Penembakan di Gedung Perkantoran New York City, 4 Korban Tewas

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 Juli 2025
Penembakan di Gedung Perkantoran New York City, 4 Korban Tewas

Pelaku penembakan di gedung perkantoran di Manhattan, New York.(foto: Instagram @globalcompassnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEORANG pria bersenjata dengan senapan serbu menembaki orang-orang di dalam gedung pencakar langit di pusat Kota New York, Senin. Ia menembak mati empat orang sebelum menembak dirinya sendiri hingga tewas.

Seperti dilansir BBC, pelaku yang diungkap bernama Shane Tamura berusia 27 tahun asal Las Vegas memasuki sebuah gedung perkantoran di Park Avenue, Manhattan, pada Senin (28/7) malam, dan mulai menembaki orang-orang di lobi sebelum naik lift ke lantai 33 untuk melanjutkan aksinya.

Empat orang tewas, termasuk petugas polisi Didarul Islam, 36 tahun, yang saat itu tengah bertugas sebagai petugas keamanan. Tiga korban lainnya belum diidentifikasi.

Pelaku diketahui mengemudi melintasi Amerika Serikat dari Las Vegas. Polisi mengatakan ia memiliki riwayat masalah kesehatan mental dan saat ini menyelidiki motif serangan tersebut.

Penembakan itu membuat pejalan kaki panik dan berlarian mencari perlindungan ketika polisi memperingatkan adanya pelaku aktif sekitar pukul 18.30 waktu setempat. Orang-orang di dalam gedung bersembunyi saat suara tembakan menggema, beberapa bahkan menumpuk sofa dan kursi untuk menutup pintu kantor tempat mereka berlindung.

Baca juga:

Penembakan Massal Menghebohkan Warga Thailand 6 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia



Gedung pencakar langit tempat insiden penembakan ini terjadi merupakan kantor bagi National Football League (NFL) serta perusahaan keuangan besar seperti Blackstone, KPMG, dan sejumlah firma besar lainnya.

Komisaris Polisi New York Jessica Tisch mengatakan pelaku tampaknya bertindak sendiri. Dalam konferensi pers, ia menyebut satu korban lainnya dalam kondisi kritis, tapi stabil.

Petugas polisi yang gugur, Didarul Islam, ialah seorang imigran asal Bangladesh. Ia memiliki dua anak dan sedang menantikan kelahiran anak ketiganya. Islam telah bertugas di Departemen Kepolisian New York selama tiga setengah tahun. Para pejabat lokal menyebut Islam sebagai seorang pahlawan.

“Ia menjalankan tugas seperti yang kami minta. Ia mengorbankan nyawanya,” ujar Tisch.

Setelah menembak Islam saat memasuki gedung, Tamura kemudian mengarahkan senjata ke seorang perempuan yang bersembunyi di balik pilar. Ia melanjutkan menembaki lobi, mengenai beberapa orang, termasuk seorang satpam yang bersembunyi di balik meja dan seorang pria lain yang berada di dekatnya.

Saat pelaku menunggu lift, seorang perempuan keluar, tapi pelaku membiarkannya lewat begitu saja. Setelah tiba di lantai 33, ia menembak mati satu orang sebelum berjalan menyusuri lorong dan menembak dirinya sendiri di bagian dada.

Polisi memeriksa kendaraan pelaku, yang diparkir sembarangan di depan gedung, dan menemukan beberapa peluru cadangan dan sebuah revolver. Kendaraan tersebut terdaftar atas nama Tamura di Negara Bagian Nevada, tempat ia terdaftar sebagai pemilik senjata.

Kejadian ini menyebabkan sejumlah bagian di kawasan Midtown Manhattan lumpuh dan layanan transportasi umum dihentikan. Polisi menyisir gedung lantai demi lantai untuk memastikan keamanan. Upaya ini memakan waktu berjam-jam.(dwi)

Baca juga:

Penembakan di Sekolah Austria, 10 Orang Tewas dan Mengejutkan Warga

#Penembakan #Amerika Serikat #New York
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Trump Buka Opsi AS Lakukan Pendudukan di Iran dan Kuasai Selat Hormuz
Trump berpendapat, perang dengan Iran, yang kini memasuki bulan kesembilan, tidak dapat disebut sebagai perang karena “tidak ada seorang pun yang terluka”
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 44 menit lalu
Trump Buka Opsi AS Lakukan Pendudukan di Iran dan Kuasai Selat Hormuz
Dunia
Penembakan Beruntun Guncang Turki, Delapan Orang Tewas
Penembakan beruntun di Afyonkarahisar, Turki, menewaskan delapan orang dan melukai satu korban. Pelaku sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap.
Yusuf Abdillah - Jumat, 06 November 2026
Penembakan Beruntun Guncang Turki, Delapan Orang Tewas
Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Olahraga
Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Sang ayah menyebut anaknya dalam kondisi kesehatan sempurna dan bentuk fisik yang prima.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Bagikan