Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Dianggap Peristiwa Ironis Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)

MerahPutih.com - Tersangka penista agama Muhammad Kosman alias Mohammad Kece diduga menjadi korban penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte dan sejumlah tahanan lain. Ironisnya, ia jadi korban justru di dalam tahanan Bareskrim.

Pengamat kepolisian Gardi Gazarin menilai, aksi kriminal di ruang tahanan Bareskrim terkesan tak pantas.

“Selain menjadi horor, memalukan, juga karena kelalaian penjaga rutan setempat yang gagal menjaga situasi sejak dini,” kata Gardi Gazarin kepada wartawan, Selasa (21/9).

Baca Juga:

Mantan Anggota FPI Diduga Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece

Mengingat M Kece adalah tersangka kasus menonjol, kata Gardi Gazarin, wajar pasca-penangkapan seharusnya mendapat pengamanan cukup.

“Termasuk tatkala Kece masuk, dijebloskan ke Rutan Mabes Polri yang dijaga super ketat jangan terabaikan sampai proses akhir vonis persidangan nanti," jelas Gardi.

Gardi menganggap, tragedi kriminal yang dilakukan menimbulkan emosi jenderal Polri di lokasi kejadian adalah insiden kekerasan langka.

Apapagi, peristiwanya terjadi dalam rutan markas utama aparat penegak hukum berseragam cokelat.

"Ironis, keamanan di kawasan tahanan khusus Mabes Polri kok rapuh," sebut Gardi.

YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Gardi yakin, ada indikasi adanya pelanggaran HAM dalam peristiwa ini.

"Silakan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Kompolnas serius merespons kasus tersebut secara profesional,” kata Gardi Gazarin.

Gardi juga mendesak agar mekanisme pengamanan di dalam rutan segera dibenahi. Hal ini agar peristiwa serupa tak terulang di kemudian hari.

Baca Juga:

Napoleon Bonaparte Diperiksa dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Sebelumnya, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto telah mengungkapkan pelaku penganiayaan M Kece di rutan adalah Irjen Napoleon Bonaparte.

Pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini.

Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi juga mengungkapkan, sudah ada tiga orang diperiksa dalam kasus tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Cara Irjen Napoleon dengan Mudah Masuk ke Ruang Tahanan Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Emak-Emak' yang Viral Gegara Masuk Tol Dalam Kota Diburu Polisi
Indonesia
'Emak-Emak' yang Viral Gegara Masuk Tol Dalam Kota Diburu Polisi

Berdasarkan pengecekan, diketahui kendaraan bermotor roda dua tersebut masuk melalui Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota, pada Selasa (20/4) pukul 17.01 WIB

Peneliti ITB Lakukan Penelitian Longsor-Tsunami Gunung Anak Krakatau Tahun 2018
Indonesia
Peneliti ITB Lakukan Penelitian Longsor-Tsunami Gunung Anak Krakatau Tahun 2018

Sejumlah peneliti melakukan penelitian dan survei Gunung Anak Krakatau yang pernah memicu tsunami pada 22 Desember 2018. Penyebab tsunami adalah longsor bawah laut akibat erupsi gunung di tengah Selat Sunda itu.

Debat Terakhir, KPU Angkat Tema Memajukan Surakarta Sebagai Kota Budaya Inovatif
Indonesia
Debat Terakhir, KPU Angkat Tema Memajukan Surakarta Sebagai Kota Budaya Inovatif

"Jadwal debat kedua paslon Pilwakot Solo tahap dua kami putuskan didakan tanggal 3 Desember," ujar Nurul

Ruas Tol Jakarta - Cikampek Mulai Dilakukan Penyekatan
Indonesia
Ruas Tol Jakarta - Cikampek Mulai Dilakukan Penyekatan

Kepolisian mulai melakukan penyekatan di KM 31 Jalan Tol Jakarta - Cikampek yang ada di Cikarang, Kabupaten Bekasi, mulai Jumat (16/7) dini hari tadi.

Ketum KNPI Duga Bekingan Abu Janda Ingin Merusak NKRI
Indonesia
Ketum KNPI Duga Bekingan Abu Janda Ingin Merusak NKRI

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama menduga bekingan atau pelindung Permadi Arya alias Abu Janda adalah sosok yang ingin merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

KPU Sleman Akan Buka TPS di Tempat Pengungsian
Indonesia
KPU Sleman Akan Buka TPS di Tempat Pengungsian

TPS ini bukanlah TPS baru, melainkan pindahan dari salah satu TPS Dusun Kalitengah Lor.

Makin Parah, Sehari Warga DKI Positif COVID-19 Tembus di Atas 4 Ribu
Indonesia
Makin Parah, Sehari Warga DKI Positif COVID-19 Tembus di Atas 4 Ribu

Dalam satu hari pada Kamis (17/6), warga yang terpapar virus corona bertambah mencapai 4.144 kasus.

Ketua DPR: Prokes Tetap Nomor Satu, Syarat Sertifikat Vaksin Nomor Dua
Indonesia
Ketua DPR: Prokes Tetap Nomor Satu, Syarat Sertifikat Vaksin Nomor Dua

“Harus terus dijelaskan kepada masyarakat bahwa prokes itu tetap nomor satu, syarat sertifikat vaksin nomor dua,” tegas Puan di Jakarta, Kamis (12/8).

Tenaga  Kesehatan Kelelahan, Pemerintah Diminta Buka Pendaftaran Relawan
Indonesia
Tenaga Kesehatan Kelelahan, Pemerintah Diminta Buka Pendaftaran Relawan

Sekarang saatnya bahu membahu, bekerja sama, dan saling membantu dalam rangka penanganan COVID-19 ini. Jangan saling menyalahkan karena beban dan persoalannya begitu berat.

[HOAKS atau FAKTA]: Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2020 Digaji Rp 4,5 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2020 Digaji Rp 4,5 Juta

Beredar sebuah pesan berantai di whatsapp yang berisi lowongan pekerjaan sebagai Crew Runner sebanyak 900 orang untuk event PON XX Papua 2020 selama September hingga Oktober 2021.