Pengamat: Anies Tak Serius Berantas Kasus Korupsi di Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. MP/Asropih

MerahPutih.com - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak serius dalam pemberantasan korupsi di Jakarta. Kinerja Anies pun tidak menunjukan prestasi yang menggembirakan.

"Coba lihat program DP 0 rupiah sampai sekarang gimana itu? Di bidang pemberantasan korupsi, itu kasus Sumber Waras, Cengkareng bagaimana," ujar Trubus saat dikonfirmasi, Selasa (16/4).

Untuk itu, kata dia, sangatlah penting adanya sosok Wakil Gubernur yang paham atas permasalahan di DKI. Wagub itu juga harus tahu solusi yang cocok bagi sederet permasalahan di Jakarta.

"Kalau melihat sekilas seolah tak ada pengaruhnya kekosongan wagub, kalau ditarik dampaknya akhirnya kemana-mana. Itulah pentingnya ada wagub di Pemprov DKI," kata dia.

Banner Rumah DP 0 Persen. Foto: Poskota

Menurut dia, kekosongan kursi orang nomor dua di Jakarta berdampak pada kinerja sang gubernur.

"Saya melihat justru terjadi penurunan dalam layanan publik karena kurangnya pengawasan. Dari sisi gubernur kan pak Anies mewakili pemerintah pusat. Pengawasan internal harusnya oleh wagub," jelasnya.

Akibatnya, Sekda, TGUPP dan Bappeda harus bekerja ekstra keras agar pelayanan publik dan program kerja bisa terus berjalan. Ia pun memiliki catatan sejumlah program kerja yang terbengkalai dalam pelaksanaannya setelah ditinggal Sandiaga Uno.

"OK OCE, OK OTrip yang sekarang jadi Jaklingko,legalisasi becak dan sejumlah janji-janji kampanyenya belum terwujud," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH