Pengamat Sebut Penurunan Harga BBM Dongkrak Elektabilitas Jokowi Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin saat mendaftar sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden di KPU. (Foto: @KPU_ID)

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai elektabilitas Jokowi-Maruf akan terdongkrak akibat penurunan harga BBM nonsubsidi.

Pasalnya, kata Ujang, harga BBM merupakan faktor fundamental yang akan langsung dirasakan oleh rakyat. Penurunan Harga BBM nonsubsidi itu berlaku mulai Sabtu (5/1) pukul 00.00 WIB atau hari ini.

"Tentu akan menaikan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf. Nanti akan terlihat ketika lembaga survei mengeluarkan hasil surveinya bulan depan," kata Ujang kepada MerahPutih.com, Sabtu (5/1).

Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin
Jokowi bersama Kiai Ma'ruf Amin (ANTARA FOTO)

Ujang menyebut penurunan harga BBM akan berdampak domino. Harga kebutuhan pokok juga pasti akan mengalami penurunan. Tentunya, kata dia, hal ini akan meringankan beban kehidupan masyarakat.

"Jokowi dianggap peka terhadap keinginan rakyat. Sejak dulu isu BBM ini menjadi penting karena bersifat populis," imbuhnya.

Menurut Ujang Jokowi diuntungkan karena adanya penurunan harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar sehingga pemerintah bisa menurunkan harga BBM.

"Jokowi diuntungkan karena adanya penurunan harga minyak dunia," pungkas pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Dikutip dari siaran pers di laman resmi Pertamina, www.pertamina.com, Jumat (4/1), penurunan Harga BBM nonsubsidi dikarena adanya penurunan harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Adapun jenis BBM yang mengalami penyesuaian harga sebagai berikut:

- Pertalite turun sebesar Rp 150 per liter

- Pertamax turun sebesar Rp 200 per liter

- Pertamax Turbo turun sebesar Rp 250 per liter

- Dexlite turun sebesar Rp 200 per liter

- Dex turun sebesar Rp 100 per liter

Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah. Untuk detail harga BBM dapat dilihat di www.pertamina.com. (Pon)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH