Pengamat Nilai Pos-Pos Menteri Ini Cocok untuk Ahok Ahok di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4). Foto: MP/Asropih

Merahputih.com - Pengamat Politik Wempy Hadir menilai, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) layak untuk dipertimbangkan menjadi menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024.

"Saya kira mungkin Ahok menjadi pertimbangan untuk diambil dalam kekuasaan di pemerintahan Jokowi yang kedua," kata Wempy kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/6).

BACA JUGA: Jokowi-Ma'ruf Menang, Ahok: Adil ke Semua Golongan Tanpa Terkecuali

Alasan Ahok layak dipertimbangkan jadi menteri, menurut Wempy, karena mantan Bupati Belitung Timur itu memiliki rekam jejak yang baik, berpengalaman, bersih dari korupsi dan pekerja keras seirama dengan Jokowi yang mengutamakan kerja.

"Karena Ahok ini kan punya pengalaman yang cukup lama, rekam jejaknya bagus, dan dia pekerja. Tipikal-tipikal seperti dia inilah yang diinginkan Jokowi. Jadi saya kira Ahok sedang diperhitungkan Jokowi untuk ditempatkan dimana," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wempy berpendapat, jika Ahok masuk dalam kabinet Jokowi, maka ia layak menduduki posisi sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atau Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

"Banyak sekali posisi yang bisa ditempati Ahok, misalnya Mendagri, Menpan RB, Bappenas, posisi-posisi yang strategis," jelas Direktur Indopolling Network itu.

Presiden terpilih Joko Widodo dan Wapres terpiliih Kiai Ma'ruf
Presiden terpilih Joko Widodo bersama wapres terpilih Kiai Ma'ruf melambaikan tangan ke arah awak media (MP/Asropih)

Ahok sendiri merupakan orang dekat dari Joko Widodo. Keduanya pernah bersama di Pemprov DKI dimana Jokowi menjadi Gubernur dan Ahok sebagai wakilnya.

"Persaudaraan hakiki demi terwujudnya keutuhan dan kesatuan bangsa," jelas dia.

Penetapan pasangan calon presiden/wapres terpilih oleh KPU, kata dia, merupakan tahapan pemilu yang sangat penting karena dengan prosesi itu pasangan secara sah dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilpres tahun 2019.

BACA JUGA: Waketum Gerindra Tuding Ada Upaya Adu Domba Prabowo dengan Jokowi

Mereka, lanjut dia, nantinya dilantik dan diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung menjadi presiden dan wakil presiden untuk memimpin bangsa dan negara Indonesia periode 2019-2024.

"Untuk hal tersebut MUI menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para penyelenggara Pemilu yaitu KPU, Bawaslu dan DKPP juga kepada TNI/Polri dan semua pihak yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan pemilu sehingga dapat terselenggara dengan lancar, tertib, aman dan damai," kata dia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH