Penembak Charlie Kirk masih Buron, FBI Tawarkan Hadiah Rp 1,63 Miliar

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 12 September 2025
Penembak Charlie Kirk masih Buron, FBI Tawarkan Hadiah Rp 1,63 Miliar

Charlie Kirk Ditembak di Leher. (Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SAAT memasuki hari ketiga, pelaku penembak aktivis konservatif Charlie Kirk masih berkeliaran, Jumat (12/9). Para penyidik telah membanjiri internet dengan foto dan video seorang pria yang diyakini sebagai pelaku penembakan yang terjadi di sebuah universitas di Utah pada Rabu.

Presiden Donald Trump mengatakan penyidik telah membuat kemajuan dalam melacak pria bersenjata yang melepaskan satu tembakan dengan senapan ke arah leher Kirk. Pejabat masih menyebut pria yang terekam dalam video sebagai orang yang perlu diperiksa, bukan tersangka. Namun, menempatkannya di lokasi kejadian di Utah Valley University, Orem, Utah.

Kirk berada di kampus tersebut dalam rangkaian acara menjangkau mahasiswa, dengan format khasnya menjawab pertanyaan langsung dan menantang lawan debat tentang isu-isu paling panas, termasuk kekerasan senjata dan ras. Sekitar 3.000 orang hadir saat itu.

Video yang diputar dalam konferensi pers Kamis malam menunjukkan seorang pria berjalan di atap gedung tempat tembakan dilepaskan, kemudian turun dan meninggalkan kampus. Ia lalu memasuki area hutan kecil di seberang jalan, tempat penyidik menemukan sebuah senapan bolt-action bertenaga tinggi yang diyakini digunakan dalam penembakan.

Berbeda dengan senapan semi-otomatis yang sering dipakai dalam penembakan massal, senapan bolt-action populer di kalangan pemburu, penembak target, dan militer karena presisi tinggi dalam jarak jauh, meski setiap peluru harus dimasukkan manual dengan memutar baut.


Baca juga:

Penembak Charlie Kirk masih Berkeliaran, FBI Baru Temukan Senjata yang Digunakan Pelaku


Tawarkan Hadiah Rp 1,63 Miliar




Komisaris Keamanan Publik Utah Beau Mason mengatakan pria tersebut meninggalkan bekas telapak tangan dan noda yang sedang dikumpulkan untuk uji DNA. “Ada jejak sepatu yang jelas menunjukkan tersangka mengenakan sepatu tenis Converse,” tambah Mason, dikutip The Korea Times.

Gubernur Utah Spencer Cox, bersama Direktur FBI Kash Patel, meminta bantuan publik untuk mengidentifikasi pria muda bertubuh kurus yang penampilannya tertutupi sebagian oleh topi gelap dan kacamata hitam.

“Kami tidak bisa bekerja tanpa bantuan publik saat ini. Kami sudah menerima lebih dari 7.000 petunjuk. FBI tidak pernah menerima petunjuk sebanyak ini sejak kasus pengeboman Boston Marathon pada 2013,” ujar Cox.

FBI bahkan menawarkan hadiah USD 100.000 atau sekira Rp 1,63 miliar bagi siapa pun yang memberi informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku. Sementara itu, spekulasi tentang identitas dan ideologi pelaku memenuhi media sosial dan forum daring.

Kirk, 31, seorang suami dan ayah dua anak, sangat dihormati di kalangan gerakan politik MAGA pendukung Trump. Wakil Presiden JD Vance bahkan menyebut Kirk sebagai tokoh penting yang membantu kemenangan Trump dalam Pilpres 2024 dan memengaruhi pemilihan pejabat di pemerintahan Trump.

Trump mengatakan akan menganugerahkan Presidential Medal of Freedom, penghargaan sipil tertinggi di AS, kepada Kirk. “Charlie Kirk ialah orang hebat, seorang pria hebat, luar biasa dalam segala hal, terutama dalam menjangkau kaum muda,” kata Trump kepada wartawan.

“Penyidik telah membuat kemajuan besar untuk menemukan pembunuh Charlie Kirk. Semoga segera tertangkap dan kami akan menanganinya dengan sangat tegas,” tambah Trump.(dwi)

Baca juga:

Charlie Kirk akan Terima Anugerah Presidential Medal of Freedom dari Presiden AS Donald Trump

#Charlie Kirk #Penembakan #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Bagikan