Penganiaya Sopir Truk di Jakarta Utara Palsukan Pelat Kendaraan Penangkapan sopir minibus berinisial OK di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Senin (28/6). ANTARA/ Instagram/ Polres_Metro_Jakarta_Utara/Abdu Faisal

MerahPutih.com - Penganiaya sopir truk di kawasan Jakarta Utara berinisial O (39) berdalih menggunakan pelat nomor kendaraan palsu lantaran yang asli sudah mati.

“Nomor yang digunakan pada saat itu B 1861 QH ini nomor palsu, nomor aslinya adalah B 1086 VJA,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (29/6).

Yusri menyebut, pelaku sengaja memalsukan pelat kendaraannya. Sebab, pelat asli kendaraan pelaku sudah mati sejak tahun 2020.

Baca Juga:

Pengemudi Mobil Pajero Penganiaya Sopir Truk Diciduk Polisi

“Ini salah satu motif kenapa dia ganti dengan nomor palsu, karena kendaraannya ini sudah tidak berlaku lagi sejak bulan 5/12/2020, sehingga dia gunakan B 1861 QH ini,” beber Yusri.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi seorang pengendara mobil Pajero arogan yang menganiaya sopir truk di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Viral penganiayaan sopir truk. (Foto: Antara)
Viral penganiayaan sopir truk. (Foto: Antara)

Tak hanya menganiaya, pelaku juga memecahkan kaca depan truk tersebut.

Dari informasi di media sosial, insiden ini bermula saat mobil pelaku yang melakukan pengereman mendadak dan korban membunyikan klakson.

Tak terima, pelaku melakukan aksi penganiayaan dan perusakan.

Baca Juga:

Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk

Pasca viralnya video tersebut, Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di Bandara Soekarno Hatta.

Pelaku berhasil ditangkap setelah sebelumnya sempat melarikan diri. (Knu)

Baca Juga:

TNI Keberatan Dikaitkan dengan Tersangka Penganiayaan Sopir Truk di Jakut

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
9.760 Penumpang Kereta Api Berangkat di Libur Natal
Indonesia
9.760 Penumpang Kereta Api Berangkat di Libur Natal

Pelaksanaan tes cepat antigen itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 23 Tahun 2020 dan Nomor 3 Gugus Tugas COVID-19.

Abu Bakar Ba'asyir Bebas Januari 2021, Begini Reaksi Keluarga
Indonesia
Abu Bakar Ba'asyir Bebas Januari 2021, Begini Reaksi Keluarga

Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim mengatakan, kabar bebasnya ayah, Ba'asyir bukan kali ini terjadi. Pada awal 2019 kabar tersebut juga beredar di tengah masyarakat.

KPU-Bawaslu Didorong Bikin Kesepakatan dengan MA dan MK Terkait Sengketa Pemilu
Indonesia
KPU-Bawaslu Didorong Bikin Kesepakatan dengan MA dan MK Terkait Sengketa Pemilu

Sampai saat ini belum ada pembicaraan mengenai pertemuan antara MA, MK dengan penyelenggara pemilu

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik
Indonesia
Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Harga rata-rata daging sapi secara nasional juga naik menjadi Rp129.861 dibandingkan pekan sebelumnya di kisaran Rp125.574 per kilogram.

PPKM Level 2, Gibran Buka Tempat Karaoke dan Anak 5-12 Tahun Boleh Masuk Mal
Indonesia
PPKM Level 2, Gibran Buka Tempat Karaoke dan Anak 5-12 Tahun Boleh Masuk Mal

"Untuk anak usia 12 tahun ke bawah masih belum boleh diizinkan untuk mengakses fasilitas itu. Sekarang anak usia 5-12 tahun ke atas yang kini diperbolehkan untuk masuk mal dan arena permainan dan game online," tutur dia.

Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua
Lainnya
Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua

Saat ini, dari total 137 SPBU Shell yang beroperasi, 16 diantaranya merupakan investasi Shell bersama mitra pengusaha daerah.

Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 7.1 di Sulawesi Utara
Indonesia
Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 7.1 di Sulawesi Utara

Guncangan gempa juga dirasakan di Ternate, Sofifi, Halmahera Tengah

Dijebak Korban, Pelaku Pencurian 11 Ikan Cupang Seharga Rp4,9 Juta Ditangkap Polisi
Indonesia
Dijebak Korban, Pelaku Pencurian 11 Ikan Cupang Seharga Rp4,9 Juta Ditangkap Polisi

Pelaku pencurian adalah Muhammad Galih Prasetyo (22) warga Kampung Sumber Nayu Rt 04/RW 06, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Dua Putri Keraton Yogyakarta Napak Tilas 266 Tahun Perjanjian Giyanti di Karanganyar
Indonesia
Dua Putri Keraton Yogyakarta Napak Tilas 266 Tahun Perjanjian Giyanti di Karanganyar

Kedua putri Keluarga Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi (putri Sulung Sultan HB X) dan Gusti Kanjeng Ratu Condrokirono (putri kedua) hadir langsug dalam napak tilas Perjanjian Giyanti.

Menkes BGS Diyakini Bisa Sukseskan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Menkes BGS Diyakini Bisa Sukseskan Vaksinasi COVID-19

Pada masa awal pandemi BGS membuka jaringan internasional dan mengerahkan sumber daya dalam negeri untuk pengadaan 20 alat PCR test dengan kapasitas lebih dari 10,000 test per hari.