Penembakan Massal di Thailand, 31 Orang Tewas Termasuk Anak-anak Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Terjadi penembakan massal di wilayah Thailand Selatan pada Kamis (6/10) waktu setempat. Setidaknya 31 orang tewas termasuk anak-anak.

Dalam laporan BBC, lokasi penembakan berada di pusat penitipan anak prasekolah di Nong Bua Lamphu, Thailand.

Baca Juga

Begini Keadaan Putri Chandrawati Saat Dipenjara di Kejaksaan Agung

Penyerang menembak dan menikam anak-anak serta orang dewasa secara membabi buta. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri.

Polisi Thailand masih melakukan pencarian terhadap pelaku. Sampai saat ini, motif pelaku menyerang pusat penitipan anak belum diketahui.

Baca Juga

31 Polisi Diperiksa Propam Lantaran Diduga Langgar Etik saat Tragedi Kanjuruhan

Polisi menduga pelaku merupakan pecatan polisi yang marah karena diberhentikan.

Ini bukanlah pertama kalinya Thailand mengalami penembakan massal

Pada tahun 2020 seorang tentara membunuh 21 orang dan melukai puluhan lainnya di kota Nakhon Ratchasima. (*)

Baca Juga

M Taufik Kirim Surat Pengunduran Diri dari Kader Gerindra ke Prabowo

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Survei Poltraking: Prabowo dan Anies Jadi Capres Paling Dikenal Publik
Indonesia
Hasil Survei Poltraking: Prabowo dan Anies Jadi Capres Paling Dikenal Publik

Publik menginginkan capres-cawapres peduli dan perhatian kepada rakyat sekitar 16,8 persen.

Delegasi DEWG G20 Susun Bali Package, Bahas 5 Isu Konektivitas Digital
Indonesia
Delegasi DEWG G20 Susun Bali Package, Bahas 5 Isu Konektivitas Digital

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan dokumen Bali Package nantinya mencerminkan komitmen G20, dalam mencapai pemulihan yang tangguh melalui kerja sama, untuk transformasi digital yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Langgar Prokes Saat Perayaan Imlek
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Langgar Prokes Saat Perayaan Imlek

Presiden Jokowi tidak menggunakan masker saat merayakan imlek pada tanggal 1 Februari 2022 adalah salah.

MK Tolak Gugatan Yusril soal PT 20 Persen, La Nyalla Cs Terjegal Legal Standing
Indonesia
MK Tolak Gugatan Yusril soal PT 20 Persen, La Nyalla Cs Terjegal Legal Standing

"Amar putusan: menyatakan permohonan pemohon I tidak dapat diterima. Menolak permohonan II untuk seluruhnya," kata Anwar

Prakiraan Cuaca: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hujan Lebat
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hujan Lebat

Sebagian besar wilayah Indonesia memiliki potensi turun hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Komnas HAM Kirim Tim Pemantau Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
Komnas HAM Kirim Tim Pemantau Tragedi Kanjuruhan

"Jumlah korban saat ini masih kita cocokkan, yang sudah pasti sebanyak 129 orang. Mudah-mudahan jangan bertambah," kata Muhadjir.

Selama Empat Bulan Terakhir Ada 330 Kasus Kebakaran di Jakarta
Indonesia
Selama Empat Bulan Terakhir Ada 330 Kasus Kebakaran di Jakarta

Setidaknya sejak Januari sampai dengan April 2022 sudah ada 330 kebakaran di Jakarta

Politikus PKS Desak Naikkan Pajak Komoditas Minerba Buat Subsidi Rakyat
Indonesia
Politikus PKS Desak Naikkan Pajak Komoditas Minerba Buat Subsidi Rakyat

Negara harus hadir dalam mengatur beban ekonomi yang timbul akibat Perang Rusia-Ukraina. Jangan tekanan ekonomi dunia tersebut langsung dilepas dan ditimpakan kepada masyarakat.

272 Orang Meninggal dan 39 Masih Hilang akibat Gempa Cianjur
Indonesia
272 Orang Meninggal dan 39 Masih Hilang akibat Gempa Cianjur

Hingga Kamis (24/11) petang, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur mencapai 272 orang.

Bawaslu Dorong Pembentukan Satgas Tangkal Serangan Siber
Indonesia
Bawaslu Dorong Pembentukan Satgas Tangkal Serangan Siber

Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan, perlunya pembentukan satuan tugas dalam menangani serangan siber.