Pengejaran Terduga Teroris Tuban, Sempat Terjadi Baku Tembak di Perkebunan Penangkapan terduga teroris di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (8/4). (Istimewa)

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku terduga teroris lainnya di Tuban, Jawa Timur, yang melakukan penembakan di pos polisi. Sebelumnya, polisi berhasil membekuk satu terduga.

Dalam pengejaran terduga teroris tersebut, sempat terjadi kontak senjata di areal perkebunan, Desa Suwalan, Kecamatan Jenu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes (Pol) Frans Barung Mangera mengatakan, pengejaran dilakukan oleh 600 personel gabungan TNI-Polri di hutan kawasan Tuban.

"Memang sempat ada baku tembak. Tapi belum bisa kami sampaikan. Jadi, tolong bersabar dulu," ujarnya, Sabtu (8/4)

Barung juga belum bisa memastikan apakah yang sedang diburu hingga terjadi kontak senjata itu adalah kelompok terduga teroris atau bukan. Sebab, seseorang yang kabarnya ditangkap sebelumnya, ternyata bukan terduga teroris. Melainkan warga yang diduga mengalami keterbelakangan mental yang berbaur dengan warga saat melihat di lokasi perburuan.

Seperti diketahui, pos polisi di Tuban ditembaki sekelompok orang tak dikenal yang menggunakan mobil Daihatsu Terios nomor polisi H 9037 BZ.

Tidak ada korban jiwa dari anggota lantas, karena tidak ada yang tertembak.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontibutor merahputih.com untuk Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lain terkait penangkapan terduga teroris di Tuban: Polisi Tangkap Terduga Teroris Di Tuban

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
30 Juta UMKM Diyakini Bisa Berjualan Online
Indonesia
30 Juta UMKM Diyakini Bisa Berjualan Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadi "movement manager" (manager penggerak) Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang memasuki tahun ke-2 pada Mei 2021.

ICW Sebut Orientasi Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tidak Jelas
Indonesia
ICW Sebut Orientasi Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tidak Jelas

Pemerintah dan DPR dapat memprioritaskan pembahasan sejumlah produk legislasi penguat upaya pemberantasan korupsi

15 Hotel Tempat Karantina Pasien Corona Ada di Jakarta Pusat
Indonesia
15 Hotel Tempat Karantina Pasien Corona Ada di Jakarta Pusat

Data 15 hotel itu laporan dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Hotel yang disiapkan merupakan bintang 2 dan 3.

Siswa Belajar Online, Pungli Bermodus Sumbangan Sekolah di Yogyakarta Merajalela
Indonesia
Siswa Belajar Online, Pungli Bermodus Sumbangan Sekolah di Yogyakarta Merajalela

Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Yogyakarta (AMPPY) mendapat puluhan aduan dari orangtua siswa adanya pungli di sekolah tingkat SMA sederajat maupun tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 Apartemen Ambruk, Ratusan Orang Diperkirakan Masih Terjebak
Dunia
 Apartemen Ambruk, Ratusan Orang Diperkirakan Masih Terjebak

Okupasi apartemen yang ambruk diperkirakan sedikitnya 200 penghuni.

Update COVID-19 Minggu (23/8): Pasien Sembuh Lebih dari 100 Ribu Orang
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (23/8): Pasien Sembuh Lebih dari 100 Ribu Orang

Pasien meninggal terdapat penambahan sebanyak 86 sehingga total menjadi 6.680 orang

Beredar Undangan Reuni Akbar PA 212 di Monas, Pemprov DKI: Belum Dibahas
Indonesia
Beredar Undangan Reuni Akbar PA 212 di Monas, Pemprov DKI: Belum Dibahas

Taufan membenarkan adanya rapat pertemuan dengan sejumlah pihak dari Pemprov hingga kepolisian. Hanya saja ia mengatakan, bila agendanya belum membahas mengenai kegiatan reuni akbar 212.

Pemudik Balik Jakarta Dicek di 12 Pos Pemeriksaan Surat Bebas COVID-19
Indonesia
Pemudik Balik Jakarta Dicek di 12 Pos Pemeriksaan Surat Bebas COVID-19

Kalau ada yang reaktif maka yang bersangkutan akan diperiksa, dibawa ke Wisma Atlet untuk dilanjutkan dengan PCR.

Pasca Pelonggaran UU ITE, Begini Nasib Sejumlah Terlapor Ujaran Kebencian
Indonesia
Pasca Pelonggaran UU ITE, Begini Nasib Sejumlah Terlapor Ujaran Kebencian

Sebulan pasca rencana pelonggaran penerapan UU Informasi Transaksi Elektronoik (UU IT), nasib sejumlah terlapor dan tersangka dalam kasus ini, masih terkatung-katung.

ICW Desak Hakim Vonis Jaksa Pinangki 20 Tahun Penjara
Indonesia
ICW Desak Hakim Vonis Jaksa Pinangki 20 Tahun Penjara

ICW mendesak Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman maksimal atau 20 tahun pidana penjara terhadap Pinangki Sirna Malasari.