Pengemudi Bus AKAP Asal Majalengka Diisolasi Update Covid-19 Kabupaten Majalengka (ist)

Merahputih.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Majalengka, Senin, 1 Juni mengumumkan satu pasien baru terkonfirmasi positif COVID-19. Pasien tersebut sehari-hari bekerja sebagai pengemudi bus AKAP.

Saat ini yang bersangkutan tengah diisolasi di RSUD Kabupaten Majalengka untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga:

Sebanyak 8229 Kepala Keluarga di Kota Yogyakarta Terima Bansos

Juru bicara COVID-19 Kabupaten Majalengka H Alimudin membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, identitas pasien berasal dari Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 52 tahun.

"Kalau profesinya sebagai sopir bus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ini ketika dihubungi via ponselnya, Selasa (2/6).

Dijelaskan Ali, mengenai kronologis tertularnya pasien diduga berasal dari imported case kluster Jakarta.Karena setiap harinya yang bersangkutan itu bekerja sebagai sopir bus jurusan Rajagaluh-Cirebon-Jakarta. Mengenai awal mula terkonfirmasi positif, lanjut ali, pada tanggal 21 Mei 2020 kemarin, seperti biasanya ia membawa penumpang yang hendak ke Jakarta bersama kondekturnya.

Namun saat tiba di Kabupaten Karawang, karena hawatir terjaring razia jelang lebaran, dia memilih putar balik ke Cirebon. Tujuannya hanya untuk membuat persyaratan keterangan sehat yang belum dimilikinya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat menjalani rapid test corona
Ilustrasi: Rapid test (MP/Ismail)

Kemudian, sopir bus tersebut memeriksakan kesehatannya di RS Mitra Plumbon Cirebon. Tapi hasil rapid test reaktif dan dirinya langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya, selama 10 hari dengan pemantuan oleh surveilans Puskesmas Rajagaluh.

"Nah, pada rapid test kedua pada tanggal 30 Mei 2020, hasilnya juga kembali reaktif,"ucapnya.

Mendengar laporan tersebut, sambung ali, tim COVID-19 Majalengka langsung turun tangan melakukan pemeriksaan menggunakan Swab atau tes polymerase chain reaction (PCR), bekerjasama dengan Laboratorim COVID-19 Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Djati Cirebon.

"Tadi sore baru keluar, hasil pemeriksaan dianogsis COVID-19, yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19,"ujar Ali.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan pihaknya memutuskan agar pasien tersebut dirawat di RSUD Majalengka. "Kalau keluarganya besok kita langsung periksa melalui PCR, tidak lagi rapid test. Ada sekitar 5 orang yang kita akan periksa di antaranya isteri, anaknya, saudara dan yang pernah kontak dengannya,"ucapnya.

Baca Juga:

Mahfud MD Jawab Kritik MUI Soal Beda Penindakan Selama PSBB

Direktur RSUD Majalengka dr. Harizal F Harahap melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan dr.H.Erni Hareni membenarkan jika pasien terkonfirmasi positif COVID-19 telah dirawat di RSUD Majalengka.

"Ya sudah masuk di RSUD Majalengka sore tadi, hasil PCR pertama positif. Kalau kondisi pasien hingga saat ini relatif baik. Tapi besok kita akan lalukan PCR kedua, bersama pasien dalam pengawasan (PDP) lainnya, untuk pengambilan spesimennya di laboratorium PCR,"papar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Majalengka ini melalui pesan singkatnya. (Mauritz)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH