Penerapan Jalan Berbayar Mandek, Ini Kata Polda Metro Jaya Pengendara melintasi alat teknologi sistem jalan berbayar elektronik (ERP) di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/11). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

MerahPutih.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengaku pihaknya masih menunggu pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP).

Dia mengaku, pihaknya siap melaksanakan kebijakan yang dimaksud. Namun hingga kini, belum ada pembahasan lebih jauh soal penerapan ERP.

Baca Juga:

Mulai 2020, Jakarta Terapkan Jalan Berbayar

"Belum (pembahasan). Kita menunggu kebijakan pemprov, baru kita laksanakan," ujar dia di Hutan Kota Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (10/1).

Lantaran belum ada pembahasan lebih jauh, polisi mengaku belum mau berkata banyak terkait hal ini. Dia minta hal ini ditanyakan ke Pemprov DKI Jakarta terlebih dahulu baru ke pihaknya.

"Itu programnya Pemprov (DKI). Yang jawab Pemprov," katanya lagi.

Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Silang Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Silang Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)

Diketahui, ERP merupakan salah satu solusi yang dikaji untuk mengurangi kemacetan, sekaligus menekan polusi udara. Melalui penerapan ERP, kendaraan-kendaraan harus membayar tarif tertentu saat hendak melintasi ruas yang sedang menjadi lokasi penerapan ERP.

Baca Juga:

Perbaiki Kualitas Lingkungan, Polisi Canangkan Gerakan Penghijauan di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat mengungkap bahwa rencana baru penerapan aturan ruas jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) di Jakarta, kini akan mengandalkan smartphone yang penggunaannya sudah masif.

Menurut Anies, penerapan tidak akan menggunakan gantry atau gawang elektronik kendaraan seperti sempat dikonsepkan pemerintahan-pemerintahan yang lalu.

"Dengan era sekarang, maka kita sudah bisa menggunakan aplikasi yang menempel di HP, menempel di kendaraan, untuk kemudian memberikan yang disebut dengan ERP," ujar Anies. (Knu)

Baca Juga:

Dilarang di Jakarta, Pimpinan DPRD Minta Pemprov DKI Sosialisasi ke Pedagang Kantong Plastik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Awali Kampanye dengan Blusukan Online, Bajo Giat Internal
Indonesia
Gibran Awali Kampanye dengan Blusukan Online, Bajo Giat Internal

Dua paslon yang bertarung di Pilwakot Solo mulai memanfaatkan waktu kampanye dengan baik untuk mencari simpati warga.

Pimpinan KPK Sesalkan Peniadaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2019
Indonesia
Pimpinan KPK Sesalkan Peniadaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2019

Ditiadakannya BHACA tahun ini sebaiknya direspons sebagai suatu dorongan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik

Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus

Berdasarkan data resmi Pemprov DKI per Kamis (9/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Puluhan Tenaga Medis Semarang Terpapar COVID-19, Dokter Tirta: Kejujuran Masyarakat Sangat Penting
Indonesia
Puluhan Tenaga Medis Semarang Terpapar COVID-19, Dokter Tirta: Kejujuran Masyarakat Sangat Penting

Dokter Tirta merupakan salah seorang influencer yang kini tengah aktif mengampanyekan pencegahan virus corona bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mabes Polri Ikut Usut Perkara Reynhard Sinaga
Indonesia
Mabes Polri Ikut Usut Perkara Reynhard Sinaga

"Tentunya dengan adanya vonis yang sudah dilakukan nanti dari pihak KBRI juga nanti tetap akan memantau dari pada kondisi tersebut," tutur dia

Bank DKI Sumbangkan APD untuk Tenaga Medis di Pulau Tidung
Indonesia
Bank DKI Sumbangkan APD untuk Tenaga Medis di Pulau Tidung

Langkah itu penting agar melindung petugas kesehatan yang tangani virus corona.

Bersedia Jabat Ketum Gerindra, Prabowo Ingin Bertarung di Pilpres 2024
Indonesia
Bersedia Jabat Ketum Gerindra, Prabowo Ingin Bertarung di Pilpres 2024

"Tetapi ini baru posisi sementara. Tentu perlu dilihat peta perubahan dukungan dalam dinamika politik ke depan yang masih sangat dinamis," ucapnya.

Ini Peringatan kepada WNI yang Bakal Pergi ke Luar Negeri
Indonesia
Ini Peringatan kepada WNI yang Bakal Pergi ke Luar Negeri

Imigrasi tidak bisa membatasi WNI yang ingin bepergian ke luar negeri di tengah wabah virus Corona yang mendunia.

Ketua KPK: Kita Wajib Teruskan Perjuangan Gus Sholah
Indonesia
Ketua KPK: Kita Wajib Teruskan Perjuangan Gus Sholah

Gus Sholah yang merupakan Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) diketahui tutup usia pada Minggu (2/2) malam.

Update COVID-19 Senin (29/6): 55.092 Kasus Positif, 23.800 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Senin (29/6): 55.092 Kasus Positif, 23.800 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.082 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto