Kesehatan
Pengawet Makanan Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh? Bahan pengawet ternyata berbahaya. (Foto: unsplash/Nico Smit)

MAKANAN mengandung pengawet memang praktis karena dapat tahan lama. Namun, apakah bahan pengawet aman untuk kesehatan?

Sebuah studi baru-baru ini menilai bahan pengawet membahayakan sistem kekebalan tubuh. Studi ini membandingkan hasil pengujian toksikologi laboratorium (ToxCast) dengan data dari pengujian hewan dan studi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Baca juga:

Pertimbangkan Lagi Bila Sering Mengonsumsi Makanan ini

Hasil ToxCast dan data penelitian hewan yang tersedia memastikan bahwa pengawet makanan umum yang disebut tert-Butylhydroquinone (TBHQ) dapat berdampak negatif pada fungsi sistem kekebalan.

Studi tersebut menegaskan perlunya penelitian terbaru dan tinjauan Food and Drug Administration (FDA) secara menyeluruh dari bahan kimia tambahan makanan dan zat kontak makanan. Penelitian tersebut akan menilai toksisitas sistem kekebalan tubuh.

Jika terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet akan membahayakan sistem kekebalan tubuh. (Foto: unsplash/Ryan Quintal)

Berbagai bahan kimia umumnya memang dapat merusak sistem kekebalan, bahkan menyebabkannya tidak berfungsi. Ini dikenal sebagai immunotoxicity. Efek berbahaya ini mungkin bersifat sementara dan juga permanen.

Efek immunotoxic yang mungkin terjadi meliputi:

- Hipersensitivitas

- Peradangan kronis

- Immunosuppression, atau gangguan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi

- Immunostimulation, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan melalui respons imun

- Autoimmunity, sistem kekebalan yang mebuat kesalahan dan menyerang jaringan atau organ tubuh sendiri

Sebelumnya mari mengenal apasih TBHQ dan PFAS? TBHQ adalah pengawet umum yang digunakan produsen untuk memperpanjang umur simpan produk mereka. Butil hidrokuinon tersier atau TBHQ adalah salah satu zat aditif larut lemak yang dicampurkan dalam beragam makanan.

TBHQ digunakan sebagai pengawet untuk memperpanjang umur simpan makanan dan mencegah bau tengik pada berbagai produk. Menariknya, TBHQ merupakan jenis zat antioksidan sintetis.

Melansir genecraftlabs, senyawa alkil per dan polifluorinasi (PFAS) adalah sekelompok bahan kimia buatan manusia termasuk asam perfluorooctanoic (PFOA), asam perfluorooctanesulfonic (PFOS), dan bahan kimia GenX yang telah diproduksi dan digunakan di berbagai industri secara global.

Baca juga:

Mau Cepat Kurus? Jangan Lewatkan Sarapan!

Senyawa ini memiliki berbagai aplikasi pada produk komersial termasuk industri polimer, penghilang noda, surfaktan, produk waterproofing, kemasan, dan busa pembentuk film encer yang digunakan untuk pemadam kebakaran.

Pilih makanan yang tidak mengandung zat berbahaya. (Foto: unsplash/Egor Litvinov)

PFAS sangat larut dalam air, mempunyai sifat yang stabil secara kimiawi, bertahan di lingkungan, dan dapat terakumulasi dalam tubuh manusia seiring dengan berjalannya waktu. Senyawa ini menyebabkan efek buruk bagi kesehatan manusia. PFOA dan PFOS tidak lagi diproduksi di AS karena persistennya dan potensi berisiko bagi kesehatan manusia.

Data yang kuat dari pengujian ToxCast dan penelitian hewan laboratorium imunologi menunjukkan bahwa TBHQ dapat menyebabkan perubahan fungsi kekebalan. Namun, penyaringan ToxCast menghasilkan data yang tidak selalu sesuai dengan data yang ada. Ada kasus data ToxCast bertentangan dengan data sebelumnya atau menunjukkan risiko yang tidak ditemukan oleh data sebelumnya.

ToxCast, hewan laboratorium, dan data penelitian manusia menunjukkan bahwa PFUnDA memengaruhi beberapa parameter kekebalan dan meningkatkan risiko penekanan kekebalan. Namun, data ToxCast tidak menunjukkan aktivitas yang kuat untuk target kekebalan dengan PFOA, sedangkan penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan efek imunosupresif.

Para peneliti menyimpulkan bahwa ToxCast dan data penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia yang ditambahkan secara tidak langsung atau langsung ke makanan. Contohnya seperti THBQ dan PFAS, dapat berdampak buruk pada fungsi sistem kekebalan.

Jadi berhati-hatilah dalam membeli makanan kemasan yang dijual di pasaran. Jika bisa cek terlebih dahulu komposisi yang terkandung di dalamnya. (ans)

Baca juga:

Makanan Paling Adiktif yang Sering Dikonsumsi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hentikan Makanan Olahan ini, Berbahaya bagi Kesehatan
Fun
Hentikan Makanan Olahan ini, Berbahaya bagi Kesehatan

ada perbedaan besar antara makanan olahan yang sehat dan tidak sehat

Kostum Nasional Paling Unik di Ajang Miss Universe 2020
ShowBiz
Kostum Nasional Paling Unik di Ajang Miss Universe 2020

Deretan kostum nasional Miss Universe 2020 yang paling unik.

Pandemi Membuka Lebih Luas Pandangan Orang tentang Kebahagiaan
Fun
Pandemi Membuka Lebih Luas Pandangan Orang tentang Kebahagiaan

Pandemi membuat pandangan orang berbeda tentang sebuah kebahagiaan.

Terkenal Romantis, Pria dengan 6 Zodiak ini Pandai Taklukkan Hati
Fun
Terkenal Romantis, Pria dengan 6 Zodiak ini Pandai Taklukkan Hati

Kamu atau pasangan termasuk salah satunya?

Demi Memajukan UMKM, Kominfo Perkecil Kesenjangan Digital
Fun
Demi Memajukan UMKM, Kominfo Perkecil Kesenjangan Digital

Kominfo menyediakan akses jaringan internet di seluruh Indonesia untuk bantu kesejahteraan UMKM.

Sandra Oh Turun ke Jalan, "Saya Bangga Menjadi Orang Asia"
ShowBiz
Sandra Oh Turun ke Jalan, "Saya Bangga Menjadi Orang Asia"

Oh memberikan pidato yang penuh semangat.

Kalistenik, Tongkrongannya Anak Roti Sobek
Fun
Kalistenik, Tongkrongannya Anak Roti Sobek

Olahraga murah meriah dan bikin banyak kenalan.

Alasan Paling Klise Putus Cinta, Maaf Kamu Terlalu Baik Buat Aku
Hiburan & Gaya Hidup
Alasan Paling Klise Putus Cinta, Maaf Kamu Terlalu Baik Buat Aku

sekalimat paling klise sebagai alasan untuk menolak atau mengakhiri hubungan percintaan

Perdana, BTS Dapat Sertifikasi Emas di Jepang
ShowBiz