Fashion

Penggemar K-Pop Kritik Brand Fesyen Mewah

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 28 September 2023
Penggemar K-Pop Kritik Brand Fesyen Mewah

Menggunakan truk untuk kampanye. (Foto: Kpop4Planet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BRAND fesyen mewah kerap melirik bintang K-Pop untuk dijadikan sebagai duta jenama (brand ambassador). Sebut saja empat anggota BLACKPINK yang mewakili brand fesyen berbeda-beda.

Belum lama ini, Doyoung NCT juga dipilih menjadi wajah global brand Dolce & Gabanna, dan TXT jadi brand ambassador grup pertama yang dimiliki Dior.

Strategi ini tentu menentukan pro dan kontra, terutama di kalangan K-Popers. Mereka justru mengkritik bagaimana brand fesyen mewah melakukan K-Washing dengan menggaet para bintang K-Pop.

'K-Washing' adalah istilah yang digaungkan oleh penggemar K-Pop dan merujuk pada lemahnya komitmen iklim pada brand fesyen seperti Chanel, Celine, Dior, dan Saint Laurent di balik kekuatan bintang idola K-Pop.

'K-Washing' digaungkan bersamaan dengan dimulainya Paris Fashion Week pada 25 September 2023. Para penggemar K-Pop memprotes brand fesyen mewah di enam kota besar termasuk Jakarta, New York, Paris, London, Tokyo, dan Seoul.

Baca juga:

Dama Kara, Brand Fesyen di Bandung yang Libatkan Anak-anak Autis

Penggemar K-Pop Kritik Brand Fesyen Mewah
Mereka menutut para brand fesyen mewah untuk menggunakan bahan berkelanjutan. (Foto: Kpop4Planet)

“Merek mewah berlomba-lomba menggunakan idol K-Pop untuk menargetkan konsumen dari generasi muda, khususnya penggemar K-Pop. Tapi sebagai penggemar yang peduli dengan lingkungan dan akan mewarisi Bumi ini, kami bertanya-tanya mengapa merek mewah justru tidak menunjukkan tanggung jawab untuk melindungi lingkungan," kata juru kampanye Kpop4Planet di Korea Selatan, Dayeon, dalam siaran resminya.

Kpop4Planet adalah organisasi iklim untuk dan dari penggemar K-pop yang mencintai Bumi dan idola K-Pop mereka. Melalui kampanye ini, ribuan penggemar menuntut komitmen iklim yang lebih besar dan berani dari merek-merek mewah untuk memerangi krisis iklim.

“Inilah mengapa penggemar K-Pop menuntut merek mewah mengurangi emisi mereka dengan berhenti menggunakan batu bara dan beralih ke 100 persen energi terbarukan, bukan hanya di toko dan kantor, tetapi di seluruh rantai pasoknya,” lanjut Dayeon.

Baca Juga:

Intip Gaya Busana Lisa, V dan Park Bo Gum di Celine Pop-Up Store

Penggemar K-Pop Kritik Brand Fesyen Mewah
Para penggemar K-Pop mengkritik brand fesyen mewah di enam kota besar di dunia. (Foto: Kpop4Planet)

Kampanye ini mereka suarakan menggunakan truk MobileLED dengan slogan seperti “Penggemar K-pop peduli lingkungan. Merek mewah tunjukkan cintamu untuk lingkungan secara nyata!” dan “High fashion, greenwashing gak bikin keren!”.

Truk-truk tersebut muncul di tengara (landmark) populer kota-kota besar seperti Times Square di New York, Eiffel Tower di Prancis, Monas di Jakarta, dan di pusat perbelanjaan di mana terdapat toko-toko merek mewah seperti Gucci, Dior, dan Louis Vuitton.

Selain muncul di tengara, truk tersebut juga berkeliling di distrik mewah masing-masing kota, yang memungkinkan ribuan pembeli dan penjual dapat melihat pesan penggemar K-pop. Termasuk tuntutan untuk merek high fashion agar beralih ke 100 persen energi surya dan angin untuk produksi mereka.

Selain itu, kampanye Kpopp4Planet ini bertujuan menetapkan target pengurangan emisi secara absolut sebesar 43-48 persen pada 2030 dan memberikan transparansi kepada publik dalam laporan rantai pasoknya. (and)

Baca Juga:

Kolaborasi PUBG Mobile x Machine56 Hasilkan Outfit Kece

#K-Pop #Fashion #Brand Ambassador
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
ShowBiz
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
Lim Young Woong kembali lewat 'ToTo', title track album IM HERO 10 yang langsung menempati posisi teratas di sejumlah tangga musik Korea.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lim Young Woong Puncaki Tangga Musik Korea Lewat Lagu 'ToTo', Simak Liriknya
ShowBiz
HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
HYBE CINE FEST 2026 mewakili upaya paling agresif perusahaan untuk mengubah layar bioskop menjadi ruang berkumpul yang interaktif dan komunal.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 HYBE Bawa Festival K-Pop ke Bioskop Global, Tayang di Lebih daripada 50 Negara
ShowBiz
BTS Bawa Seni Korea Lintas Abad lewat dalam Merchandise Baru 'ARIRANG'
Koleksi ini menandai seri DALMAJUNG keempat sekaligus kolaborasi kedua antara HYBE dan Yayasan Museum Nasional Korea.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 BTS Bawa Seni Korea Lintas Abad lewat dalam Merchandise Baru 'ARIRANG'
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
ShowBiz
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
'Bloody Paradise' menggambarkan dua orang yang memilih menghilang sejenak dari dunia luar dan menikmati kebersamaan tanpa memikirkan aturan maupun konsekuensi.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Di Balik 'Bloody Paradise', ENHYPEN Gambarkan Cinta yang Liar dan Berbahaya
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
ShowBiz
Grup K-Pop Tuli Big Ocean Kembali dengan 'Love Sign'
Lagu ini mengusung permainan kata antara zodiak (star signs) dan astrologi, lalu memadukannya dengan identitas grup yang berakar pada bahasa isyarat
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Grup K-Pop Tuli Big Ocean Kembali dengan 'Love Sign'
Bagikan