Pengelola Kafe dan Restoran Keluhkan Sulitnya Bikin QR Code PeduliLindungi Pengunjung memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke Solo Grand Mal. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menindaklanjuti keluhan para pelaku usaha kafe, restoran, dan rumah makan terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi. Pemkot pun mulai melakukan sosialisasi dan membantu pelaku usaha mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Disparta) Solo Budi Sartono mengatakan, pihaknya saat ini sedang memberikan pendampingan terhadap pengelola restoran, kafe, dan rumah makan terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat usaha.

Hal ini sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/2777 tentang PPKM Level 3 berlaku 7-13 September 2021, mengharuskan kafe, restoran dan rumah makan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan screening terhadap pengunjung dan pegawai.

Baca Juga:

Waspada Situs Palsu Menyerupai PeduliLindungi

"Kami bekerja sama dengan Disdag (Dinas Perdagangan) dalam sosialisasi serta membantu agar pelaku usaha bisa mendapatkan QR Code PeduliLindungi," kata Budi, Sabtu (11/9).

Ia mengaku, pelaku usaha belum siap menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk penerapan protokol kesehatan di tempat usaha. Padahal, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di kafe, restoran, dan rumah makan sudah berlaku mulai tanggal 7 September lalu.

 Pengunjung memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke Solo Grand Mal. (MP/Ismail)
Pengunjung memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke Solo Grand Mal. (MP/Ismail)

"Jangan sampai terjadi fenomena pengunjung tempat makan membludak seperti di kota lain beberapa waktu lalu. PeduliLindungi ini berfungsi untuk screening pengunjung," tutur dia.

Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Heru Sunardi mengatakan, sejauh ini baru mal yang sudah tertib berlakukan PeduliLindungi. Untuk kafe, restoran, dan rumah makan belum.

Baca Juga:

Kafe dan Restoran di Solo Masih Kesulitan Dapatkan QR Code Aplikasi PeduliLindungi

Pada tanggal 14 September besok, pusat perbelanjaan dan hypermart akan menerapkan PeduliLindungi.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M dan memakai masker dobel.

"Penggunaan PeduliLindungi akan terus diperluas. Jadi lebih baik disiapkan mulai sekarang," tutup Heru. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ketahui Arti Warna di Barcode PeduliLindungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD Solo Sediakan Kursi Khusus Untuk Jokowi dan Iriana Saat Pelantikan Gibran
Indonesia
DPRD Solo Sediakan Kursi Khusus Untuk Jokowi dan Iriana Saat Pelantikan Gibran

DPRD Solo dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan mengundang keluarga besar wali kota dan wakil wali kota. Keluarga besar dari pihak Gibran yang diundang meliputi Presiden Jokowi, Ibu negara Iriana Jokowi, dan Kaesang Pangarep.

KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan
Indonesia
KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan

Rapid test antigen berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan

BMKG Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah ini
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah ini

BMKG memperingatkan potensi hujan petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jakarta pada hari ini

Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo
Indonesia
Polda Metro Segera Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo

“Ya, secepatnya akan kita upayakan kita kedepankan untuk laporan polisi yang pertama dulu kita akan periksa semuanya (termasuk Lucky Alamsyah),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Gerakan Ekonomi, Jokowi Perintahkan Reformasi Anggaran
Indonesia
Gerakan Ekonomi, Jokowi Perintahkan Reformasi Anggaran

Iapun perintahkan melakukan lelang untuk kegiatan kementerian dan lembaga sedini mungkin atau pada bulan Desember 2020.

Vaksin AstraZeneca Jadi Polemik, Pemprov DKI Ikut Kebijakan Pusat
Indonesia
Vaksin AstraZeneca Jadi Polemik, Pemprov DKI Ikut Kebijakan Pusat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberikan fatwa diizinkannya vaksin COVID-19 AstraZeneca meski disebut haram lantaran mengandung enzim tripsin babi.

5 Sektor Jadi Penyumbang Terbesar Ekonomi Bisa Tumbuh 7,07 di Triwulan II 2021
Indonesia
5 Sektor Jadi Penyumbang Terbesar Ekonomi Bisa Tumbuh 7,07 di Triwulan II 2021

“Secara keseluruhan lapangan usaha tumbuh positif ini sejalan dengan perbaikan mobilitas masyarakat yang meningkatkan secara langsung sektor-sektor yang terkait dengan aktivitas masyarakat ini,” jelas Margo.

DPR Harapkan Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada
Indonesia
DPR Harapkan Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas di Pilkada

Masyarakat jangan memilih pemimpinnya hanya karena diberikan uang atau politik uang karena tidak baik bagi perkembangan demokrasi

Presiden ke Kalsel, Wapres ke Jatim
Indonesia
Presiden ke Kalsel, Wapres ke Jatim

Usai peresmian pabrik biodiesel, Presiden Jokowi akan menuju Kota Banjarmasin, untuk meninjau kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh.

Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini berpendapat bahwa kekisruhan ini dimulai sejak adanya pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD.