Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah (Foto: fh.usakti.ac.id)

MerahPutih.Com - Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah menilai, Basuki Tjahaja Purmama (Ahok) lebih memenuhi syarat pimpin Ibu Kota baru dibanding tiga kandidat lainnya.

Trubus menyebut, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu memiliki kapasitas, kapabilitas, punya track record yang baik dan serta berpengalaman memimpin ibu kota ne

gara.

Baca Juga:

Budiman Sudjatmiko Nilai Ahok Layak Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru

"Karena yang penting itu pengalaman. Beliau punya pengalaman memimpin ibu kota negara, kemudian track recordnya baiklah, ia teruji. Orangnya punya kompetensi, kapabilitas, punya kapasitas untuk memimpin ibu kota negara. Pengalaman birokrasi dia cukup matang ya," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/3).

Ahok jadi calon kuat kepala badan otorita ibu kota baru
Calon kuat Kepala Otorita Ibu Kota Baru Ahok (kanan) bersama dengan Presiden Jokowi. (Foto: instagram.com/basukibtp)

"Mengingat pembangunan Ibu Kota Negara ini kan memang berat ya, berat dalam arti bahwa itu membutuhkan orang-orang yang kapabilitas dan kapasitas yang mumpuni ya, Ahok mempunyai itu," sambung Trubus.

Trubus menyebut Ahok mampu berkoordinasi dan bekerja sama dengan investor. Hal tersebut dibuktikan Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, dimana banyak pembangunan di ibu kota yang tidak menggunakan APBD.

"Persoalannya kan Ibu Kota Negara itu satunya adalah mengenai infrastruktur. Infrastruktur sendiri itu membutuhkan anggaran yang besar, anggaran yang besar itu bukan berasal dari APBN tapi dari investor. Nah beliau mampu berkoordinasi, bekerjasama dengan investor," jelas Trubus.

Trubus menegaskan bahwa Ahok sosok yang mumpuni sebagai Kepala Badan Otorita IKN. Apalagi, lanjutnya, Ahok juga memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi dan didukung oleh PDIP, sehingga peluang untuk memimpin ibu kota baru terbuka lebar.

"Ahok ini disamping punya pengalaman, dia punya kedekatan dengan Pak Presiden Jokowi sendiri. Karena Pak Jokowi tentu ingin orang dipercaya (pimpin IKN), berarti orang terdekat," ungkapnya.

"Kemudian Ahok juga mendapat dukungan politik yang kuat. Kita tahu Pak Ahok ini orang PDIP ya, partai penguasa jadi tentu sangat support," pungkas Trubus.

Baca Juga:

Ngabalin Anggap yang Tolak Ahok Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru Tak Waras

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengantongi empat nama calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur, salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sementara tiga nama lainnya, yakni Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, dan Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana.(Knu)

Baca Juga:

Ahok Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru, Pengamat: Dia Tak Pandai Menata Kata-Kata

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar

Setidaknya ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebih nilai uang yang seharusnya disetorkan dalam laporan BPK

Tiga Dokter Positif COVID-19, RSUD Tarakan Ditutup
Indonesia
Tiga Dokter Positif COVID-19, RSUD Tarakan Ditutup

Penutupan berlaku mulai Senin (23/11) sampai Jumat (27/11).

Fraksi PPP Hormati Keputusan Pemerintah Tunda Pemindahan Ibu Kota Negara
Indonesia
Fraksi PPP Hormati Keputusan Pemerintah Tunda Pemindahan Ibu Kota Negara

Pemerintah menurunkan ego yaitu lebih mengedepankan kepentingan publik daripada kepentingan politik

Penjemputan Rizieq Shihab Rusak Fasiltas Bandara, Panitia Diminta Tanggung Jawab
Indonesia
Penjemputan Rizieq Shihab Rusak Fasiltas Bandara, Panitia Diminta Tanggung Jawab

Panitia penjemput harus bertanggung jawab memperbaiki segala kerusakan fasilitas umum di Bandara.

PN Jakarta Utara Gelar Sidang Putusan PT FNS
Indonesia
PN Jakarta Utara Gelar Sidang Putusan PT FNS

Sidang permohonan penunjukan auditor perusahaan sarang burung walet oleh pemohon Pho Kiong terhadap PT Fortune Nestindo Sukses (FNS) sebagai termohon memasuki tahap akhir.

Ganjar Minta Kepala Daerah Hati-hati Garap Proyek di Masa Pandemi COVID-19
Indonesia
Ganjar Minta Kepala Daerah Hati-hati Garap Proyek di Masa Pandemi COVID-19

BPKP telah merancang pengawasan atas akuntabilitas perencanaan dan penganggaran di daerah, sebagai media untuk membantu pemda memastikan efektivitas dan efisiensi rancangan program.

Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat
Indonesia
Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat

Jokowi hari ini meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di sejumlah lokasi yakni di stasiun MRT di Jakarta, dan pusat perbelanjaan di Bekasi

Wisata Diperbolehkan, Jadi Alasan Warga Membandel Mudik
Indonesia
Wisata Diperbolehkan, Jadi Alasan Warga Membandel Mudik

“Aneh kalau masyarakat dilarang mudik, tetapi wisata tetap dibuka. Sudah pasti masyarakat yang tidak mudik itu akan memenuhi tempat-tempat wisata tersebut," kata politisi PKS.

Dosen FH UNS Meninggal Akibat COVID-19, 2 Anaknya Isolasi Mandiri
Indonesia
Dosen FH UNS Meninggal Akibat COVID-19, 2 Anaknya Isolasi Mandiri

"Almarhum merupakan sosok pribadi yang baik dan berprestasi. Kami merasa kehilangan dengan sosoknya (Prasetyo) di UNS sebagai salah satu dosen terbaik," kata Jamal

Luhut Ungkap Masalah Utama Candi Borobudur
Indonesia
Luhut Ungkap Masalah Utama Candi Borobudur

"Oleh karenanya, akan diimplementasikan wisata berkualitas di Borobudur, dengan menjadikan Rencana Induk 1979 sebagai acuan bagi Rencana Induk Pariwisata yang terbaru," kata Luhut dalam kunjungan kerjanya ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, Sabtu (13/3).