Pengamat Duga Pertemuan Airlangga-Prabowo untuk Amankan Kursi Masing-Masing Ketum Golkar Airlangga dan Ketum Gerindra Prabowo. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Pengamat politik Ujang Komarudin menduga, pertemuan antara Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak lepas dari ancaman Presiden Joko Widodo bakal mereshuffle kabinet.

Pasalnya, keduanya adalah Menteri di kabinet Jokowi. Menurut Ujang, pertemuan di Kertanegara itu bentuk komunikasi politik sesama politisi.

Baca Juga:

Buntut e-KTP Djoko Tjandra, Wali Kota Jaksel: Silakan Tanya Dukcapil DKI

"Bisa saja pertemuan itu salah satunya membahas tentang ancaman reshuffle kabinet," sebut Ujang kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (7/7).

Ujang mencontohkan posisi petinggi Gerindra Edhy Prabowo yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan yang kini tengah menjadi 'sasaran tembak' karena kebijakan yang disebut kontroversial dengan mengekspor benih lobster.

"Kita tahu, kemarin beberapa kalangan sangat keras mengkritik dan mengukiti Edy Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan, yang telah mengijinkan ekspor lobster bagi pengusaha hitam dan politisi," ungkap Direktur Indonesia Political Review ini.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap pemerintah siapkan empat kebijakan ekonomi nasional hadapi pandemi corona
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: antaranews)

"Bahkan di gambar cover sampul majalah, sang menteri digambarkan sedang memakan lobster kecil di mulutnya. Dan kita tahu sang Menteri adalah dari Gerindra," tambah Ujang.

Ujang menyebut, ketika Jokowi ancam reshuffle, semua menteri tak bisa tidur, gerah, dan pusing. "Karena takut diganti. Dan kehilangan jabatan dan uang," tambah Ujang.

Baca Juga:

'Disentil' KPAI, Panitia Apel Siaga Ganyang Komunis Buka Suara

"Karena menteri itu jabatan politik, dan menteri dari partai juga banyak yang kinerjanya jeblok. Maka mereka bermanuver untuk saling mengamankan," jelas dia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH