Penembakan Terhadap TGPF Intan Jaya Sudah Diatur, Mahfud: Itu Jelas KKB-TPNPB Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD (Antaranews.com)

Merahputih.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan penghadangan dan penembakan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya pada Jumat (9/10) sudah direncanakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). "Jadi itu sudah diatur seperti itu, itu jelas KKB-TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat). Itu yang sudah mengklaim, dan itu yang akan kita buru. Itu tugas negara memburu yang begitu, karena itu kriminal," ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (13/10).

Baca Juga

Mutasi COVID-19 Mulai Masuk Asia Tenggara, Diduga 10 Kali Lebih Menular

Berdasarkan keterangan yang diperolehnya, saat dalam perjalanan dari Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya ada dua perempuan yang mencoba melambatkan iring-iringan rombongan mobil TGPF di wilayah tersebut. Kemudian, salah satu anggota TNI yang menjadi korban penembakan, Sertu Faisal Akbar meminta mereka menyingkir. "Pak Faisal ini yang mengawal, Faisal Akbar itu berteriak, ibu minggir, dia tersenyum saja, lalu datang tembakan dari atas," kata Mahfud.

Anggota TGPF Kasus Intan Jaya yang terluka dalam aksi penembakan terhadap rombongan tim investigasi di Kabupaten Intan Jaya Jumat (9/10) (Istimewa)

Setelah penembakan terjadi, perempuan tersebut menghilang. Kemudian, mereka ditembaki dari arah bawah. Dia menduga tembakan dari bawah tersebut untuk memberi kesempatan penembak yang berada di atas untuk lari. Mahfud menuturkan bahwa pelaku penembakan merupakan KKB, yang diperkuat oleh pengakuan Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM Sebby Sambom yang mengklaim serangan tersebut dari pihaknya.

Baca Juga

Bukannya Bikin Takut, Peti Mati Sosialisasi Bahaya COVID-19 Malah jadi Objek Swafoto

"Sudah jelas, itu klaim mereka. Dan itu memang betul direncanakan," kata Mahfud.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, dosen Universitas Gadjah Mada yang merupakan anggota TGPF Intan Jaya Bambang Purwoko dan seorang personel TNI anggota Satgas Apter Hitadipa Sertu Faisal Akbar ditembak oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya Papua pada Jumat (9/10) pukul 15.30 WIT. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Jawab Keraguan Publik Melalui Penetapan Tersangka Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Jawab Keraguan Publik Melalui Penetapan Tersangka Azis Syamsuddin

“Ini dapat menjawab keraguan publik atas integritas KPK meskipun penangkapan AS normal saja. Memang romantikanya luar biasa. Dan penegakan hukum di KPK tidak cuma oleh 5 komisioner, banyak lagi staf yang diikusertakan dan memiliki tanggungjawab yang besar juga,” ujarnya

Warga Bandung Sampaikan Penolakan Perpanjangan PPKM Darurat
Indonesia
Warga Bandung Sampaikan Penolakan Perpanjangan PPKM Darurat

Warga dari berbagai profesi menyampaikan aspirasi penolakan perpanjangan PPKM Darurat, di Pendopo Kota Bandung, Senin (19/7).

Janji Wali Kota Terpilih Surabaya Pada Milad NU
Indonesia
Janji Wali Kota Terpilih Surabaya Pada Milad NU

pengembangan SDM juga harus diperhatikan, apalagi ke depan masih ada dalam tantangan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

Mei-Juni, Pemkot Bandung Siapkan Simulasi Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Mei-Juni, Pemkot Bandung Siapkan Simulasi Sekolah Tatap Muka

Edy menargetkan, pada Mei dan Juni 2021 ini sudah bisa melakukan simulasi PTM. Sehingga gambaran pelaksanaannya semakin terpetakan dan bisa mengevaluasi apabila ada kekurangan yang harus segera diatasi.

KRI Ahmad Yani 351 DIkerahkan Kirim Bantuan Kemanusiaan di NTT
Indonesia
KRI Ahmad Yani 351 DIkerahkan Kirim Bantuan Kemanusiaan di NTT

KRI Ahmad Yani juga membawa sejumlah dokter, tenaga medis dan sukarelawan

Enam Atlet Klaten Wakili Kontingen Jateng di PON Papua, Cabor Panahan Mendominasi
Indonesia
Enam Atlet Klaten Wakili Kontingen Jateng di PON Papua, Cabor Panahan Mendominasi

Sedikitnya enam atlet asal Kabupaten Klaten terpilih mewakili kontingen Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

 Terima Panji TNI dari Hadi, Andika: Saya Akan Berusaha Yang Terbaik
Indonesia
Terima Panji TNI dari Hadi, Andika: Saya Akan Berusaha Yang Terbaik

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan, kesanggupannya untuk melanjutkan program dan tugas Marsekal Hadi Tjahjanto yang sudah dibuat spesifik oleh UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Dukung Ciptakan Lapangan Kerja, Rutan Solo Bangun Pabrik Garmen Pertama di Jateng
Indonesia
Dukung Ciptakan Lapangan Kerja, Rutan Solo Bangun Pabrik Garmen Pertama di Jateng

Rutan Kelas I Surakarta yang menggandeng pihak ketiga yakni PT Amura Pratama bisa membangun pabrik garmen pertama di Jawa Tengah.

[HOAKS atau FAKTA]: Moderna Vaksin Ketiga untuk Masyarakat Umum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Moderna Vaksin Ketiga untuk Masyarakat Umum

Moderna booster dosis tiga disuntikkan untuk masyarakat umum, selain untuk SDM Kesehatan

PKS Pertanyakan Dana untuk Impor Beras di Tengah Pandemi
Indonesia
PKS Pertanyakan Dana untuk Impor Beras di Tengah Pandemi

Rencana impor beras yang akan pemerintah lakukan kian mendapat penolakan