Pengamat: Tak Hanya Chemistry, Tito Karnavian Layak Jadi Cawapres karena Tegas Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyambangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5). Foto: MP/Gomes

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dianggap layak masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) 2019 kendati namanya tidak terlalu banyak disebut.

Namun, nama Tito pernah digadang-gadang oleh Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mendukung jika Tito maju sebagai cawapres Joko Widodo. Mahfud menilai Tito merupakan sosok muda dan cerdas serta memiliki rekam jejak bagus, sehingga cocok sebagai cawapres.

Tak hanya itu, survei LSI Denny JA menyebut nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian layak mendampingi Jokowi jika ingin kuat dalam penegakan hukum. Kapolri Jenderal Tito Karnavian keterpilihannya 32,6 persen, jauh di atas Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko 29,04 persen.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. - Antara/Agus Bebeng

Menurut Direktur The Candidate Institute Boby Iriawan, Tito sebagai Cawapres Jokowi cukup layak dipertimbangkan. Kemimpinan Tito di Polri terbukti. Polri di bawah kepimpinan Tito, citranya menanjak naik.

"(Tito) Memang layak. Selain muda, integritasnya tak diragukan, yang penting lagi kepemimpinannya sudah teruji dan tegas," kata Boby dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (31/7).

Soal kepemimpinan Tito tidak bisa diragukan lagi. Dia tegas kepada anak buahnya jika melanggar janji sebagai anggota Polri. Terbaru kasus perwira menengah yang kedapatan membawa narkoba langsung dicopot dan dimutasi untuk diperiksa. Soal penanganan teroris, 200-an lebih ditangkap pasca insiden Bom Surabaya.

Tak heran jika sejumlah survei menilai Citra Polri naik dalam tiga tahun terakhir. Bahkan organisasi internasional menempatkan Indonesia sebagai 1o negara teraman. Dan ini tak bisa dilepaskan peran Tito sebagai Kapolri.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan keterangan mengenai penindakan terduga teroris seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Lebih jauh, Boby mengatakan, dalam mencari Cawapresnya, Jokowi tentu tak bisa sembarangan. Banyak yang dipertimbangkan, seperti soal chemistry dalam menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan. Soal chemistry, Jokowi dan Tito tak bisa dibantah. Sejak menjadi Kapolda Papua hingga Kapolda Metro Jaya, keduanya saling sinergi.

Selain itu, sosok Tito dikenal dengan kalangan ulama. Poin ini penting bagi Jokowi jika ingin meredam anti Islam. Aksi 212 bisa berlangsung aman juga karena kepemimpinan Tito.

"Dari sisi aksebtibilitas di publik, Tito banyak kelebihannya. Dia masuk sosok yang komplit," katanya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH