Pengembang Perumahan Ciganjur Mangkir, DPRD DKI: Ini Nantangi Kami Posko Bersama penanggulangan bencana longsor dan banjir Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta geram dengan pengembang perumahan Melati Residence, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pasca-insiden longsor yang menewaskan 1 ibu hamil, pada Sabtu (10/10) malam.

Kekesalan Komisi Bidang Pembangunan itu lantaran pihak pengembang Melati Residence mangkir dari pemanggilan yang dijadwalkan pada Senin (19/10) kemarin.

Lantas Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmuda menilai, pengembang tersebut menantang anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih.

Baca Juga:

Korban Longsor dan Banjir di Ciganjur Butuh Bantuan Pakaian

"Kalau pengembang diundang tidak hadir, berarti pengembang ini menantangi kami," ujar Ida, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10).

Tak cuma DPRD DKI, menurut politisi PDI Perjuangan ini, pengembang Melati Residence juga mengajak berperang Pemprov DKI kalau tak hadir dalam panggilan.

"Bukan hanya nantangin Komisi D saja, tapi juga Pemerintah Daerah DKI Jakarta," tuturnya.

Ida melanjutkan, camat dan lurah Ciganjur beralasan telah mengundang pihak pengembang perumahan Melati Residence untuk hadir dalam pertemuan kemarin di gedung DPRD tersebut.

Namun, camat dan lurah Ciganjur ini kompak memberikan alasan pengembang perumahan itu tak hadir lantaran memenuhi panggilan Kapolsek Jagakarsa.

"Camat dan Lurahnya bilang sudah undang itu pengembang. Tapi, katanya, tidak bisa hadir karena dipanggil Kapolsek Jagakarsa," ungkapnya.

Petugas bersama relawan membenahi rumah warga yang rusak akibat tanah longsor di kawasan Ciganjur, Jakarta, Ahad (11/10). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.
Petugas bersama relawan membenahi rumah warga yang rusak akibat tanah longsor di kawasan Ciganjur, Jakarta, Ahad (11/10). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

Komisi D pun bakal mengadakan rapat ulang Tapi belum tahu kapan hari pastinya. Ia berharap, pengembang Melati Residence dapat hadir pada rapat berikutnya.

Hal itu supaya mereka bisa menjelaskan terkait masalah insiden longsor turap perumahan itu yang menyebabkan 1 orang ibu hamil meninggal dan menyebabkan banjir karena turap menutupi sungai yang ada di bawah.

"Mereka harus menjelaskan soal tanggung jawab kepada korbannya bagaimana, pembangunan turapnya bagaimana, dan ada tidak izin mendirikan bangunan (IMB)," ungkapnya.

Baca Juga:

Komisi D Panggil Pengembang Perumahan Melati Terkait Longsor di Ciganjur

Seperti diketahui, peristiwa tanah longsor yang menyebabkan banjir melanda pemukiman warga di Jalan Damai, RT 4 RW 2, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/10) malam.

Atas kejadian itu empat rumah tertimpa bangunan perumahan Melati Residence hingga 1 warga meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.

Paling mirisnya satu korban yang meninggal dunia ialah seorang ibu hamil. Selain itu juga sebanyak 300 rumah juga terendam banjir. (Asp)

Baca Juga:

Wagub DKI Pastikan Penanganan Ratusan Korban Longsor di Ciganjur Berjalan Baik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta
Indonesia
30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta

Data itu terhitung pada Kamis (23/4) kemarin

Sejumlah Pentolan KAMI Ditangkap, Kompolnas Siap Dengar Keluhan Masyarakat
Indonesia
Sejumlah Pentolan KAMI Ditangkap, Kompolnas Siap Dengar Keluhan Masyarakat

Konstitusi UUD NRI Tahun 1945 tegas menjamin kemerdekaan menyampaikan pendapat

Update COVID-19 Solo: Satu Pasien Sembuh, Seorang Peserta Ijtima Ulama Gowa Positif
Indonesia
Update COVID-19 Solo: Satu Pasien Sembuh, Seorang Peserta Ijtima Ulama Gowa Positif

Dengan demikian total pasien yang sembuh sebanyak dua orang.

UU Cipta Kerja Potensial Perluas Kesempatan Kerja
Indonesia
UU Cipta Kerja Potensial Perluas Kesempatan Kerja

UU Cipta Kerja dinilai memberikan dampak positif bagi ketersediaan lapangan kerja baru di Indonesia.

Pasien Positif Corona Kabur, RSUP Persahabatan Akui Teledor
Indonesia
Pasien Positif Corona Kabur, RSUP Persahabatan Akui Teledor

Peristiwa ini disebut sudah berlangsung seminggu lalu. Pasien dijemput keluarganya.

 Lembaganya Dicatut Dalam Akun Situs PornHub, Kemkominfo Berang
Indonesia
Lembaganya Dicatut Dalam Akun Situs PornHub, Kemkominfo Berang

Ferdinandus mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus tersebut.

DFW Indonesia Sambut Positif Menteri Edhy Setop Ekspor Benih Lobster
Indonesia
DFW Indonesia Sambut Positif Menteri Edhy Setop Ekspor Benih Lobster

Regulasi terkait larangan ekspor benih lobster, kepiting dan rajungan, nanti yang bakal dievaluasi

Ari Sigit Akui Jadi Anggota Memiles
Indonesia
Ari Sigit Akui Jadi Anggota Memiles

Pihak Keluarga Cendana tidak mau kasus yang menyeret Ari Sigit berlarut-larut.

Elektabilitas Paslon Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman
Indonesia
Elektabilitas Paslon Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman

“Untuk popularitas Pak Machfud Arifin lebih unggul, namun elektabilitasnya masih kalah dibanding Pak Eri Cahyadi,” tandas Hartanto

Anies Tak Mengetahui Penghargaan Adikarya Wisata ke Diskotek Colosseum
Indonesia
Anies Tak Mengetahui Penghargaan Adikarya Wisata ke Diskotek Colosseum

Gubernur Anies Baswedan tidak mengetahui pengharaan Adikarya Wisata 2019 untuk hiburan malam Colosseum Jakarta karena menggunakan tanda tangan cetak.