Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Dakwaan Eni Saragih Kamis Lusa Tersangka kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta bakal menggelar sidang perdana kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I, dengan terdakwa mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih pada Kamis (29/11) lusa.

"Sidang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikofirmasi, Selasa (27/11).

Pada sidang itu, kata Febri, Jaksa penuntut KPK akan membacakan seluruh isi dakwaan Eni. Khususnya, soal peran Eni dalam memuluskan jalan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap pembangunan PLTU Riau-I.

"Akan dibacakan dakwaan terhadap yang bersangkutan yang meliputi peran-peran terdakwa dalam mendorong proyek PLTU Riau-I dan dugaan penerimaan uang terkait hal tersebut," tandas Febri.

Jubir KPK Febri Diansyah
Jubir KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I. Ketiga tersangka itu yakni bos Blackgold Natural Recourses Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, serta mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni bersama dengan Idrus diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Eni diduga menerima uang sebesar Rp6,25 miliar dari Kotjosecara bertahap. Uang itu adalah jatah Eni untuk memuluskan perusahaan Kotjo sebagai penggarap proyek PLTU Riau-I.

Penyerahan uang kepada Eni tersebut dilakukan secara bertahap dengan rincian Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar pada Maret-Juni 2018‎. Idrus juga dijanjikan mendapatkan jatah yang sama jika berhasil meloloskan perusahaan Kotjo. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH