Pengamat Intelijen Ungkap Ada yang Bermain Api Saat Pandemi COVID-19 Didampingi tim Densus 88 Antiteror Polri, seorang teroris Jamaah Ansharut Daulah asal Sulawesi (tengah) tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2). Foto: Humas Polri

MerahPutih.com - Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta mengingatkan pemerintah dan pemangku kebijakan yang ada untuk lebih meningkatkan kualitas penanganan COVID-19.

Ia khawatir ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan gejolak pandemi COVID-19 serta penangannya untuk melancarkan aksi-aksi yang bertujuan untuk mereduksi.

Baca Juga

Update COVID-19 Selasa (16/2): Kasus Positif Bertambah 10.029

“Daya tampung rumah sakit, ketahanan ekonomi di sektor informal karena terganggu dengan pembatasan, industri pangan dan peredaran hoaks menjadi kerawanan tersendiri di dalam penanganan COVID-19,” kata Stanislaus dalam diskusi oleh dengan tema “Quo Vadis Penanganan Pandemi Covid 19?” yang digelar oleh Indonesian Public Institute (IPI), Selasa (16/2).

Pihak separtis ini tidak melulu dari kelompok oposisi saja, melainkan dari kelompok teroris dan radikalis yang memanfaatkan situasi tidak stabil di Indonesia.

Ditambah lagi, saat ini nyaris seluruh kekuatan pertahanan di Indonesia sedang memfokuskan diri dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19, yakni TNI dan Polri.

Fakta yang ada, kelompok teroris memanfaatkan masa pandemi COVID-19 untuk melancarkan aksi, ini kelompok MIT JAD dan JI.

"Kemudian ada kelompok separatis di Papua OPM meningkat juga dalam melakukan agresi serangan ke TNI dan Polri,” jelasnya.

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta
Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta

Oleh karena itu, alumni S2 Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia tersebut memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar ancaman-ancaman yang bisa muncul di tengah situasi saat ini bisa diminimalisir.

“Pastikan komunikasi pemerintah dengan publik berjalan dengan baik dan satu komando” tutur Stanislaus.

Jika ini tidak dilakukan, dampak buruk bisa saja terjadi dan membuat upaya keras pemerintah dan semua komponen tidak mencapai target yang baik.

“Jika intervensi tidak berhasil, maka covid akan meluas, kriminalitas akan naik serta akan ada gerakan oposisi melawan pemerintah yang dianggap gagal,” tandasnya. (Knu)

Baca Juga

Wapres Perintahkan Kapolri Kawal Vaksinasi COVID-19 Sampai Tuntas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Partai Baru Amien Rais Bisa Jadi Kendaraan Politik Anies dan Gatot di Pilpres 2024
Indonesia
Partai Baru Amien Rais Bisa Jadi Kendaraan Politik Anies dan Gatot di Pilpres 2024

Hal ini lantaran keduanya adalah sosok yang selalu viral dan kontroversial.

Megawati Tugaskan DPP PDIP Konsolidasi Jatim, Khususnya Surabaya
Indonesia
Megawati Tugaskan DPP PDIP Konsolidasi Jatim, Khususnya Surabaya

Di Surabaya, PDIP memiliki banyak panglima yang mampu membawa kehormatan partai

Publik Figur Ikut Acara Tak Disiplin Prokes, Sanksi Hukum Harus Ditegakkan
Indonesia
Publik Figur Ikut Acara Tak Disiplin Prokes, Sanksi Hukum Harus Ditegakkan

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad mengatakan bahwa semestinya pelanggaran tersebut ditegakkan dengan aturan yang ada.

Kasus Baru COVID-19 Bertambah 2.197, Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan di Libur Panjang
Indonesia
Kasus Baru COVID-19 Bertambah 2.197, Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan di Libur Panjang

Pemerintah telah memperbarui data pasien positif virus corona, Jumat (21/8).

MA Bakal Percepat Proses Sengketa Pilkada
Indonesia
MA Bakal Percepat Proses Sengketa Pilkada

"Bahwa ada perkara nanti, mudah-mudahan selesai di Bawaslu. Seumpama tidak selesai di situ, inilah pentingnya MA menjaga agar tidak melampui waktu," kata Mahfud.

Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi
Indonesia
Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan jam malam yang diberlakukan pemerintah guna menekan penyebaran kasus COVID-19.

Kerumunan Terjadi di Depan Gang Rumah Rizieq
Indonesia
Kerumunan Terjadi di Depan Gang Rumah Rizieq

Mereka diminta untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19

Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi
Indonesia
Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin

Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh
Indonesia
Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh

"Flyover U Turn (berputar) dapat memangkas baik dari segi jarak maupun waktu tempuh," kata Hari

Erick Sebut Pengadaan Vaksin Gotong Royong dari Pinjaman Korporasi Holding Farmasi BUMN
Indonesia
Erick Sebut Pengadaan Vaksin Gotong Royong dari Pinjaman Korporasi Holding Farmasi BUMN

Vaksinasi Gotong Royong untuk individu sendiri, kata Erik, merupakan perluasan dari program Vaksinasi Gotong Royong yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 19 tahun 2021 yang disahkan per 5 Juli 2021.