Pengamat: Suasana Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Buat Indonesia Terkesan Tidak Aman Pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Praktisi hukum Manager Nasution menilai suasana pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin banyak merugikan masyarakat. Alasannya karena pengamanan yang berlebihan hingga adanya penutupan jalan hingga mengganggu aktivitas masyarakat

"Ada potensi represif. Ini terlihat pada penanganan aksi belakangan ini. Dikhawatirkan pemerintahan mendatang berpotensi lebih represif terhadap kebebasan berpendapat," terang Manager dalam keterangannya, Minggu (20/10).

Baca Juga

Baru Dilantik, Relawan Desak Jokowi Berantas Gerakan Radikalisme dan Intoleransi

Manager menilai, dengan mengerahan kekuatan pengamanan yang belebihan itu dikhawatirkan menebar syiar ketakutan bukan hanya bagi masyarakat sipil, tetapi juga bagi investor.

Pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Foto: MP/Ponco
Pengamanan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Foto: MP/Ponco

"Dikhawatirkan ada kesan Indonesia tidak aman," ungkap mantan Komisioner Komnas HAM ini

Baca Juga

Permintaan Ridwan Kamil kepada Jokowi

Ia melihat, sejatinya pelantikan seorang pemimpin yang lahir dari pesta demokrasi yang jurdil serta berintegritas dan bermartabat diselenggarakan dengan kegembiraan, bukan dengan kesan ketakutan.

Direktur Pusdik Hukum Muhammadiyah ini mencontohkan bedanya dengan pelantikan Jokowi pada 2019 dengan lima tahun silam. Pelantikan Jokowi periode kedua ini sarat paradoksional.

Baca Juga

Pidato Perdana Jokowi Usai Dilantik Jadi Presiden Periode 2019-2024

"Pelantikan 2019 ini diramaikan pengerahan kekuatan aparat keamanan yang berlebihan. Suatu pemandangan yang terkesan hanya relevan untuk pemimpin yang jauh dari kesan negarawan, tapi mereka yang dilantik untuk memegang kekuasaan besar dengan nyali dan mental yang kecil," pungkasnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH