Pengganti Idham Azis Diwarisi Dua Utang Besar Kapolri Idham Azis. (Foto: Mabes Polri).

Merahputih.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S.Pane menilai Kapolri baru akan diwarisi dua utang besar yang ditinggalkan Kapolri Idham Azis. Keduanya tentu tidak akan mudah untuk diselesaikan.

"Keduanya adalah kasus pembunuhan satu keluarga di Sigi Sulteng yang diduga dilakukan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI di Tol Cikampek," ujar Neta, Rabu (6/1).

Baca Juga

Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian

Ketidakmampuan menuntaskan kasus Sigi adalah kegagalan Idham Azis sebagai mantan petinggi Densus 88, yang selama ini sangat agresif memburu teroris.

Satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh oleh orang tak dikenal pada Jumat 27 November 2020 pagi.

"Pelaku diduga adalah MIT pimpinan Ali Kolara yang beranggota hanya 14 orang. Tapi sudah 35 hari pelakunya belum juga tertangkap oleh jajaran kepolisian," jelas dia.

Kapolri Idham Azis. (Foto: Antara).
Kapolri Idham Azis. (Foto: Antara).

IPW berharap menjelang detik0detik pensiunnya Idham Azis sebagai Kapolri, kelompok Ali Kolara ini bisa ditangkap. Sehingga, penangkapan ini bisa sebagai hadiah pensiun bagi Idham.

"Agar mantan Kapolda Sulteng itu tidak meninggalkan utang kasus yang sulit diselesaikan oleh kapolri penerusnya," jelas Neta.

Sementara, kasus terbunuhnya enam anggota laskar FPI juga masih penuh kontroversial yang tidak mudah dituntaskan. Apalagi Komnas HAM masih terus mengumpulkan bukti bukti adanya dugaan pelanggaran HAM dalam kasus ini.

Kedua kasus ini, menurut catatan IPW, akan menjadi warisan Idham Azis untuk Kapolri baru yang bukan mustahil bisa menjadi masalah baru yang rumit. Keduanya bisa saja membuat kepercayaan publik terhadap Polri makin negatif.

Untuk itu Kapolri baru diharapkan bisa segera melakukan konsolidasi di internal Polri agar jajaran kepolisian bisa lebih fokus lagi untuk menuntaskan kasus itu.

Baca Juga

Maklumat Kapolri: Masyarakat Dilarang Sebar Konten Terkait FPI di Media Sosial

Kapolri baru juga perlu melakukan berbagai pendekatan kepada tokoh tokoh masyarakat untuk membantu Polri menuntaskan warisan Idham Azis ini.

"Sehingga saat kasus ini dituntaskan, masyarakat benar benar percaya pada Polri bahwa kasus itu diselesaikan secara promoter," tegas Neta Pane. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Guru Non PNS Dapat Bantuan Hibah Rp 1,8 Juta
Indonesia
Guru Non PNS Dapat Bantuan Hibah Rp 1,8 Juta

Bagi yang belum menerima bisa langsung berbicara dengan kepala sekolah

Musim Hujan, Neduh Sembarangan Bisa Dikenakan Pidana
Indonesia
Musim Hujan, Neduh Sembarangan Bisa Dikenakan Pidana

"Ada pasalnya, rata-rata di bawah flyover ada rambu dilarang berhenti. Kalau dia berhenti, berarti melarang rambu Pasal 287 (UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan)," jelas Sambodo.

KRL Yogyakarta-Solo Mulai Beroperasi Minggu Depan, Ini Jadwalnya
Indonesia
KRL Yogyakarta-Solo Mulai Beroperasi Minggu Depan, Ini Jadwalnya

Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo akan mulai beroperasi minggu depan. Di tahap awal akan ada 20 perjalanan KRL setiap hari.

Tolak RUU HIP, Demokrat Minta Dukungan MUI
Indonesia
Tolak RUU HIP, Demokrat Minta Dukungan MUI

AHY beserta rombongan datang dengan berjalan kaki

Kasus Corona DKI Minggu (16/8): 22.554 Positif, 19.708 Orang Sembuh
Indonesia
Kasus Corona DKI Minggu (16/8): 22.554 Positif, 19.708 Orang Sembuh

Jumlah kasus terkonfirmasi corona secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 29.554 kasus.

Harun Masiku dan Nurhadi yang Bikin KPK 'Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka'?
Indonesia
Harun Masiku dan Nurhadi yang Bikin KPK 'Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka'?

Yang penting sebenarnya KPK harusnya menguatkan institusinya dengan intelijen

Buzzer Penikmat Duit Negara
Indonesia
Buzzer Penikmat Duit Negara

Kementerian Pariwisata menjadi kementerian yang paling banyak menerima anggaran. Sebanyak Rp77,66 miliar telah dihabiskan kementerian yang dinakhodai Wishnutama Kusubandio itu untuk pengadaan 22 paket.

Tito Karnavian Beri Masukan untuk Komjen Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Tito Karnavian Beri Masukan untuk Komjen Listyo Sigit Prabowo

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, dirinya mendapat kunjungan dari calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo beserta istri, Senin (18/1)

Tiongkok Bagikan Vaksin COVID-19 Eksperimen Pada Pelajar
Dunia
Tiongkok Bagikan Vaksin COVID-19 Eksperimen Pada Pelajar

Pengumuman perusahaan itu, bahwa vaksin gratis akan disediakan bagi para siswa, muncul di suatu situs yang menerima pendaftaran orang-orang yang berminat.

Tak Tegas Soal Larangan Mudik, Pemerintah Dinilai Mencla-mencle
Indonesia
Tak Tegas Soal Larangan Mudik, Pemerintah Dinilai Mencla-mencle

Pemerintah membuat masyarakat bingung dalam menyikapi larangan mudik karena sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju saling silang pendapat.