Pengacara Djoko Tjandra Minta Perlindungan LPSK Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking keluar ruangan usai menjalani pemerikaan di Gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung, Jakarta, Senin (27/7). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

MerahPutih.com - Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Anita meminta perlindungan sebagai saksi terkait kasus dugaan surat palsu untuk buronan Djoko Tjandra.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo membenarkan bahwa wanita yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri itu telah mengajukan permohonan perlindungan sebagai saksi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra

Hasto menyebut, LPSK memanggil Anita Kolopaking untuk dimintai keterangan terkait pengajuan perlindungannya sebagai saksi, hari ini. Sebab, Informasi dari Anita dibutuhkan untuk mempertimbangkan layak atau tidaknya diberikan perlindungan sebagai saksi.

"Iya, sedang dilakukan pendalaman informasi berdasarkan permohonan yang bersangkutan untuk mendapat perlindungan LPSK. Nantinya jadi pertimbangan paripurna, apakah memang yang bersangkutan layak mendapat perlindungan sebagai saksi," kata Hasto saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).

Anita Kolopaking (tengah), pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra (@a_kolopaking2018)

Sebelumnya, Anita Kolopaking mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Bareskrim Mabes Polri. Anita dijadwalkan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait kasus dugaan surat jalan palsu untuk buronan Djoko Tjandra.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menerima surat ketidakhadiran Anita Kolopaking pada hari ini. Dalam suratnya, kata Argo, Anita beralasan sedang memberikan keterangan di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Yang bersangkutan tidak hadir, ada suratnya karena dia sedang mengurus ke LPSK," kata Argo saat dikonfirmasi.

Baca Juga

Belum Periksa Djoko Tjandra, Kejagung: Yang Penting Dieksekusi Dulu

Argo mengatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Anita. Rencananya, Anita akan diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri pada Jumat, 7 Agustus 2020, lusa mendatang.

"Anita tetap dilayangkan surat panggilan kedua oleh penyidik untuk hadir hari Jumat untuk didengar keterangan sebagai tersangka," ujar Argo.

Untuk diketahui, Bareskrim menetapkan Anita Kolopaking sebagai tersangka terkait kasus dugaan surat jalan palsu yang diterbitkan oleh Brigjen Prasetijo Utomo untuk buronan Djoko Tjandra. Polri juga telah menetapkan Prasetijo Utomo sebagai tersangka dalam kasus ini. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bamsoet: Pola Hidup Baru Bisa Hindari Resesi Ekonomi
Indonesia
Bamsoet: Pola Hidup Baru Bisa Hindari Resesi Ekonomi

Dengan kepatuhan pada protokol kesehatan, dua target sekaligus bisa diwujudkan masyarakat Indonesia

Gibran Dapati Guru Dua Sekolah di Solo Tolak Vaksinasi Corona
Indonesia
Gibran Dapati Guru Dua Sekolah di Solo Tolak Vaksinasi Corona

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapati guru di dua sekolah menolak disuntik vaksin corona.

Polri tak Beri Izin Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI
Indonesia
Polri tak Beri Izin Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI

Mabes Polri memastikan ridak akan mengeluarkan izin keramaian terkait rencana acara nonton bareng (nobar) film G30S/PKI.

Insiden Penyerangan Polsek Ciracas Tak Ganggu Sinergitas TNI-Polri
Indonesia
Insiden Penyerangan Polsek Ciracas Tak Ganggu Sinergitas TNI-Polri

Seluruh prajurit TNI AD yang terlibat dalam aksi penyerangan Polsek Ciracas harus mengganti segala kerugian akibat peristiwa tersebut.

Jumlah Simpanan Capai Rp6.726 triliun di 107 Bank
Indonesia
Jumlah Simpanan Capai Rp6.726 triliun di 107 Bank

Angka itu mengalami pertumbuhan 1,3 persen secara bulanan (Month of Month/MoM) dibandingkan bulan sebelumnya.

BMKG Prediksi Yogyakarta Masuk Musim Hujan Akhir Oktober
Indonesia
BMKG Prediksi Yogyakarta Masuk Musim Hujan Akhir Oktober

"Yogyakarta mulai turun hujan pertengahan Oktober sampai awal November 2020. "jelas Reni

Indonesia Bikin Kelompok Kerja Kerja Sama Ekonomi Dengan Tiongkok
Indonesia
Indonesia Bikin Kelompok Kerja Kerja Sama Ekonomi Dengan Tiongkok

China masih menempati urutan kedua untuk nilai investasi terbesar di Indonesia. Di atas China, Singapura menempati urutan pertama sebagai negara dengan penanaman modal terbesar di Indonesia.

Belasan Mayat dalam Mobil Ditemukan di Wilayah Rawan Kartel Narkoba
Dunia
Belasan Mayat dalam Mobil Ditemukan di Wilayah Rawan Kartel Narkoba

Lokasi penemuan mayat-mayat itu merupakan daerah rawan aktivitas kartel narkoba.

Gegara Catut Nama Mega dan Anies, Guru SMPN 250 Jaksel Terancam Dipecat
Indonesia
Gegara Catut Nama Mega dan Anies, Guru SMPN 250 Jaksel Terancam Dipecat

"Saya udah minta diberi sanksi lain, sedang dipelajari, di antaranya tidak lagi dipekerjakan di SMPN 250," tuturnya.

Penyerangan Polsek Ciracas Bikin Pedagang Trauma
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Bikin Pedagang Trauma

Para PKL tersebut, sehari-harinya menjajakan dagangan mereka di sekitar Arundina, Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.