Pengamat: Anies tak Bisa Disalahkan Terkait Kericuhan 22 Mei di Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai sangat tidak tepat mengaitkan terlebih menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas terjadinya kericuhan dalam demonstrasi terkait dengan hasil pemilu.

"Tidak bisa disalahkan kepada seorang gubernur. Gubernur tak punya kewenangan untuk menahan orang-orang berdemonstrasi," tegas Ujang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/5).

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin

Selain itu, kata Ujang, gubernur juga tidak bisa mengontrol polisi karena kepolisian tidak berada di bawah gubernur.

BACA JUGA: Anies Berharap Kegiatan Perekonomian Jakarta Kembali Normal Usai Kerusuhan

"Jadi, tudingan tidak berdasar itu tidak memiliki nilai yang disematkan kepada Gubernur Anies," kata Ujang dilansir Antara.

Menurut Ujang, Anies telah melakukan apa yang menjadi bagian dari kewenangannya selaku gubernur seperti memastikan fasilitas kesehatan Provinsi DKI Jakarta bersiap siaga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu sosok yang "disalahkan" terutama di media sosial atas kericuhan yang terjadi usai aksi di sekitar gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


Ujang meminta semua pihak dapat menahan diri untuk tidak saling menyalahkan. "Karena kita juga harus jaga negara ini agar aman dan damai," tutup dia. (*)

BACA JUGA: Ketua Umum Muhammadiyah Minta Tragedi Kerusuhan 22 Mei Diusut Tuntas


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH