Pengin Jadi Anggota Keluarga Kerajaan Padahal Cuma Orang Biasa Nggak salah untuk bermimpi di luar nalar. (Foto: Unsplash/Piotr Makowski)

KELUARGA kerajaan memiliki segalanya yang ada di dunia. Mulai dari tahta, kekuasaan, harta yang berlimpah, sampai ketenaran. Hal ini membuat keluarga kerajaan selalu jadi pusat perhatian tidak hanya di negaranya sendiri, namun di seantero jagad.

Siapa coba yang enggak mau jadi kayak gitu? Mungkin kamu salah satunya yang pede-nya selangit dan gamblang punya keinginan itu.

Baca juga:

Tips Tampil Ala Anak Moge, Kebutuhan Eksis di Medsos

Enggak ada yang salah dari mengkhayal dan bermimpi menjadi anggota keluarga kerajaan. Seperti kata sebuah peribahasa, "Banyak jalan menuju Roma". Jadi, tidak ada yang mustahil buat kamu yang ingin meraih mimpi.

Buktinya, laman lifehacker punya beberapa tips untuk jadi keluarga kerajaaan walau kamu hanya rakyat biasa. Begini nih caranya:

1. Pindah warga negara

1
Boleh dicoba buat mereka yang sudah bosan sama negaranya. (Foto: Unsplash/Jason Leung)

Kemungkinan jadi keluarga kerajaan akan sangat kecil kalau kamu sendiri bukan orang asli dari negara kerajaan tersebut. Apalagi tinggal di di luar negara bersangkutan. Bagaimana nasibnya kalau kamu hidup di sebuah benua yang jauh dari benua kerajaan bersangkutan? Mustahil banget!

Kalau masih ngotot ingin mencoba keberuntungan, masih ada secercah harapan buat kamu. Kalau kamu enggak cinta-cinta banget sama negara asal, kamu mungkin bisa mengajukan kepindahan kewarganegaraan.

Jika sudah berhasil memiliki kewarganegaraan dan pindah ke wilayah kerajaan incaran, kamu bisa leluasa dan maksimal melakukan beragam bentuk usaha kamu supaya punya darah biru.

2. Beli gelar bangsawan

2
Beli gelar bangsawan dulu baru berlatih. (Foto: Unsplash/Pawel Furman)

Setelah berhasil pindah warga negara dan tinggal di sana, mencoba beragam investasi akan menjadi jembatan penghubung yang penting. Namun kamu harus punya cukup uang untuk berinvestasi di negara tempat kerajaan itu ada.

Skotlandia adalah salah satunya. Negara ini memberikan kesempatan bagi siapa saja yang tertarik untuk membeli gelar bangsawan dari Skotlandia.

Walau enggak punya keturunan darah biru, kamu masih bisa membeli properti milik bangsawan setempat. Setelah sah memiliki gelar bangsawan, kamu baru bisa dipanggil “Lord Anu atau Sir Anu”. Kamu pun pantas berurusan dengan para darah biru lainnya.

Dari situ kamu mulai bisa belajar menjalankan kehidupan sehari-hari layaknya seorang bangsawan. Anggap saja ikut pelatihan awal sebagai antisipasi jika nantinya berhasil menjadi anggota keluarga mereka. Kurangnya latihan dari awal, bisa saja kamu kena culture shock dan berakhir dengan serangan jantung.

Baca juga:

Cara Baik Tolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi

3. Menjalin asmara dengan anggota keluarga kerajaan

3
Jodoh ditangan Tuhan. (Foto: Unsplash/Scott Broome)

Jika modal kamu ngepas tapi masih cukup nekat dan enggak tahu malu, kamu bisa saja nikahin salah satu anggota keluarga kerajaan. Bagaimana caranya? Masih ingat peribahasa “banyak jalan menuju Roma”, kan? Yang penting kamu mau berusaha maksimal dan bekerja keras.

Mulailah mengincar salah satu dari anggota keluarga yang kamu taksir. Jangan lupa, hanya boleh mengincar yang masih single, ya. Kamu pernah dengar kejadian yang menimpa Lady Diana, ibunda dari Pangeran William dan Pangeran Harry, kan? Semoga peristiwa itu bisa menjadi pengingat.

Setelah tahu incaran kamu siapa, kamu bisa mencoba tebar pesona. Datang ke acara-acara yang dihadiri pihak keluarga kerajaan. Apalagi dengan gelar bangsawan yang sudah kamu beli mahal-mahal, kesempatan kamu berkenalan dengan mereka lebih terbuka. Dan kamu pun bisa PDKT menggunakan jurus-jurus maut kamu.

4. Rebut tahta

4
Main cantik lebih baik. (Foto: Unsplash/Angel Luciano)

Yang satu ini dijamin nyawa jadi taruhannya. Layaknya kerajaan-kerajaan zaman dahulu kala, untuk merebut kekuasaan dibutuhkan pengorbanan. Biasanya dilakukan dengan cara kekerasan. Namun hari gini, enggak selalu harus dibereskan dengan cara brutal.

Masih ada cara yang lebih terpelajar dan elok kok. Namun butuh kesabaran dan intelligent tingkat tinggi, Misalnya, kamu bisa menghasut pasangan kamu yang notabene adalah anggota keluarga kerajaan untuk merebut kekuasaan dari orangtuanya atau saudaranya.

Namun perlu diingat, jika berhasil direbut, bukan berarti hidup kamu akan aman sentosa, lho. Kamu akan dihadapkan dengan banyak ancaman nyata dari pihak keluarga lainnya yang masih setia. Bisa saja kamu akan didepak dari bagian keluarga kerajaan. Ancaman dimusnahkan dari muka Bumi ini juga bukan 'hil yang mustahal'.

Dalam hidup, memiliki impian dan cita-cita bukanlah hal yang tabu. Semua orang bebas berangan-angan untuk hal-hal yang tidak masuk akal hingga di hal-hal yang dianggap gila sekali pun. Namun yang akan membedakan adalah bagaimana kamu meresponnya.

Setiap orang harus melihat beberapa hal sebelum menjalankan mimpi-mimpi gilanya. Pertama, atas dasar alasan apakah dan apa tujuannya ia ingin melakukan. Jika alasannya sudah tidak masuk akal dan tidak berguna sama sekali, buat apa dilakukan.

Kedua, dengan cara-cara seperti apakah untuk merealisasikan mimpinya. Jika dilakukan dengan cara yang ‘maksa’ banget, apalagi cara yang jahat, bisa dipastikan banyak hal lebih buruk dalam hidup akan datang. Apa untungnya?

Terakhir, jika kamu sudah sadar alasan dan tujuan dari mimpi kamu sudah tidak jelas, apalagi mengeksekusi dengan cara-cara yang tidak baik. Di situlah saatnya kamu harus menguburkan mimpi liar kamu dalam-dalam.

Setiap orang dituntut tingkat kedewasaannya untuk lebih bijak dan realisitis. Mulailah dari hal-hal yang sederhana. Bagaimana bisa melakukan hal-hal yang luar biasa kalau hal-hal kecil saja tidak bisa. Tapi balik lagi, selama cuma sebatas mimpi doang, enggak ada salahnya juga, sih. (lgi)

Baca juga:

3 Cara Meraih Gelar 'Relationship Goals' ala Instagram

Kredit : leonard


Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH