Penerimaan Pajak Turun, DJP Ketuk Hati Warga Negara Upacara Peringatan Hari Pajak. (Foto: DJP).

MerahPutih.com- Penerimaan pajak sampai akhir semester I 2020 masih tertekan yakni Rp513,65 triliun atau 44,02 persen dari target berdasarkan Perpres 72/2020 Rp1.198,8 triliun. Angka tersebut terkontraksi sampai 12,01 persen (yoy) dibanding periode sama tahun lalu yaitu Rp604,3 triliun.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajak masyarakat untuk patuh dan taat dalam membayar pajak agar dapat berkontribusi dalam mendorong ekonomi di tengah krisis akibat pandemi COVID-19.

“Mari lah peringatan Hari Pajak kali ini kita jadikan sebagai momentum dalam peningkatan kesadaran masyarakat untuk taat dan patuh membayar pajak,” ujar Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Utomo di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020.

Baca Juga:

Pejabat Meninggal Akibat COVID, Semua PNS LAN Disuruh Kerja dari Rumah

Ia yakin, Indonesia mampu bangkit dari tekanan pandemi COVID-19 dan menjadi bangsa yang mandiri dengan dukungan dari seluruh elemen bangsa, termasuk para Wajib Pajak (WP).

Pajak, kata ia, mampu menjadi sumber pendapatan yang diandalkan dalam mencukupi belanja negara sekaligus alat mendorong ekonomi nasional.

Dirjen Pajak Suryo Utomo. (Foto: DJP).

“Gejolak ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 ini menghantam Indonesia bagaikan sebuah perfect storm,” ujarnya seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Gejolak ekonomi diyakini momen bagi perpajakan yang memiliki fungsi sebagai budgeter dan regulerend untuk keberlangsungan pembiayaan negara.

“Saya menyampaikan ajakan dan mengetuk hati semua sebagai warga negara. Ini lah saatnya kita menunjukkan effort terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya. (*)

Baca Juga:

Konsumen Minta Hotel dan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH