Pengadilan Tinggi DKI Potong Vonis Eks Dirkeu Jiwasraya Jadi 20 Tahun Penjara Logo Jiwasraya (ANTARA)

MerahPutih.com - Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memotong vonis mantan Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dari seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

Meski begitu, Hary Prasetyo tetap dinyatakan bersalah atas kasus korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Jiwasraya.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda sebesar Rp1.000.000.000, jika denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 4 (empat) bulan," demikian bunyi putusan yang dikutip dari laman PT DKI Jakarta, Kamis (25/2).

Baca Juga:

Berkas Perkara 13 Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya Dinyatakan Lengkap

Putusan di Pengadilan Tinggi DKI tersebut menguatkan putusan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 31/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 12 Oktober 2020. Namun, hakim mengubah terkait lamanya pidana yang dijatuhkan kepada Hary Prasetyo.

"Menyatakan terdakwa Hary Prasetyo tersebut di atas telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana 'Korupsi Secara Bersama-sama'," mengutip putusan PT DKI.

Logo Jiwasraya (ANTARA)
Logo Jiwasraya (ANTARA)

Putusan di tingkat banding tersebut diketahui lebih rendah dari vonis di tingkat pertama atau Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap Hary.

Baca Juga:

Ini Peran 13 Tersangka Korporasi Kasus Jiwasraya

Dalam pertimbangannya, majelis hakim banding menyatakan bahwa pidana penjara seumur hidup yang diberikan oleh pengadilan tingkat pertama kurang memenuhi tatanan teori pemidanaan yang dianut dalam sistem hukum di Indonesia. Oleh karena itu, PT DKI tidak sependapat dengan vonis di pengadilan tingkat pertama.

Sekadar informasi, putusan dengan perkara nomor: 3/PID.TPK/2021/PT DKI ini diadili oleh hakim ketua Haryono dan anggotanya masing-masing yakni, Sri Andini; H Mohammad Lutfi; Lafat Akbar dan Reny Halida Ilham Malik. Sedangkan panitera penggantinya yakni Waluyo. (Pon)

Baca Juga:

KPK Apresiasi Kejagung Ungkap Skandal Korupsi Asabri dan Jiwasraya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk
Indonesia
Vaksinasi Nasional Baru 13 Persen Jumlah Penduduk

Sebanyak 2.301.978 orang atau 5,71 persen telah divaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua hingga Sabtu (20/3).

Putra Ahok dan Ayu Thalia Saling Lapor, Polisi: Semuanya akan Kami Proses
Indonesia
Putra Ahok dan Ayu Thalia Saling Lapor, Polisi: Semuanya akan Kami Proses

"Semuanya akan kami proses sesuai dengan prosedur," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan kepada wartawan, Kamis (2/9).

Pesepeda Road Bike Siap-Siap Didenda Rp 100 Ribu Jika Langgar Aturan Ini
Indonesia
Pesepeda Road Bike Siap-Siap Didenda Rp 100 Ribu Jika Langgar Aturan Ini

Sebab, untuk pertama kalinya di Indonesia kepolisian bakal menindak kendaraan tidak bermotor

Kata Si Doel Soal Jagoannya Muhamad dan Saraswati
Indonesia
Kata Si Doel Soal Jagoannya Muhamad dan Saraswati

Rano Karno menyebut Muhamad-Saraswati soal kedekatan emosional dengan warga Tangsel.

Kunjungan Wisata ke Kepulauan Seribu Kembali Dibuka
Indonesia
Kunjungan Wisata ke Kepulauan Seribu Kembali Dibuka

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta memutuskan pembukaan kembali kunjungan wisata.

PKB Dukung FPI Dibubarkan, Tapi.....
Indonesia
PKB Dukung FPI Dibubarkan, Tapi.....

Nilai kebangsaan hubul waton minal iman, mencintai tanah air adalah komitmen dari keimanan

Vaksinasi COVID-19 di Siang Hari Tidak Batalkan Puasa
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 di Siang Hari Tidak Batalkan Puasa

Presiden Joko Widodo telah melaksanakan vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca di Jawa Timur. Bahkan, salah seorang kiai yang turut divaksin adalah Ketua MUI Jawa Timur K.H. Mutawakkil Alallah.

Modus Pelaku Penipuan Rekrutmen Karyawan BNI dengan Iming-iming Gaji Rp10 Juta
Indonesia
Modus Pelaku Penipuan Rekrutmen Karyawan BNI dengan Iming-iming Gaji Rp10 Juta

Tersangka juga akan menghubungi korban melalui sms/WA untuk dimintai uang untuk akomodasi hotel

Pengusaha Tunggu Bantuan Khusus Kala PPKM Darurat Diperpanjang
Indonesia
Pengusaha Tunggu Bantuan Khusus Kala PPKM Darurat Diperpanjang

Pemerintah diminta untuk mengeluarkan kebijakan yang mempermudah dunia usaha, khususnya UMKM, untuk mendapatkan modal kerja dengan skema khusus.

Pendapatan Daerah Terseok
Indonesia
Pendapatan Daerah Terseok

Realisasi pendapatan pada tingkat provinsi, kata dia, angkanya mencapai 43,47 persen atau sebesar Rp 158,56 triliun. Untuk kabupaten/kota, kata dia, realisasi pendapatannya berada pada angka 41,45 persen atau sebesar Rp 330,31 triliun.