Pengamat: Jangan Dengar Provokasi Anies yang Menyesatkan Tentang Corona! Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Merahputih.com - Pengamat Perkotaan Azas Tigor Nainggolan mengatakan, setidaknya sudah seminggu lalu masyarakat Jakarta dibuat panik oleh provokasi gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mengatakan Jakarta genting karena virus Corona.

"Buat masyarakat Jakarta jangan dengar provokasi atau pun pernyataan Anies Baswedan yang menyesatkan dan membuat panik ketakutan tentang virus Corona," kata Azas dalam keterangannya, Senin (9/3).

Baca Juga:

Imbau Jangan Warga Panik, Polri Waspadai Berita Hoaks Virus Corona

Azis menuding, Anies telah memutar balikkan informasi yang disampaikan pemerintah pusat. Padahal pemerintah pusat sudah memiliki mekanisme menyampaikan informasi sekitar virus Corona agar masyarakat tidak panik dan ketakutan.

"Tetapi informasi pemerintah pusat itu dipelintir dan membuat seolah Jakarta sudah sangat berbahaya dan genting akibat paparan virus Corona. Informasi Jakarta genting yang disampaikan Anies Baswedan ini membuat masyarakat Jakarta panik dan ketakutan," jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu (26/2) (MP/Asropih)

Azas mengatakan, akibatnya masyarakat menyerbu pasar dan supermarket membeli semua kebutuhan secara berlebihan dan memborong masker hingga harinya melonjak mask luar biasa.

"Kondisi panik dan takut itu membuat juga banyak masyarakat yang takut keluar rumah untuk beraktivitas. Tetapi setelah satu Minggu saya beraktivitas seperti biasa, ternyata saya sehat-sehat saja tuh," sebut Azas.

Baca Juga:

2 WNI Positif Corona, DPR: Saatnya Buktikan Kemampuan Alat dan Ahli Pemerintah

Azas mengingatkan, yang penting masyarakat tetap menjaga kesehatan tubuh dan tetap menjaga etika berinteraksi di area publik.

"Tidak perlu panik dan takut berlebihan, tetap tenang beraktivitas seperti biasa dengan menjaga kesehatan serta daya tahan tubuh secara baik," terang Azas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota Pusdokes Polri Diperiksa Terkait Surat Jalan Djoko Tjandra
Indonesia
Anggota Pusdokes Polri Diperiksa Terkait Surat Jalan Djoko Tjandra

Menururt Argo, seluruh pihak yang diduga membantu buronan kelas kakap itu akan diperiksa.

BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana
Indonesia
BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana

Pos disiagakan guna menekan dampak bencana selama musim hujan seperti bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan
Indonesia
TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan

TNI AD memberikan tugas kepada sejumlah elemen masyarakat untuk membantu menekan angka penyebaram COVID-19

Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia
Indonesia
Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

Mahfud mengatakan seluruh warga Indonesia harus menaati larangan mudik yang diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020

Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali
Indonesia
Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, pihaknya, sangat siap untuk kembali menyelenggarakan MICE, khususnya di era adaptasi kebiasaan baru.

Dukung Program Jokowi, Sri Sultan Galakkan Program Jogo Wargo
Indonesia
Dukung Program Jokowi, Sri Sultan Galakkan Program Jogo Wargo

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menggalakkan kembali program Jogo Wargo.

Ada Tuduhan Buzzer Jokowi Dibalik Perundungan Bintang Emon, PSI: Gegabah
Indonesia
Ada Tuduhan Buzzer Jokowi Dibalik Perundungan Bintang Emon, PSI: Gegabah

PSI menyesalkan terjadinya aksi perundungan terhadap Bintang

Tim Dokter Mabes Polri Perlihatkan Foto Jenazah 6 Laskar FPI Sebelum Diautopsi ke Komnas HAM
Indonesia
Tim Dokter Mabes Polri Perlihatkan Foto Jenazah 6 Laskar FPI Sebelum Diautopsi ke Komnas HAM

Hal tersebut disampaikan Anam usai meminta keterangan terhadap Tim Dokter Mabes Polri di Kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat, Kamis (17/12).

Anak Nurhadi Bungkam Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Anak Nurhadi Bungkam Usai Diperiksa KPK

Rizqi diperiksa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA yang menjerat sang ayah

Jokowi: RCEP Komitmen Perdamaian, Stabilitas dan Kesejahteraan di Kawasan
Indonesia
Jokowi: RCEP Komitmen Perdamaian, Stabilitas dan Kesejahteraan di Kawasan

Presiden mengatakan, semua negara merasakan bahwa proses perundingan RCEP ini bukanlah sesuatu yang mudah.