Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra Djoko Tjandra. (Foto:Antara).

MerahPutih.com - Pengacara kondang Otto Hasibuan diminta menjadi kuasa hukum Djoko Tjandra. Otto mengaku permintaan itu datang dari pihak keluarga terpidana.

“Saya diminta oleh keluarga untuk membantu Djoko Tjandra tapi saya sendiri kan tentu belum bisa memutuskan,” kata Otto kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8).

Dia terlebih dahulu akan menemui Djoko Tjandra langsung untuk mengetahui kasus yang diminta bantuan hukum kepadanya. Mantan pengacara Jessica Wongso mengaku belum bisa bicara banyak terkait kasus Djoko Tjandra.

Baca Juga:

Setiap Tahun Katedral Kirim Hewan Kurban ke Istiqlal

Meskipun sudah memiliki gambaran, namun dia harus bertemu terlebih dahulu dengan calon kliennya.

“Belum tepat kalau bicara atas nama Djoko. Kalau bicara soal keluarga udah dapat kuasa. Jadi keluarga jelas minta bantuan hukum dari saya. Kalau Djoko ya Djoko yang jawab,” pungkasnya.

Otto meminta Djoko Tjandra menyelesaikan segala kewajibannya dengan pengacara sebelumnya, Anita Kolopaking. Dia mengatakan, pengacara tidak boleh menangani perkara jika calon klien masih terikat dengan pengacara yang lain.

"Enggak boleh tangani perkara kalau dia masih terikat pengacara yang lain. Kalau mau putus hubungan yang lain. Saya harus anjurkan Djoko selesaikan kewajiban dengan pengacara yang lain. Etika dari kita," kata Otto.

Buronan Djoko Tjandra
Buronan Djoko Tjandra. (Foto: Antara)

Otto mengungkapkan, akan mempelajari perkara yang menjerat Djoko Tjandra. Namun, dia masih belum mau berbicara mewakili Djoko Tjandra.

Pengacara yang selama ini mengurus kasus Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, kini telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam kasus surat jalan kliennya itu.

Djoko Tjandra telah buron selama 11 tahun demi menghindari vonis dua tahun yang dijatuhkan Kejaksaan Agung. Dia selama ini diketahui menetap di Malaysia.

Setelah 11 tahun buron, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap Polri yang bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM). Djoko Tjandra kini mendekam di tahanan Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri. (Knu)

Baca Juga:

Ganjil Genap Berlaku Lagi, DKI Jakarta Optimalkan Angkutan Umum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pulihkan Ekonomi, Airlangga Targetkan Rp1000 Triliun Cair Dalam 6 Bulan
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, Airlangga Targetkan Rp1000 Triliun Cair Dalam 6 Bulan

Apabila anggaran yang disiapkan pemerintah diserap lebih cepat, maka diharapkan roda perekonomian kembali berputar dan menggeliatkan ekonomi masyarakat.

Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen
Indonesia
Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen

Selama PSBB jilid 2 ini,PT KCI menjalankan 933 perjalanan KRL per hari dari sebelumnya 975 perjalanan tiap harinya.

Dasar yang Digunakan Tjahjo Kumolo Pangkas Sejumlah Lembaga Negara
Indonesia
Dasar yang Digunakan Tjahjo Kumolo Pangkas Sejumlah Lembaga Negara

Ada sejumlah lembaga nonstruktural yang berpotensi untuk dibubarkan

 Sembuh dari Corona, Bocah 7 Tahun Tulis "Surat Cinta" Untuk Tim Medis
Indonesia
Sembuh dari Corona, Bocah 7 Tahun Tulis "Surat Cinta" Untuk Tim Medis

Siti berharap berita kesembuhan ini dapat mengingkatkan harapan dan semangat warga bahwa Corona dapat disembuhkan selama masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Dua Warga Depok Positif Corona, Staf Hotel Des Indes Diklaim Sehat
Indonesia
Dua Warga Depok Positif Corona, Staf Hotel Des Indes Diklaim Sehat

Perwakilan Manajer Hotel Des Indes Menteng Darmawiharto mengatakan, keduanya bukan tamu hotel

Perlawanan Serikat Mural Surabaya Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Perlawanan Serikat Mural Surabaya Tolak UU Cipta Kerja

Komunitas Serikat Mural Surabaya (SMS) menggelar aksi kritisi untuk DPR terkait Omnibus Law melalui karya mural jalanan (street art) di Surabaya.

Konser Berbagi Kasih BPIP Kumpulkan Dana 4 Miliar dalam 2 Jam
Indonesia
Konser Berbagi Kasih BPIP Kumpulkan Dana 4 Miliar dalam 2 Jam

Jiwa gotong royong merupakan roh bangsa

Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial
Indonesia
Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial

Sebab, tindakan itu berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menuding keberpihakan anggota kepolisian selama Pilkada Serentak 2020.

Masyarakat Nekat Mudik karena tak Ada Jaminan Hidup dari Pemerintah
Indonesia
Masyarakat Nekat Mudik karena tak Ada Jaminan Hidup dari Pemerintah

"Kemudian, bansos yang dijanjikan pemerintah banyak yang enggak tepat sasaran," kata Trubus

Landasan Halim Perdana Kusuma Tergenang Air, Penerbangan Dialihkan ke Bandara Soetta
Indonesia
Landasan Halim Perdana Kusuma Tergenang Air, Penerbangan Dialihkan ke Bandara Soetta

Sejumlah penerbangan dengan keberangkatan dari dan dengan tujuan Bandar Udara Halim Perdana Kusuma dialihkan ke Bandar Udara Soekarno-Hatta.