Peneliti Tiongkok Kembangkan AI yang Bisa Gantikan Peran Jaksa Peneliti Tiongkok kembangkan AI yang bisa gantikan peran Jaksa (Foto: pixabay/succo)

SEJUMLAH peneliti di Tiongkok mengklaim tengah mengembangkan AI canggih, yang dilaporkan bisa mengidentifikasi kejahatan dan mengajukan tuntutan pada mereka yang dicurigai melakukannya.

Tak dipungkiri bahwa kemajuan dalam teknologi kecerdasan buatan semakin maju, serta dibuat dengan kecepatan sangat tinggi, hingga banyak orang beranggapan bahwa suatu hari akan kehilangan pekerjaan dengan mesin yang tidak kenal lelah.

Baca Juga:

Tempat Tidur Pintar dengan Teknologi AI, Bikin Si Kecil Lebih Nyenyak

Namun, pernahkah kamu bayangkan bila Jaksa akan merasa pekerjaannya terancam oleh mesin dengan teknologi AI dalam waktu dekat? Hal itu terjawab oleh peneliti asal Tiongkok. Peneliti tersebut kabarnya tengah mengembangkan sistem AI yang bisa menggantikan tugas Jaksa dan mengajukan tuntutan dengan akurasi lebih dari 97%, berdasarkan deskripsi kasus dugaan pidana.

Peneliti asal Tiongkok kabarnya tengah mengembangkan sistem AI yang bisa menggantikan tugas Jaksa (Foto: pixabay/averyanovphoto)

Kecerdasan Buatan atau AI kontroversial tersebut, dikembangkan oleh tim peneliti dan dipimpin oleh Profesor Shi Yong, direktur laboratorium manajemen data dan pengetahuan besar Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok.

Mereka mengklaim, bahwa mesin dengan teknologi AI tersebut, bisa menentukan kejahatan serta mengajukan tuntutan berdasarkan deskripsi verbal tentang apa yang terjadi. Dengan kata lain, bisa menggantikan peran jaksa dalam proses pengambilan keputusan hingga batas tertentu.

Untuk membuat program AI ke tingkat dimana bisa mengajukan tuntutan dengan akurasi yang mengesankan, sejumlah peneliti menghabiskan waktu sekitar lima tahun, yakni dari 2015 hingga 2020 untuk melatihnya menggunakan lebih dari 17.000 kasus kriminal yang berbeda.

Baca Juga:

Vutura Luncurkan Platform Chatbot Berteknologi AI, Cocok Bagi Pebisnis

Teknologi AI yang namanya masih dirahasiakan itu, dilaporkan bisa mendakwa tersangka menggunakan 1.000 'sifat' berbeda yang berasal dari dokumentasi kasus yang dideskripsikan oleh manusia.

Kecerdasan Buatan atau AI bisa digunakan untuk mendakwa tersangka, dengan beberapa kejahatan paling umum (Foto: pixabay/sujins)

Menurut laporan South China Morning Post, program AI canggih itu bisa digunakan untuk mendakwa tersangka, dengan beberapa kejahatan paling umum. Seperti halnya penipuan, pencurian, perjudian ilegal, dan masih banyak lagi.

Nantinya, tim peneliti berharap bahwa AI bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas yang lebih kompleks, seperti mengenali kejahatan yang tidak biasa, dan mengajukan banyak tuntutan terhadap satu tersangka.

Kendati pencapaiannya cukup mengesakan, AI 'Jaksa' telah dianggap sebagai proyek kontroversial oleh para ahli dan masyarakat umum. Salah satu yang menjadi perhatian utama ialah bias AI, yang memainkan peran besar dalam menentukan hasil dari berbagai hal.

Pakar hukum banyak yang mempertanyakan, bahwa siapa yang akan bertanggung jawab apabila AI melakukan kesalahan. Terlepas dari akurasi pengisian 97 persen yang mengesankan, selalu ada risiko kesalahan, dan tidak ada yang benar-benar tahu siapa yang akan disalahkan. (Ryn)

Baca Juga:

Teknologi AI Bisa Deteksi COVID-19 Hanya dengan Mendengarkan Suara Batuk

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perampokan Bersenjata di Lokasi Syuting 'Lupin', Tujuh Orang Ditangkap
ShowBiz
Perampokan Bersenjata di Lokasi Syuting 'Lupin', Tujuh Orang Ditangkap

Para perampok mencuri peralatan senilai lebih dari 300.000 euro atau sekitar Rp 4.750.862.000.

A03 dan A03 Core, Smartphone Entry-level Milik Samsung
Fun
A03 dan A03 Core, Smartphone Entry-level Milik Samsung

Samsung telah memposting infografis yang memberikan gambaran umum tentang spesifikasi A03.

Melihat Lebih Dekat DFSK Seres SF5 di GIIAS Surabaya 2021
Fun
Melihat Lebih Dekat DFSK Seres SF5 di GIIAS Surabaya 2021

DFSK memperkenalkan DFSK Seres SF5 di GIIAS Surabaya.

Berkaca dari Ghozali, Yuk Jangan Tunda Belajar Hard Skills di Era Digital
Fun
Berkaca dari Ghozali, Yuk Jangan Tunda Belajar Hard Skills di Era Digital

Hard skills di era digital bisa dijadikan sebuah pendapatan.

Rambut Bercabang Habiskan Nutrisi Kulit Kepala, Begini Cara Mengatasinya
Fun
Rambut Bercabang Habiskan Nutrisi Kulit Kepala, Begini Cara Mengatasinya

Satu-satunya cara untuk memperbaiki ujung rambut bercabang adalah dengan memotongnya.

Percintaan Zodiak Berelemen Udara di 2022
Fun
Percintaan Zodiak Berelemen Udara di 2022

Percintaan Libra, Aquarius dan Gemini di 2022, baguskah?

Selama PPKM Level 3 Museum MACAN Tetap Buka dengan Prokes Ketat
Fun
Selama PPKM Level 3 Museum MACAN Tetap Buka dengan Prokes Ketat

Museum MACAN selama PPKM Level 3 menerapkan prokes ketat.

Makanan yang Dapat Tingkatkan Metabolisme Tubuh
Fun
Makanan yang Dapat Tingkatkan Metabolisme Tubuh

Berikut adalah beberapa makanan super yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Akhir Pekan, Enaknya Nonton Tayangan Fiksi Ilmiah
ShowBiz
Akhir Pekan, Enaknya Nonton Tayangan Fiksi Ilmiah

Tayangan fiksi ilmiah punya visual yang memanjakan mata.

Mom, Makeup Routine ala Drew Barrymore, Hanya Lima Menit
ShowBiz