Pengamat Nilai Ada Bawahan Jokowi yang 'Single Fighter' Ambil Kebijakan Tangani COVID-19 Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Pengamat politik Jerry Massie menilai, Presiden Joko Widodo terlalu lemah dan kurang tegas terhadap bawahannya dalam rangka penanganan virus corona baru atau COVID-19.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies ini 'membuktikan', hal tersebut terlihat saat Jokowi menolak pelonggaran PSBB.

Baca Juga

Puluhan Perusahaan Media tidak Bayarkan THR kepada Karyawannya

Namun, di saat yang hampir bersamaan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Menkopolhukam Mahfud MD justru mengizinkan agar PSBB dilongarkan dengan syarat. Kepala BNPB melonggarkan PSBB yang mana usia 45 tahun ke bawah bisa kerja dan ini melanggar PSBB.

"Sedangkan presiden menyebut tak ada pelonggaran PSBB. Siapa sebetulnya yang harus didengar?,” kata Jerry kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (20/5).

"Saya nilai pemimpin single figther yang banyak muncul ketimbang double figther. Sejumlah menteri kerap tak menghiraukan aturan presiden bahkan bertentangan bukan satu komando. Justru yang ada mengambil domain yang lain," ungkapnya.

Disisi lain, koordinasi antar lembaga lemah di mana banyak kesalahan bicara yang keluar dari mulut petinggi negeri terkait penanganan COVID-19.

Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Ia juga menganggap, koordinasi antarkementerian dan lembaga lemah dalam menangani pandemi COVID-19 membuat kebijakan pemerintah khususnya dalam menerapkan PSBB tak tentu arah, dan cenderung lamban dalam memutus penyebaran COVID-19.

"Fisikal kesalahan berbicara. Kerap tanpa berpikir jeli dan mengalisa dampak di lapangan. Mengeluarkan pendapat tak ada kajian komprehensif. Paling penting no wise atau kurang bijak," ujar Jerry.

Menurut Jerry, dalam kondisi pendemi yang sulit diprediksi kapan berakhirnya, seharusnya pemerintah menerapkan rumus bijak dan bajik. Hal ini dilakukan agar penanganan virus tak membingungkan masyarakat.

Baca Juga

Pengamat Kritisi Bansos yang Kerap Dipolitisir untuk Kepentingan Politik Petahanan

Menurutnya, dalam hal ini para pembantu presiden justru menafsirkan arahan dan presiden tidak pada porsi yang tepat. Misalnya, meski muncul larangan mudik, tapi disaat bersamaan keluar peraturan menteri yang terkesan melonggarkan moda trasportasi.

Dampaknya, beberapa waktu lalu muncul pemandangan 'para pemudik' di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta. "Presiden tidak menerapkan reward and punishment. Kendati sudah tak disukai publik bahkan kerap kontroversi tapi tak ada tindakan seperti pemecatan atau reshuffle," tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 Kembali di Atas Seribu
Indonesia
Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 Kembali di Atas Seribu

Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 Kembali di Atas Seribu

Libas Malaysia, Tim Bola Voli Putri Indoor Indonesia Buka Peluang ke Semifinal
Indonesia
Libas Malaysia, Tim Bola Voli Putri Indoor Indonesia Buka Peluang ke Semifinal

Indonesia masih memiliki dua laga tersisa pada babak penyisihan masing-masing melawan Thailand pada Senin (16/5) dan dilanjutkan pertandingan melawan Filipina satu hari setelahnya.

6 Akses Layanan Keuangan di Kota Bandung Buat Bangkitkan Ekonomi Warga
Indonesia
6 Akses Layanan Keuangan di Kota Bandung Buat Bangkitkan Ekonomi Warga

Ororitas Jasa Keuangan Regional ll menjamin warga Kota Bandung dapat memperoleh akses keuangan sesuai dengan kebutuhan.

Berpotensi Koalisi dengan PKS-PKB, Demokrat Sebut Tengah Intens dengan 1 Partai Lagi
Indonesia
Berpotensi Koalisi dengan PKS-PKB, Demokrat Sebut Tengah Intens dengan 1 Partai Lagi

Partai Demokrat yang kini tengah membuka komunikasi parpol lain.

Pemerintah Jadikan Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Jadikan Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi COVID-19

Pemerintah akan memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

PDIP Minta Anggaran Sumur Resapan DKI Dihilangkan
Indonesia
PDIP Minta Anggaran Sumur Resapan DKI Dihilangkan

DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar anggaran sumur resapan di tahun 2022 dihilangkan.

Kenang Sang Legenda, Erick Thohir Teringat Pertemuan Pemungkas dengan Verawaty Fajrin
Indonesia
Satgas Ingatkan Potensi Penularan  COVID-19 di World Superbike Mandalika
Indonesia
Satgas Ingatkan Potensi Penularan COVID-19 di World Superbike Mandalika

Jangan sampai ajang yang sangat ditunggu-tunggu ini jadi tempat penularan COVID-19.

Prabowo Makin Tenar
Indonesia
Prabowo Makin Tenar

Survei ini dilakukan pada periode 16 sampai 11 Desember 2021 kepada responden warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau lebih.

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Batam Dekati Kunjungan Sebelum Pandemi
Indonesia
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Batam Dekati Kunjungan Sebelum Pandemi

Kenaikan jumlah wisman itu sudah hampir menyamai pada kunjungan tahun 2018 dan 2019 atau sebelum pandemi.