Pengamat Kritik Kebijakan Anies 'Lockdown' Jakarta Cegah Penyebaran COVID-19 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pengamat Kebijakan Publik Azas Tigor Nainggolan menilai rencana mengurangi kegiatan perkantoran dan usaha di DKI bisa menimbulkan dampak negatif. Azas menduga, ada upaya dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diam-diam hendak melakukan lockdown di ibu kota.

Padahal di Jakarta kantor pemerintah banyak sekali kantornya pemerintah pusat atau kementerian yang otoritas pengelolaannya ada di tangan pemerintah pusat. Begitu pula kembali Anies Baswedan mengumumkan pengurangan drastis layanan Transjakarta mulai Senin (23/3)

Baca Juga

Wilayah Jakarta Disemprot Disinfektan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

"Jelas-jelas peraturan Anies Baswedan ini adalah hendak memainkan kembali tekanan lockdown Jakarta," kata Azas dalam keterangannya, Minggu (22/3).

Azas melanjutkan, Anies seperti mainkan perlawanan terhadap Jokowi sebagai panggung politik bagi dirinya. Permainan panggung politik itu Anies menggunakannya adalah dalam adu otot atas nama upaya melakukan perang terhadap virus Corona

"Tetapi oleh Anies Baswedan dia gunakan posisinya sebagai gubernur Jakarta melakukan perang terhadap upaya menjatuhkan citra presiden Jokowi untuk menaikan citra politik dirinya seorang Anies Baswedan menuju pilpres 2024 mendatang," imbuh Azas.

Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)
Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)

Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini beranggapan, kebijakan larangan dan pengurangan layanan publik termasuk transportasi publik itu bisa melumpuhkan ekonomi Jakarta.

"Semua peraturan atau kebijakan melarang, menutup layanan publik dan mengurangi layanan transportasi publik kotanya setelah ada keputusan pemerintahnya melakukan lockdown terhadap negara dan kotanya," terang Azas.

Ia mengingatkan bahwa Jokowi tidak melakukan keputusan lockdown atau menutup kota Jakarta. Justru yang diminta oleh Jokowi agar masyarakat tetap waspada dan menjaga jarak interaksi sosial (Social Distancing) dan beraktivitas di rumah jika bisa dilakukan pekerjaan atau kegiatannya di rumah.

Presiden Jokowi bersama pemerintah serta tim percepatan penanggulangan virus Corona sedang menyiapkan sarana penanganan, menyediakan obat dan alat deteksi cepat penyebaran virus corona. Jokowi tidak mengeluarkan kebijakan melarang, menutup layanan publik dan mengurangi layanan transportasi publik.

Baca Juga

Pemerintah: Anak Muda Bisa Terjangkit COVID-19 Tanpa Gejala

"Kebijakan melarang, menutup layanan publik dan mengurangi layanan transportasi publik justru beruntun dilakukan oleh Anies Baswedan atas nama mengurangi penyebaran virus Corona," sesal Azas.

Ia meminta Anies fokus bekerja sebagai dan dalam kapasitas sebagai gubernur Jakarta. Jangan membuat keputusan di luar kewenangan sebagai gubernur Jakarta.

"Lindungi warga Jakarta agar tetap baik, layani kepentingan warga dan kota Jakarta. Sediakan secara baik layanan publik, transportasi publik yang baik," terang Azas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiba di Stasiun Purwosari Solo, Pemudik dari Bandung Langsung Masuk Karantina
Indonesia
Tiba di Stasiun Purwosari Solo, Pemudik dari Bandung Langsung Masuk Karantina

Setelah dikarantina pemudik ini dinyatakan orang dalam pengawasan (ODP) COVID-19.

Di Kantor Anies, Biduan Curhat Lego Barangnya Gegara Organ Tunggal Dilarang
Indonesia
Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara
Indonesia
Resmi Jadi Tersangka, Mulai Hari Ini JRX Tidur di Penjara

Jerinx sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Namun, ia menegaskan ucapan maafnya itu sebagai bentuk rasa empati kepada IDI.

Sandiaga Desak Omnibus Law Beri Insentif Tangkal Efek Ekonomi Corona
Indonesia
Sandiaga Desak Omnibus Law Beri Insentif Tangkal Efek Ekonomi Corona

Investasi bertujuan untuk menjaga fiskal dan moneter nasional tetap terjaga

Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat
Indonesia
Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat

“Proses penyusunan naskahnya juga akan dilakukan oleh tokoh agama dan akademisi yang biasa berdakwah dan menyampaikan khutbah,” lanjutnya.

Anies Akhirnya Terbitkan Pergub Masa Transisi Perpanjang PSBB
Indonesia
Anies Akhirnya Terbitkan Pergub Masa Transisi Perpanjang PSBB

Pergub ini dimaksudkan sebagai panduan bagi semua pemangku kepentingan dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

[HOAKS atau FAKTA]: Thermometer Gun Merusak Otak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Thermometer Gun Merusak Otak

Video itu bersumber dari Facebook sony.h.waluyo.

 Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi
Indonesia
Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, menyebut pemerintah menambah 10 ribu alat pelindung diri dan 150.000 masker untuk para tenaga medis

164 Ribu Alat Peraga Kampanye Pilkada Serentak Dicopot karena Langgar Aturan
Indonesia
164 Ribu Alat Peraga Kampanye Pilkada Serentak Dicopot karena Langgar Aturan

Bawaslu Kabupaten/Kota dan Bawaslu Provinsi menertibkan setidaknya 164.536 unit alat peraga kampanye (APK) yang melanggar.

Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI.