Pengamat Minta Anies Tambah dan Perdalam Waduk Antisipasi Banjir Pengerukan Kali Sunter Jl. Cipinang Indah Rt. 001 Rw. 016 Kel. Cipinang Muara Kec. Jatinegara, Sudin SDA Jaktim. Foto: Sudin SDA DKI Jakarta

MerahPutih.com - Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Lubis menilai, Pemprov DKI Jakarta belum siap menghadapi musim penghujan, akibatkan sejumlah wilayah di ibu kota pada Senin (21/9) malam dan Selasa (22/9) pagi tergenang banjir.

Padahal, Rissalwan bilang, wilayah Jakarta belum masuk dalam puncak musim penghujan atau masih dalam era perubahan iklim yang biasa disebut pancaroba.

Baca Juga

Demi 3M, Pemprov DKI Siapkan Dua Kali Lipat Lokasi Pengungsian Korban Banjir

Rissalwan pun menyarankan Gubernur Anies dan jajaranya untuk melakukan penanggulangan dan penanganan antisipasi banjir yang lebih parah saat masuk puncak musim penghujan.

"Masih perlu antisipasi yang lebih maksimal untuk menyambut puncak musim hujan diakhir/awal tahun," ucap Rissalwan saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Rabu (23/9).

Ia pun menyarankan Pemprov DKI untuk lebih memperhatikan waduk dan setu sebagai tempat daya tampung air dari intensitas guyuran hujan dan air kiriman dari wilayah hulu Bogor.

Untuk itu, Rissalwan meminta Pemda DKI untuk memperbanyak dan memperdalam lagi waduk dan setu di wilayah Jakarta agar dapat menampung volume air yang lebih besar dari guyuran hujan dan air kiriman.

Menurut dia, penambahan dan pengerukan waduk menjadi solusi terbaik dalam mengantisipasi banjir yang kerap menghantui Jakarta tiap tahunnya.

"Perlu diperbanyak dan perdalam (wadul dan setu) supaya mampu menampung volume yang lebih besar saat puncak musim hujan," papar dia.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Jakarta pada Senin (21/9) malam menyebabkan 23 ruas jalan Jakarta tergenang banjir mencapai 10 hingga 100 sentimeter (cm).

Baca Juga

Serangkaian Perintah Anies Hadapi Banjir Jakarta

Berikut 23 jalan yang tergenang banjir di Jakarta yakni:

-Taman katalia selatan. RT. 03/RW.11. kel Kota Bambu Utara, Kec. Palmerah Ketingggian Air 15 cm

-Jl. Anggrek, Rt 5 Rw 2, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kebon Jeruk Ketingggian Air 20 s/d 30 cm

-Jl. Latumenten 3 Barat No.41 F, RT.10/RW.4, Jelambar, Kec. Grogol petamburan Ketingggian Air 10 cm

-Jln. Sanggrahan, Kel. Kembangan Selatan, Kec. Kembangan Ketingggian Air 15 cm

-Jl. H. Sarimun, Kel. Kembangan Selatan, Kec. Kembangan Ketingggian Air 30 cm

-Jl.Dharma Wanita IV RT.011/02, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. H. Djairi RT.013/02, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Cempaka Raya RT.007/011, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Nusa Indah RT.005/012, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Taruna Indah, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Jl. Klingkit RT.006/012, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Carina Sayang RT.009/10, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Suka menanti RT.008/011, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Jl. Perumahan Green Garden Blok N10A No.52, RT.3/RW.10, Kedoya Utara, Kec. Kb. Jeruk Ketingggian Air 20 cm

- Jl. Bambu Kuning IX RT 011/03, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Jl. EE Raya RT 011/04, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Jl. Bambu Larangan RT 003/05, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 20 cm

- Jl. Nuri IV-V RT 007-008/06, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Bulak Tembok RT 005-006/06, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 30 cm

- Jl. Merpati IV RT 006/06, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Jl. Pulo Harapan Indah RT 009/10, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 10 cm

- Jl. Jaya XXV RT 001/10, Kel. Cengkareng Barat, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 15 cm

- Dharma Wanita I RT.002/01, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng Ketingggian Air 30 cm. (Asp)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp3,5 Miliar
Indonesia
Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp3,5 Miliar

Kepolisian memberlakukan operasi yustisi 2020 untuk menekan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024
Indonesia
Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024

Pemerhati politik Muhammad AS Hikam menyoroti adanya manuver sejumlah partai politik soal pembahasan omnibus law.

Istana Akui Perbicangan Negatif UU Cipta Kerja Lebih Dominan
Indonesia
Istana Akui Perbicangan Negatif UU Cipta Kerja Lebih Dominan

Pada prinsipnya semakin cepat omnibus law tersebut dirumuskan dan disahkan, semakin cepat pula bisa diberlakukan.

Pemda DIY Perpanjang Libur Sekolah hingga 14 April 2020
Indonesia
Pemda DIY Perpanjang Libur Sekolah hingga 14 April 2020

Perpanjangan dilakukan karena melihat situasi wabah korona yang belum berakhir.

Megawati: Pancasila Bisa Jadi Solusi Fenomena Post Truth
Indonesia
Megawati: Pancasila Bisa Jadi Solusi Fenomena Post Truth

Adil dan beradab akan membimbing kita sebagai manusia untuk melakukan fact checking

JHL Group Serahkan Ratusan APD ke RSUD dan Gandeng PSSI Pers
Indonesia
JHL Group Serahkan Ratusan APD ke RSUD dan Gandeng PSSI Pers

Di antaranya adalah RSUD Kabupaten Tangerang dan RSUD Kota Tangerang

CFD Dibuka Lagi Pekan Depan, Anies: Pedagang Dilarang Jualan
Indonesia
CFD Dibuka Lagi Pekan Depan, Anies: Pedagang Dilarang Jualan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang keras masyarakat yang berjualan di CFD, karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

Polisi Tangkap Pelaku Pemutilasi Manajer Perusahaan Konstruksi di Apartemen Kalibata City
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pemutilasi Manajer Perusahaan Konstruksi di Apartemen Kalibata City

Meski begitu, belum diketahui identitas maupun jumlah pelaku yang sudah berhasil diamankan.

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran

Gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi di laut Jawa tepatnya 90 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu (25/10).

Kunjungi Posko MPKF, Bupati Tangerang Ahmed Zaki: Semoga Relawan JHL Group Terus Menginspirasi di Tengah Pandemi
Indonesia
Kunjungi Posko MPKF, Bupati Tangerang Ahmed Zaki: Semoga Relawan JHL Group Terus Menginspirasi di Tengah Pandemi

Zaki bangga dengan mobilitas MPKF yang membantu masyarakat dan petugas medis sejak sebelum bulan Ramadhan sampai setelah Idul Fitri.