Pengamat Menilai Pertemuan AHY dan Megawati Mustahil Tanpa Muatan Politik Megawati saat bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka di HUT RI ke-72. (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Pertemuan Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pada momen Hari Raya Idul Fitri kemarin masih meninggalkan banyak tanda tanya.

Peneliti Komunikasi Politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah menanggapi pertemuan ketua umum PDIP dan AHY tersebut tidak bisa dipisahkan dari aktivitas politik.

"Pertemuan dua klan politik, meskipun tidak secara teknis berurusan dengan politik, ia tetap saja bermuatan politis, karena komunikasi politik itu dinamis, tidak saja apa yang terlihat, tetapi memuat apa yang menjadi impact atau tujuan tersembunyi" jelasnya di Jakarta, Jumat (7/6).

Agus Harimurti Yudhoyono dan keluarganya saat bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Twitter @Fadjroel)
Agus Harimurti Yudhoyono dan keluarganya saat bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Twitter @Fadjroel)

Baca Juga:

Ali Mochtar Ngabalin: Pertemuan AHY dan Megawati Terjadi Karena Campur Tangan Tuhan

Meskipun dalam momentum lebaran, Dedi menilai pertemuan tersebut disinyalir akan berdampak politis. Terlebih selama ini hubungan SBY dan Megawati terbilang buntu.

Ia juga menilai akan ada hubungan baru yang dibangun melalui generasi AHY dan Puan sebagai penerus keluarga Demokrat dan PDIP.

"Tentu sisi baiknya adalah silaturahmi yang sengaja dibangun, hanya saja naif jika tidak melihat pertemuan ini berimbas politik kedua klan tersebut" kata Dedi.

Selain itu, Dedi melihat pertemuan tersebut menguatkan jalan pikiran SBY sejauh ini. Bahwa Partai Demokrat tidak benar-benar berada di kubu koalisi Prabowo Subianto.

"Membaca aktivitas dan statement SBY sejauh ini, lebih banyak bertolak belakang dengan apa yang sedang dijalankan Prabowo, mulai dari menolak model kampanye Prabowo dengan shalat subuh berjamaah, hingga klarifikasi kesan Prabowo terkait ibu Ani. Dan sekarang dengan harmoni pertemuan Megawati. Tentu, itu cukup menjelaskan SBY berada di seberang Prabowo secara etika politik" jelasnya. (Knu)

Baca Juga: Kata Pengamat tentang Pertemuan AHY dan Megawati Soekarnoputri



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH