Pengamat: MUI DKI tak Usah Ikut Campur Urusan Anies Diserang Buzzer Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers menjelang turnamen International Youth Championship (IYC) di Jakarta International Stadium (JIS), Kamis (18/11). Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta W

MerahPutih.com - Rencana pembentukan pasukan siber oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI untuk membentengi ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menjadi kontroversi di masyarakat.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menilai dengan membawa nama Anies menjadi tokoh yang perlu 'dilindungi' dari serangan hoaks, MUI bisa dituding bermain politis dengan gubernur.

Baca Juga

Ketimbang Anies, Sandi Uno Berpotensi Bikin Kejutan di Pilpres 2024

"Tak bagus jika MUI DKI Jakarta cawe-cawe soal Anies yang sedang diserang buzzer. MUI DKI Jakarta tak usah ikut campur urusan Anies," ujar Ujang di Jakarta, Senin (22/11).

Ujang mengatakan, jika Anies mendapat tuduhan atau serangan dari pihak tertentu, hal itu menjadi urusannya sendiri. Orang nomor satu di DKI itu dan timnya yang harus mengklarifikasi tanpa melibatkan bantuan dari pihak lain.

Maka dari itu, lanjut Ujang, mestinya bukan MUI DKI Jakarta yang buat cyber army untuk melawan buzzer. Tetapi dari Anies dan timnya sendiri.

"MUI tak perlu juga membala-bala Anies. Biar yang bela Anies pasukannya Anies sendiri," ungkapnya.

Baca Juga

Bandar Narkoba Kabur Tabrak Lari Polisi, Tinggalkan Barbuk 35 Kg Sabu

Diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta melalui Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) menggelar Rapat Koordinasi Bidang Infokom se-DKI Jakarta.

Salah satu keputusan rakor adalah melakukan pembelaan besar-besaran terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan saat diserang hoaks oleh buzzer.

Saat itu, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar juga meminta agar Infokom dan keluarga besar MUI DKI untuk bisa membela dan membantu Gubernur Anies Baswedan yang telah bekerja keras untuk masyarakat Jakarta.

Jika para buzzer mencari kesalahan Anies, maka Infokom diminta segera memainkan narasi keberhasilan Anies baik itu tingkat nasional maupun internasional.

“Beliau ini termasuk 21 orang pahlawan dunia. Berita-berita saya minta MUI DKI yang mengangkatnya karena kita mitra kerja dari Pemprov DKI Jakarta,” kata Munahar. (Asp)

Baca Juga

KPK Amankan Uang Hingga Dokumen Terkait Kasus Bupati Hulu Sungai Utara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ribuan Warga Padati Loji Gandrung
Indonesia
Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ribuan Warga Padati Loji Gandrung

Acara kirab pengantin sendiri dimulai pukul 07.15 WIB. Untuk tradisi ngunduh mantu meliputi adat gepyokan, minum air zamzam, sungkeman, tumpak punjen, nyebar udik-udik.

Jokowi: Pedagang Butuh Tambahan Modal Jelang Lebaran
Indonesia
Jokowi: Pedagang Butuh Tambahan Modal Jelang Lebaran

"Modal usaha bagi pedagang diperlukan karena membutuhkan, apa, untuk memperbanyak barang yang ada," kata Presiden Jokowi

Beralih Digital, BPKH Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Haji
Indonesia
Beralih Digital, BPKH Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Haji

Perkembangan digitalisasi dimanfaatkan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam pengelolaan dana jemaah haji aga bisa lebih aman dan transparan.

Lion Air Akui Penumpang Gaduh di Turkish Airlines Karyawannya
Indonesia
Lion Air Akui Penumpang Gaduh di Turkish Airlines Karyawannya

Menurut Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, saat insiden terjadi, pelaku pemukulan yang bernama Muhammad John Jaiz Boudewijn atau MJ (48) itu sedang melakukan perjalanan pribadi.

Jakarta Masih Dikepung Banjir, Anies Salahkan Hujan Ekstrem
Indonesia
Jakarta Masih Dikepung Banjir, Anies Salahkan Hujan Ekstrem

Sejumlah wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan beberapa hari belakangan ini terendam banjir.

Tinjau Pansela, Kakorlantas Cek Kesiapan Jalur Alternatif Mudik 2023
Indonesia
Tinjau Pansela, Kakorlantas Cek Kesiapan Jalur Alternatif Mudik 2023

"Kami ingin mengumpulkan informasi semaksimal mungkin jalur Pansela ini, sampai dengan nanti hari pelaksanaan arus mudik Lebaran 2023," kata Kakorlantas Firman Shantyabudi

Krisis dan Kerawanan Pangan Global Meningkat
Dunia
Krisis dan Kerawanan Pangan Global Meningkat

Krisis ketahanan pangan menambah tekanan lebih lanjut pada 60 persen negara berpenghasilan rendah pada atau mendekati kesulitan utang.

Tambahan Kasus COVID-19 Capai 1.344 pada Senin (26/9)
Indonesia
Tambahan Kasus COVID-19 Capai 1.344 pada Senin (26/9)

Dengan penambahan positif pada hari ini, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 6.423.873.

Tiket Kereta Api Lebaran Hari Ini Ludes Terjual
Indonesia
Tiket Kereta Api Lebaran Hari Ini Ludes Terjual

Tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk hari ini, Rabu (27/4), ludes terjual untuk tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Anies Akui Tak Ada Persiapan Khusus Penuhi Panggilan KPK Besok
Indonesia
Anies Akui Tak Ada Persiapan Khusus Penuhi Panggilan KPK Besok

Tak ada persiapan khusus yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam menghadapi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Formula E pada Rabu (7/9) besok.