Pengedar Lima Ganja 5 KG Diganjar 10 Tahun Penjara Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menghukum terdakwa Hery Hermawan (39) selama 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan, karena terbukti sebagai pengedar lima kilogram ganja.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Ketua Majelis Hakim Wayan Kawisada dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (10/4), dilansir Antara.

Vonis hakim terhadap terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang sebelumnya yang menuntut hukuman selama 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar atau subsider enam bulan penjara dalam sidang sebelumnya.

Hal yang meringankan hukuman terdakwa karena bersikap sopan dalam persidangan, mengakui perbuatannya bersalah dan terdakwa menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

Petugas Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memeriksa barang bukti berupa paket narkotika golongan I yang dikirim lewat Pos dalam konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (29/3). Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan pengiriman dua paket narkoba dengan berat total 1,01 Kg berisi zat ADB Chminaca dari China dan satu paket seberat 1,01 Kg berisi zat AMB Fubinaca dari Belanda yang diduga bahan tembakau gorilla dan berkaitan dengan tersangka yang telah ditangkap beberapa waktu lalu di Denpasar. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/pras/18.
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saat bersama Bea Cukai memeriksa barang bukti berupa paket narkotika golongan I yang dikirim lewat Pos dalam konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (29/3). (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Mendengar putusan hakim tersebut, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Benny Hariono menyatakan menerima keputusan hakim. Demikian juga dengan JPU yang juga menerima putusan hakim itu.

Dalam sidang sebelumnya terungkap, terdakwa ditangkap petugas BNN Provinsi Bali pada 16 Oktober 2017, Pukul 10.00 Wita di Jalan Pura Demak, Gang Malboro V Denpasar Barat dengan barang bukti lima plastik ganja kering dengan berat lima kilogram.

Kepada petugas terdakwa mengaku mendapat barang haram itu dari seseorang bernama Saiful yang berasal dari Medan dengan cara mengirim paket dengan mengunakan jasa Tiki.

Terdakwa mengetahui adanya pengiriman paket berupa kardus yang berisi CPU yang tiba di Tiki Pada 16 Oktober 2017 itu berisi narkoba jenis ganja kering. Saat ditangkap petugas, terdakwa mengaku ganja itu akan dikirm kepada Wahyu Hidayat yang ada di Mataram, NTB.

Kepada petugas, terdakwa mau menerima pekerjaan haram itu karena tuntutan ekonomi untuk mengobati anaknya yang sedang sakit dan karena usaha dagang yang digelutinya sepi pembeli. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH