Pengamat Nilai Ganjar-SYL Opsi Pasangan Ideal di Pilpres 2024 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau vaksinasi pelajar di SMAN 3 Solo, Rabu (4/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau karip disapa SYL kedapatan saling berbalas pujian saat peringatan Hari Rabies Sedunia yang digelar di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram Ganjar @ganjar_pranowo dengan keterangan "Pujian balas pujian". Video itu pun viral.

Banyak warganet yang menilai keduanya cocok disandingkan menjadi pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga:

Survei SMRC: 14 Persen Masyarakat Percaya PKI Bakal Bangkit, Mayoritas dari Pemilih Prabowo-Sandi

Pengamat Politik Karyono Wibowo menilai, SYL merupakan salah satu opsi kuat untuk bersanding dengan Ganjar dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Terlebih, SYL merupakan figur politik yang berasal dari luar Pulau Jawa dan dapat memberikan tambahan suara bagi Ganjar.

"Jadi kalau menurut saya, (Ganjar-SYL) salah satu opsi lah ya," kata Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute ini ketika dihubungi, Selasa (12/10).

Menurutnya, elektabilitas Ganjar sebagai capres belakangan ini tengah meningkat tajam. Ia memandang, kans politisi PDIP itu sangat kuat untuk menjadi capres pada Pilpres 2024.

Berdasarkan pengamatannya, banyak figur politik yang terkesan ingin merapat ke Ganjar untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2024. Beberapa di antaranya yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Partai Golkar Airlangga Hartarto, figur politik yang berasal dari Pulau Jawa.

Namun, ia menilai, pasangan ideal yang dapat digandeng Ganjar harus berasal dari luar Pulau Jawa. Hal ini agar pendulangan suara Ganjar lebih meluas hingga luar Pulau Jawa.

"Kans untuk jadi capres itu Ganjar sangat kuat sekali. Nah kalau untuk pasangannya memang secara politik itu ada luar jawa," katanya.

Salah satu unggahan akun Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

Di sisi lain, menurut Karyono, penilaian Ganjar-SYL sebagai pasangan capres dan cawapres yang ideal perlu dilihat dari seluruh aspek, termasuk data survei terbaru. Sebab, kata dia, umumnya pasangan capres dan cawapres saling padu untuk mendongkrak elektabilitas satu sama lain.

"Harus melihat data surveinya. Apakah pasangan Ganjar dan Syahrul Yasin Limpo cukup kuat atau justru lemah. Apakah faktor Syahrul Yasin Limpo itu menjadi variabel penguat elektabilitas Ganjar atau justru sebaliknya, atau tidak berpengaruh apa-apa, atau justru malah menurun," ucapnya.

Dalam video viral itu, Syahrul mempersilakan Ganjar berbicara melalui video zoom meeting. "Sekarang gilirannya Gubernur yang paling gagah di dunia adalah Pak Ganjar, silahkan Jawa Tengah," kata SYL sapaan akrab Syahrul.

Ganjar yang telah dipersilahkan berbicara justru membalas pujian SYL. Ganjar menilai, Kementerian Pertanian melalui Syahrul memiliki komitmen luar biasa.

"Justru kita melihat dulu katanya, 'Wah Pak Syahrul ini bukan insinyur pertanian, bukan dokter hewan, bukan sarjana peternakan.' Tapi ingat Pak Syahrul ini pernah menjabat mulai lurah, camat, bupati sudah lengkap lah," tutur Ganjar.

Baca Juga:

Survei Capres SMRC: Prabowo Menurun, Ganjar dan Anies Menguat

Ia juga mengungkapkan, SYL merupakan satu-satunya politisi di Indonesia yang karirnya selalu naik. "Jadi kalau orang bercerita politik manajerial terkait dengan apapun, beliau ini jagonya," tutur Ganjar.

Menanggapi itu, SYL menuturkan, hadirnya seorang pimpinan di suatu daerah yang kuat, membuat akselerasi pasti bisa berjalan hanya dengan pemerintahan yang kuat.

"Dan pemerintahan yang kuat itu harus diawali dengan hadirnya pemimpin-pemimpin yang sangat so care , so sharing, so hearness terhadap kepentingan rakyat dan tidak meladeni dirinya sendiri dan itu ditunjukkan pada gubernur yang hadir dilayar ini dan termasuk yang terakhir sekali pak Ganjar," ujar SYL. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan
Indonesia
32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan

Tunggakan yang mencapai 32 bulan itu bisa berdampak bagi keuangan negara maupun layanan PDAM tersebut.

Senator DKI Minta Ketentuan Ruang Terbuka Hijau di IKN Konsisten dengan Undang-Undang
Indonesia
Senator DKI Minta Ketentuan Ruang Terbuka Hijau di IKN Konsisten dengan Undang-Undang

Ketua Komite III DPD RI asal Jakarta, Sylviana Murni meminta penerapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di IKN konsisten dengan Undang-Undang IKN yang telah diteken Presiden Jokowi.

Mendag Lutfi Ungkap Beberapa Harga Kebutuhan Naik Jelang Lebaran
Indonesia
Mendag Lutfi Ungkap Beberapa Harga Kebutuhan Naik Jelang Lebaran

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan ada sejumlah bahan pokok yang harganya naik pada 20 April 2022 kemarin.

39.600 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Hari Ini
Indonesia
39.600 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Hari Ini

Pada Sabtu (7/4), sekitar 39.600 orang telah dan akan tiba di Jakarta pada hari ini dengan Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen menjadi titik kedatangan.

Biosolar Langka, DPD RI Duga Terkait Kenaikan Harga Ekspor CPO
Indonesia
Biosolar Langka, DPD RI Duga Terkait Kenaikan Harga Ekspor CPO

Kasus kelangkaan BBM jenis biosolar saat ini diduga erat kaitannya dengan kenaikan harga minyak sawit atau CPO di pasar ekspor. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menanggapi kelangkaan biosolar yang terjadi secara luas di beberapa daerah di tanah air.

JK Fasilitasi Kepulangan Jenazah Azyumardi Azra ke Indonesia
Indonesia
JK Fasilitasi Kepulangan Jenazah Azyumardi Azra ke Indonesia

Pihak keluarga menginformasikan bahwa jenazah almarhum Prof Azyumardi Azra dijadwalkan tiba di Indonesia dari Malaysia pada Senin (19/9) malam.

Pimpinan Komisi III Minta Kapolri Jelaskan Peristiwa di Magelang
Indonesia
Pimpinan Komisi III Minta Kapolri Jelaskan Peristiwa di Magelang

Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diduga berawal dari peristiwa di Magelang.

Luncurkan Mobil Listrik IONIQ 5, Jokowi: Kita Harus Jadi Pemain Penting
Indonesia
Luncurkan Mobil Listrik IONIQ 5, Jokowi: Kita Harus Jadi Pemain Penting

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran mobil listrik pertama yang dirakit di Indonesia yakni Ioniq 5 buatan PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).

Polisi Amankan Sopir Truk Maut Pertamina
Indonesia
Polisi Amankan Sopir Truk Maut Pertamina

Polisi terus mengusut kasus kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina terjadi di Jl Alternatif Cibubur, Bekasi. Dalam peristiwa tragis ini, 11 orang dikabarkan tewas

Lima Nama Pengganti Lili Pintauli sebagai Wakil Ketua KPK
Indonesia
Lima Nama Pengganti Lili Pintauli sebagai Wakil Ketua KPK

Tumpak mengatakan terdapat lima nama yang diajukan presiden untuk menggantikan Lili Pintauli.