo M 5,2 Guncang Maluku Barat Daya, tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Bawaslu Ungkap Kekhawatirannya Politisasi SARA Bakal Digunakan di Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Ungkap Kekhawatirannya Politisasi SARA Bakal Digunakan di Pemilu 2024

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja melihat, politik identitas masih rawan digunakan dalam pemilu.

DPR: Ikan Harus Jadi Alternatif Pangan Murah Bagi Masyarakat
Indonesia
DPR: Ikan Harus Jadi Alternatif Pangan Murah Bagi Masyarakat

Harga sejumlah kebutuhan pokok belum telihat stabil di berbagai daerah di Indonesia. Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan menilai, komoditas ikan bisa menjadi solusi ditengah fluktuasi harga komoditas pangan lainnya.