Pengamat Tak Masalahkan Anies dan Riza Gelar Rapat Virtual Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Pengamat Politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin tak heran bila Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria menggelar rapat virtual. Alasannya, Anies maupun Riza saat ini positif COVID-19.

Hal ini juga kerap dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar rapat dengan para menteri di tengah wabah virus corona.

Baca Juga:

Berani Umumkan Positif COVID-19, Anies Dinilai Sosok Bertanggung Jawab

"Jokowi pun sebagai presiden sering melakukan rapat-rapat virtual dengan para menterinya kok," ujar Ujang Komarudin saat dikonfirmasi, Jumat (4/12).

Di era digital dan situasi pandemi seperti sekarang ini, rapat online jarak jauh bukan sesuatu yang aneh dan mengherankan.

"Gubernur dan wagub yang sedang terpapar COVID-19 memang sudah selayaknya memimpin pemerintahan daerah via online," papar dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww)

Jika dalam masa pandemi rapat dilakukan dengan tatap muka justru merupakan sebuah bentuk kesalahan.

"Dan oke-oke saja. Soal output itu kan nanti ada monev (monitoring dan Evaluasi) Jadi akan terlihat atau tidaknya ketika sudah dilakukan," tutupnya.

Anies dinyatakan positif COVID-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa dini hari (1/12) kemarin. Hasil itu berdasarkan tes usap PCR di Balai Kota DKI Pada Senin siang (30/11).

Baca Juga:

Ketua DPRD Minta Pemprov Tunjuk Plh Gubernur Pengganti Anies

Setelah sebelumnya pada hari Minggu (29/11), Wagub DKI Ahmad Riza Patria dinyatakan positif COVID-19.

Keduanya kini dalam kondisi baik. Anies sendiri positif tanpa gejala. Ia tengah menjalani isolasi mandiri di Rumah Dinas Gubernur DKI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sama halnya dengan Wagub Riza sekarang ini juga sedang menjalani isolasi mandiri. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PLN Siap Gratiskan Listrik dan Beri Diskon di Masa Sulit COVID-19
Indonesia
PLN Siap Gratiskan Listrik dan Beri Diskon di Masa Sulit COVID-19

PLN juga bakal memberikan diskon 50 persen bagi 7 juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Kejagung Periksa Aspri Imam Nahrawi Terkait Aliran Dana Suap KONI ke Eks Jampidsus
Indonesia
Kejagung Periksa Aspri Imam Nahrawi Terkait Aliran Dana Suap KONI ke Eks Jampidsus

Miftahul Ulum merupakan asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Desakan Hukuman Mati Bagi Mensos Juliari
Indonesia
Desakan Hukuman Mati Bagi Mensos Juliari

Pimpinan Partai tempat Juliari jadi kader dan pengurus Elit, hanya menegaskan jika mereka menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung di KPK.

Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi
Indonesia
Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi

PSBB, pada hakikatnya mengatur soal tertib sosial dengan asumsi

Pemerintah Tetapkan 21 Agustus Cuti Bersama
Indonesia
Pemerintah Tetapkan 21 Agustus Cuti Bersama

Cuti bersama juga ditetapkan pada Rabu dan Jumat, 28 dan 30 Oktober sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dua Karyawan World Bank Positif Corona
Dunia
Dua Karyawan World Bank Positif Corona

Malpass menyebut diagnosis tersebut menandai kasus COVID-19 pertama yang terjadi di lingkungan Bank Dunia

Menhub Beberkan Kronologi Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air
Indonesia
Menhub Beberkan Kronologi Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air

Pukul 14.40 WIB, ATC tidak melihat pesawat tersebut menuju koordinat yang semestinya

DPRD DKI Minta Pemprov DKI tidak Telat Transfer BLT ke Warga
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov DKI tidak Telat Transfer BLT ke Warga

"Jangan lagi ada keterlambatan distribusi cash transfer karena kendala teknis terutama soal data karena akan merugikan masyarakat Jakarta," ucap Mujiyono

Polisi Bikin Tim Khusus Buru Pembunuh Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Bikin Tim Khusus Buru Pembunuh Editor Metro TV

Yodi diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Polisi menemukan sebilah pisau dan beberapa luka pada bagian tubuh Yodi.

Civitas UI Polisikan Politikus PKS Usai Dituding Ajarkan Seks Bebas ke 'Maba'
Indonesia
Civitas UI Polisikan Politikus PKS Usai Dituding Ajarkan Seks Bebas ke 'Maba'

Bukti itu berupa materi pembelajaran yang diberikan UI kepada para mahasiswa baru