Pengamat Ungkap Alasan Partai-Partai Berebut Kursi Ketua MPR Gedung MPR, DPR, DPD (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pengamat politik Lucius Karus menilai, isu perebutan kursi ketua MPR periode 2019-2024 dikarenakan para elite partai tidak bisa lagi memperebutkan kursi DPR. Seperti diketahui, untuk meraih kursi DPR harus pemilihan secara proporsional.

Lucius menduga, elite partai berlomba-lomba memperebutkan kursi MPR-1 karena mengejar fasilitas yang disediakan. Fasilitas tersebut, kata dia, tidak bisa dinikmati oleh anggota MPR maupun anggota DPR.

Baca Juga: Menakar Peluang Gerindra Duduki Kursi Ketua MPR

“Alasan kursi ini diperebutkan, karena di sana memang ada kue atau fasilitas yang tidak bisa didapatkan oleh anggota MPR dan anggota DPR,” kata Lucius kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/8).

Lucius Karus (Foto: Twitter:/@luciuskarus)
Lucius Karus (Foto: Twitter:/@luciuskarus)

Dia menjelaskan, indikasi rebutan ‘kue’ bisa dilihat dari ruang lingkup kinerja MPR yang sangat terbatas.

“Saya kira kerja MPR ini juga sangat terbatas. Yang paling rutin mungkin soliasisasi 4 pilar. Itupun kita bisa katakan gagal selama ini. Hasilnya sangat minim,” kata dia.

Dia kemudian mempertanyakan alasan parpol memperebutkan kursi tersebut. Apakah murni ingin mensosialisasikan 4 pilar MPR atau sekedar mengejar proyek 4 pilar.

Baca Juga: Zulhas Pasrah Hadapi Pertarungan Parpol Berebut Kursi Ketua MPR

“Jadi partai politik ini berebut untuk sosialisasi 4 pilar, atau mengejar proyek 4 pilar itu?” ucapnya.

Dirinya juga mempertanyakan terkait perebutan kursi tersebut. “Lalu sekarang rebut itu lagi, rebut untuk sosialisasi empat pilarnya, atau rebut untuk dapat proyek sosialisasi ‘Empar Pilar’. Itu yang masih belum jelas,” tukas Lucius. (Knu)

Baca Juga: Prabowo Temui Mega, Lobi Gerindra Pagari Kursi Ketua MPR?


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH