Pengajuan Hak Interpelasi Formula E Mandek, Fraksi PDIP Datangi Ketua DPRD DKI Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI mendatangi ruang kerja ketua, Prasetyo Edi Marsudi untuk menanyakan nasib hak interpelasi mobil balap Formula E. Sebab, sudah sebulan lamanya mengajukan interpelasi belum ada tindaklanjut ke rapat badan musyawarah (Bamus) interpelasi.

"Menanyakan kepada pimpinan, kapan mau diagendakan dibamuskan," ucap Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono di kantor Ketua DPRD DKI, Prasetyo, Rabu (22/9).

Baca Juga

Hak Interpelasi Formula E Diyakini Tidak Bakal Terealisasi

Gembong mengatakan, dirinya belum mengetahui kapan pastinya rapat Bamus interpelasi akan digelar, sebab penetapan jadwal Bamus merupakan kewenangan dari Ketua DPRD DKI. Dan tunjuan PDIP datang ke kantor pimpinan untuk mendesak agar segera menggelar rapat tersebut.

"Cuma kan dulu kita kirim ke sini, sekarang kita tagih kapan mau sampeyan agendakan," papar dia.

Gembong mengungkapkan, fraksinya masih melakukan lobi-lobi politik ke fraksi lain agar bisa bersama-sama nantinya menyuarakan dukungan untuk memintai penjelasan ke Gubernur Anies terkait pagelaran Formula E.

Sebanyak 33 Anggota DPRD DKI resmi mengajukan hak interpelasi penyelanggaraan Formula E. (Foto: MP/Asropih)
CaptionSebanyak 33 Anggota DPRD DKI resmi mengajukan hak interpelasi penyelanggaraan Formula E. (Foto: MP/Asropih)

Anggota Komisi A DPRD DKI ini bilang, anggota fraksi yang dilobi harus berkoordinasi dahulu dengan partainya. Mereka tak dapat memutuskan sendiri.

"Jawaban dari yang kita lakukan pendekatan, jawabannya mereka masih menunggu arahan dari pimpinan partai masing-masing. Tapi dalam diskusi-diskusi yang kita gelar pada prinsipnya mereka oke kok, karena kita hanya maunya soal, skala prioritas," ungkapnya.

Ia pun meminta pimpinan Dewan Parlemen Kebon Sirih untuk mengagendakan Bamus interpelasi, jangan berlarut-larus hingga lebih dari satu bulan mandek.

"Kalo personal banyak (yang dilobi) tapi sekali lagi ini kan saya katakan ini bukan kelembagaan. Jadi kita agak sulit untuk bicaranya karena merka ujungnya apapun kami masih menunggu arahan dari pimpinan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

PSI Desak Ketua DPRD DKI Gelar Paripurna Interpelasi Formula E

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Prajurit Kopassus Yang Dikeroyok Alami Keretakan Tengkorak
Indonesia
Prajurit Kopassus Yang Dikeroyok Alami Keretakan Tengkorak

"Yang jelas (kondisi korban) ada keretakan pada tengkorak, sehingga cederanya cukup berat, itu yang saya terima baru kemarin pagi," Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa .

Sekat Pemudik, Pemprov DKI Ikuti Kebijakan Korlantas Polri
Indonesia
Sekat Pemudik, Pemprov DKI Ikuti Kebijakan Korlantas Polri

Korlantas Polri menyiapkan 333 titik penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat melakukan mudik 2021.

Jelang Libur Panjang, Penderita Corona Hampir Tembus 400 Ribu Kasus
Indonesia
Jelang Libur Panjang, Penderita Corona Hampir Tembus 400 Ribu Kasus

Jumlah pasien virus corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 3.520 orang, per Selasa (27/10).

Pemkot Magelang Surati Jokowi Minta Selesaikan Konflik Kantor dengan TNI
Indonesia
Pemkot Magelang Surati Jokowi Minta Selesaikan Konflik Kantor dengan TNI

Nur Aziz menyampaikan, dengan pemasangan logo TNI tersebut pihaknya tidak merasa terganggu, hanya merasa lucu.

Ketua MA Ajak Hakim se-Indonesia Berani Terobos Kekakuan Hukum Normatif
Indonesia
Ketua MA Ajak Hakim se-Indonesia Berani Terobos Kekakuan Hukum Normatif

Problematika penegakan hukum korupsi di Indonesia terkadang sangat kaku

DPR Aceh Tetapkan Pilkada Digelar 2022
Indonesia
DPR Aceh Tetapkan Pilkada Digelar 2022

Pelaksanaan Pilkada Aceh 2022 diatur khusus dalam Pasal 65 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA)

[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru

TITO KE MARKAS FP1, SAHKAN FP1 BARU

Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika
Indonesia
Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika

Kejari Solo memusnahkan ratusan barang bukti dari 108 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Perkara tersebut ditangani Kejari sepanjang tahun ini.

Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Dinilai Bermuatan Politis
Indonesia
Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Dinilai Bermuatan Politis

Karyono menilai soal ujian itu mengandung tendensi politik. Dia memprediksi itu akan berpengaruh kepada elektoral kedua tokoh itu pada 2024 nanti.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Foto Bersama Tokoh ISIS Donatur Terbesar FPI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Foto Bersama Tokoh ISIS Donatur Terbesar FPI

Beredar di media sosial foto Hidayat Nur Wahid dan Anies Baswedan berfoto bersama Syekh Yusuf Al-Qaradhawi yang diklaim tokoh ISIS dan donatur terbesar FPI.