Penggeledahan Berakhir, Bekas Kantor FPI Dipasang Garis Polisi Aparat kepolisian berjaga di bekas markas FPI, Petamburan, Jakpus. Selasa (27/4). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polisi telah selesai menggeledah bekas kantor Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa (27/4) pukul 23.00 WIB. Kini, bangunan tersebut dipasang garis polisi.

"Intinya tetap menjaga agar tetap dalam status quo ya karena masih dalam rangka penyelidikan," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (27/4).

Baca Juga

Ditangkap Densus, Munarman Bakal Ajukan Praperadilan Didukung Puluhan Advokat

Singgih menjelaskan, bangunan dua lantai itu tak akan dijaga secara terus menerus.

"Kami nanti patroli saja melakukan pengamanan disini," jelas Singgih.

Lulusan AKPOL 2004 ini meminta warga sekitar eks markas FPI untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

"Masyarakat sekitar seperti biasa. Menjaga Kamtibmas, apalagi di bulan suci Ramadan, perbanyak ibadah biar kegiatan di bulan suci ini menambah amal ibadah," pesan Singgih.

Sementara itu, temuan dari tim Labfor dan Jibom Gegana Polri dari Markas FPI akan dibawa ke Mabes Polri untuk dijadikan barang bukti.

Personel kepolisian bersenjata berjaga saat tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta, Selasa (27/4/2021). Tim Densus 88 Antiteror menggeledah tempat tersebut pascapenangkapan mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman terkait kasus dugaan tidak pidana terorisme. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Personel kepolisian bersenjata berjaga saat tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta, Selasa (27/4/2021). Tim Densus 88 Antiteror menggeledah tempat tersebut pascapenangkapan mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman terkait kasus dugaan tidak pidana terorisme. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Adapun penggeledahan di tempat tersebut dilakukan menyusul penangkapan yang dilakukan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terhadap mantan Sekretaris Umum FPI Munarman.

Polisi membawa tiga kotak kontainer berisi barang-barang yang ditemukan dalam penggeledahan di bekas Markas FPI di Petamburan.

Polisi menyita sekitar lebih dari delapan botol kaleng berwarna putih. Selanjutnya, polisi juga menemukan serbuk putih yang berada dalam kantong plastik hingga botol-botol cairan kimia.

Adapula buku-buku dan juga bendera dengan tulisan kaligrafi berkain hitam dan putih.

“Saat ini sedang didalami lagi,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi.

Polri juga menemukan beberapa cairan kimia yang diduga menjadi komponen bahan peledak saat menggeledah bekas Sekretariat FPI.

Polri menyebut, cairan kimia dan serbuk yang ditemukan menyerupai barang bukti saat penangkapan teroris beberapa waktu lalu.

Yakni berupa botol-botol berisi serbuk jenis aceton dan cairan triaceton triperoxide (TATP).

"Ini mirip dengan ditemukan di Condet dan Bekasi beberapa waktu yang lalu," ujar Kabag Penum Div Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Polda Metro Jaya. (Knu)

Baca Juga

Tiba di Polda Metro, Munarman Diborgol dan Mata Ditutup Kain Hitam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penangkapan Terhadap Jurnalis saat Meliput Demo UU Ciptaker Dinilai Bertentangan dengan HAM
Indonesia
Penangkapan Terhadap Jurnalis saat Meliput Demo UU Ciptaker Dinilai Bertentangan dengan HAM

Sejumlah wartawan dilaporkan mengalami pemukulan bahkan penangkapan oleh kepolisian saat meliput demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kepatuhan Pejabat Lapor Kekayaan Meningkat
Indonesia
Kepatuhan Pejabat Lapor Kekayaan Meningkat

KPK telah menindaklanjuti LHKPN tersebut dengan melakukan verifikasi dan pemeriksaan terhadap 471 penyelenggara negera.

MKD Bawa Laporan Terkait Azis Syamsuddin ke Rapat Pleno
Indonesia
MKD Bawa Laporan Terkait Azis Syamsuddin ke Rapat Pleno

Azis Syamsuddin disebut-sebut terlibat dalam dugaan kasus korupsi pengurusan perkara Walikota Tanjungbalai

Polisi Kantongi Rekaman CCTV di Tol Cikampek
Indonesia
Polisi Kantongi Rekaman CCTV di Tol Cikampek

Apalagi adanya bukti rekaman percakapan atau voice note antara sesama simpatisan Rizieq saat kejadian

Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang
Indonesia
Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang

Rahmad berharap, agar daerah zona merah tidak memaksakan diri untuk menggelar sekolah tatap muka

Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Kota Tangerang Capai 73 Persen
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Kota Tangerang Capai 73 Persen

Tempat tidur bagi pasien COVID-19 di 31 rumah sakit di Kota Tangerang, Banten sudah terisi sekitar 73,06 persen.

Peminat Surat Utang Negara Meningkat di Februari Ini
Indonesia
Peminat Surat Utang Negara Meningkat di Februari Ini

partisipasi investor asing pada lelang Selasa (2/2), mencapai 17,6 persen dari total seluruh penawaran, atau meningkat signifikan dari lelang SUN sebelumnya yaitu sebesar 13,7 persen.

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Stabilkan Harga dan Ketersediaan Pangan Hortikultura
Indonesia
Jelang Pilkada Serentak, KPU Ungkap 1,75 Juta Pemilih Belum Rekam e-KTP
Indonesia
Jelang Pilkada Serentak, KPU Ungkap 1,75 Juta Pemilih Belum Rekam e-KTP

1,74 persen pemilih dalam DPT yang belum melakukan perekaman e-KTP.