Image
Author by : Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) mempersiapkan perlengkapan untuk pengamatan Hilal sebagai penentu awal bulan Ramadan, Jumat, (26/5). Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) dan Lembaga Falak Ahlulbait Indonesia melakukan pengamatan bersama di pantai Tanjung Pasir Tangerang, Banten.

Image
Author by : Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Sebanyak enam taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) melakukan pengamatan Hilal penentu awal bulan Ramadan untuk data pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Image
Author by : Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Anggota Lembaga Falak Ahlulbait Indonesia melakukan pengamatan Hilal dengan menggunakan alat Hilal Tracker Tripod RHI Kode HT-2 yang berbahan dasar mika/acrilics berukuran 30x20 cm.

Image
Author by : Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Bersama anggota Lembaga Falak Ahlulbait Indonesia, seorang taruna STMKG melihat langsung cara pengamatan Hilal penentu awal bulan Ramadan dengan menggunakan Hilal Tracker. Hilal Tracker Tripod RHI Kode HT-2 adalah alat bantu kegiatan pengamatan hilal berbasis data hisab posisi hilal.

Image
Author by : Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Hingga pukul 18.10 Wib tim pengamatan Hilal dari STMKG dan Lembaga Falak Ahlulbait Indonesia tidak dapat melihat penampakan hilal karena tertutup awan dari pos pengamatan BMKG pantai Tanjung Pasir Tangerang. Sejumlah perlatan canggih dikerah diantaranya teropong, tripod, filter teropong. mounting, adaptor mounting vixen, finder scope dan eye piecie. Kemudian, counter weight (pemberat), star book, kabel konektor star book, GPS, kompas, kamera, adapter kamera, tv tunner, kabel mini usb kamera, buku alamanak hijriah, genset dan lampu emergency.