Penerapan Prosedur Kebersihan Terbaru Maskapai Emirates (Foto: MP/Leonard GI)

DI SAAT maskapai penerbangan Emirates yang berbasis di Dubai mulai melanjutkan layanan regulern mereka, penumpang akan melihat beberapa perubahan yang akan memengaruhi setiap aspek dari pengalaman terbang.

Chief Operating Officer Emirates Adel Al Redha, dalam sebuah pernyataan mengatakan risiko tertular infeksi di pesawat sudah sangat rendah. Namun, pihaknya berusaha untuk meninjau dan mendesain ulang setiap langkah, mulai dari check-in hingga kedatangan. Setiap tindakan yang diterapkan merupakan upaya pengurangan risiko tambahan. "Tujuan kami ialah benar-benar membuat penerbangan seaman mungkin," ujarnya.

Baca juga:

Layani Penumpang, Awak Kabin Qatar Airways Kenakan APD Lengkap

1
Bertujuan membuat penerbangan seaman mungkin.(Foto: emirates)

Ketika penumpang tiba di bandara, mereka akan diberikan perlengkapan kebersihan gratis yang mencakup masker, sarung tangan, tisu antibakteri, dan pembersih tangan.

Penumpang yang terbang dengan Emirates melalui Bandara Internasional Dubai untuk perjalanan ke tujuan lain akan menjalani pemeriksaan suhu termal di bandara. Sarung tangan dan masker diperlukan untuk penumpang dan karyawan. Imbauan keselamatan juga ditempatkan di setiap meja check-in dan loket imigrasi.

Seperti banyak maskapai lain, sekarang Emirates menerapkan peraturan bagi para penumpang untuk naik ke kabin dari bagian belakang pesawat. Proses masuknya penumpang dilakukan sedikit demi sedikit untuk mengurangi frekuensi penumpang berpapasan.

Baca juga:

Perketat Protokol COVID-19, Delta Air Lines Gunakan Layar Plexiglass Saat Proses Check-in

2
Penumpang akan menjalani pemerikasaan suhu thermal di bandara Dubai.(Foto: travelandleisure)

Di dalam pesawat, majalah, dan bahan bacaan cetak lainnya tidak lagi tersedia. Di kelas premium, barang-barang penambah kenyamanan, seperti kasur, bantal, selimut, headphone, dan mainan tertutup rapat secara higienis. Peralatan makan yang digunakan selama layanan makan disterilkan sebelum digunakan.

Penumpang harus memeriksa bagasi kabin mereka dan hanya diperbolehkan membawa barang-barang penting seperti laptop, tas tangan, tas kerja, dan barang bayi di dalam pesawat.

Asisten layanan kabin (CSA) akan hadir saat dalam penerbangan lebih dari 1,5 jam. Tugas khusus mereka ialah membersihkan dan mendisinfeksi kamar mandi pesawat setiap 45 menit.

Awak kabin juga akan sepenuhnya dilengkapi alat pelindung diri (PPE) head-to-toe, termasuk masker wajah, pelindung wajah, dan sarung tangan.

Praktik awak kabin sebelum dan sesudah setiap shift juga berubah. Mereka dijemput dan diturunkan di rumah mereka melalui mobil sebelum dan sesudah setiap shift. Layover dikurangi jika memungkinkan dan bila perlu, staf ditempatkan di hotel di setiap kamar. Sehabis setiap penerbangan, setiap anggota awak telah diberi mandat karantina selama 14 hari di rumah mereka. (lgi)

Baca juga:

Beberapa Ketentuan Baru Perjalanan yang perlu Kamu Ketahui

Kredit : leonard


Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH