Kesehatan
Penelitian Terbaru: Risiko Kematian COVID 3,5 Kali lipat dari Influenza COVID-19 tak boleh dianggap enteng. (Foto: Unsplash/Isaac Quesada)

RISIKO kematian akibat COVID-19 lebih dari tiga kali lipat risiko kematian akibat flu musiman. Demikian menurut sebuah penelitian terbaru di Kanada. Temuan mereka serupa dengan penelitian terbaru dari Amerika Serikat dan Prancis. Studi ini dipublikasikan 10 Februari di Canadian Medical Association Journal.

"Kami sekarang dapat mengatakan dengan pasti bahwa COVID-19 jauh lebih parah daripada influenza musiman," kata penulis studi Dr. Amol Verma, seorang peneliti di Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Toronto, AS.

Baca Juga:

Prediksi Kondisi Pandemi COVID-19 di Indonesia Menurut Pakar Feng Shui

covid
COVID-19 memiliki risiko tinggi. (Foto: 123RF/Alexandr Muntean)

"Pasien yang dirawat di rumah sakit di Ontario dengan COVID-19 memiliki risiko kematian 3,5 kali lebih besar, penggunaan ICU 1,5 kali lebih besar, dan rawat inap di rumah sakit 1,5 kali lebih lama daripada pasien yang dirawat karena influenza," katanya dalam rilis berita jurnal yang diberitakan di webmd.com (17/2).

Pasien-pasien ini juga lebih mungkin untuk menggunakan ventilator. Tim Verma membandingkan rawat inap terkait flu dan COVID antara 1 November 2019 dan 30 Juni 2020 di tujuh rumah sakit di Toronto dan Mississauga di dekatnya. Keduanya memiliki populasi besar dan tingkat infeksi COVID yang tinggi.

Selama masa penelitian, terdapat 783 rawat inap flu pada 763 pasien, dan 1.027 rawat inap untuk COVID pada 972 pasien. Itu mewakili hampir seperempat dari semua rawat inap COVID di seluruh provinsi Ontario selama waktu itu. Sekitar 1 dari 5 pasien COVID berusia di bawah 50 tahun, dan kelompok usia tersebut mencakup hampir 1 dari 4 perawatan intensif.

Baca Juga:

Flavanol, Kandungan dalam Kakao yang Kabarnya Meningkatkan Daya Ingat

covid
Dapat menyebabkan penyakit serius baik pada orang muda atau tua. (Foto: 123RF/Artem Tryhub)

Sementara banyak orang percaya COVID-19 terutama menyerang orang tua, "itu juga dapat menyebabkan penyakit yang sangat serius pada orang dewasa yang lebih muda," tambah Verma.

Dia mencatat, orang dewasa di bawah usia 50 tahun menyumbang 20% dari rawat inap COVID pada gelombang pertama pandemi. Hampir 1 dari 3 orang dewasa di bawah 50 tahun membutuhkan perawatan intensif dan hampir 1 dari 10 harus dibawa kembali ke rumah sakit setelah mereka dipulangkan, menurut penelitian.

Memang benar, Verma menambahkan, bahwa COVID paling banyak menyerang orang dewasa yang lebih tua. "Kami menemukan bahwa di antara orang dewasa di atas 75 tahun yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19, hampir 40% meninggal di rumah sakit," katanya.

Baca Juga:

Jangan Biarkan Gigi Berlubang di Tengah Pandemi

covid
Tetap memakai masker bila sedang berada di luar rumah. (Foto: 123RF/Leung Cho Pan)

Para peneliti mengatakan COVID mungkin jauh lebih berbahaya daripada flu karena orang memiliki tingkat kekebalan yang lebih rendah terhadap virus korona baru daripada flu musiman. Infeksi dan vaksinasi flu masa lalu telah membantu orang membangun kekebalan terhadap penyakit tersebut.

“Mudah-mudahan keparahan COVID-19 akan menurun seiring waktu karena orang-orang divaksinasi untuk melawan virus dan pengobatan yang lebih efektif teridentifikasi. Sayangnya, ada juga kemungkinan varian virus itu bisa lebih parah,” tutup Verma. (aru)

Baca Juga:

Jaga Gizi Anak di Masa Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sepatu Karya Beate Karlsson Ini Bikin Kamu Jadi Monster Rawa
Fun
Sepatu Karya Beate Karlsson Ini Bikin Kamu Jadi Monster Rawa

Sepatu ini terbuat dari limbah pakaian.

League of Legends: Wild Rift Pamerkan Kualitas Lebih Apik Di Launching iPhone 12
Fun
League of Legends: Wild Rift Pamerkan Kualitas Lebih Apik Di Launching iPhone 12

League of Legends: Wild Rift jadi game pertama yang dipamerkan pada iPhone 12.

Game 'Just Cause' Bakal Digarap Jadi Film oleh Sutradara Michael Dowse
ShowBiz
Game 'Just Cause' Bakal Digarap Jadi Film oleh Sutradara Michael Dowse

Just Cause, cerita dari Rico Rodriguez kabarnya akan diangkat ke layar lebar.

Matthew M. Williams Ditunjuk Sebagai Direktur Kreatif untuk Rumah Mode Givenchy
Fashion
Matthew M. Williams Ditunjuk Sebagai Direktur Kreatif untuk Rumah Mode Givenchy

Nama Keller semakin terdengar oleh masyarakat, sejak ia menciptakan gaun pernikahan ikonis untuk Meghan Markle pada 2018 silam.

Kiat-Kiat Agar CV Segera Dilirik HRD
Fun
Kiat-Kiat Agar CV Segera Dilirik HRD

Curriculum Vitae (CV) adalah berkas paling penting yang akan dilirik terlebih dahulu oleh HRD.

Pandemi COVID-19 Memantik Musisi Jadi Lebih Mandiri
ShowBiz
Pandemi COVID-19 Memantik Musisi Jadi Lebih Mandiri

Banyak musisi yang menjadi lebih mandiri karena pandemi COVID-19.

Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista
Hiburan & Gaya Hidup
Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista

Drone mampu membawa 6,5 ton bom dan memiliki jangkauan 4.800 km.

Jill Biden Dekorasi Halaman Gedung Putih Menjadi Banyak Simbol Cinta
ShowBiz
Jill Biden Dekorasi Halaman Gedung Putih Menjadi Banyak Simbol Cinta

Karton berbentuk hati warna merah, putih, dan pink disertai tulisan berkaitan dengan tema kasih sayang terpampang jelas

'Ada', Lagu Terakhir Glenn Fredly
ShowBiz
'Ada', Lagu Terakhir Glenn Fredly

Lagu baru tersebut melalui semua platform musik digital.

Varian Baru COVID-19, ini yang sudah Diketahui
Hiburan & Gaya Hidup
Varian Baru COVID-19, ini yang sudah Diketahui

Genom Sars-CoV-2 terakumulasi sekitar satu atau dua mutasi setiap bulan saat bersirkulasi.